Daerah

Surat Perdamaian Ditandatangani, Konflik Berakhir Kondusif

Wamena, 23 Januari 2026 – Kapolres Lanny Jaya, AKBP F.D. Tamaela, memimpin mediasi lanjutan penyelesaian pertikaian antara kelompok masyarakat Lanny Jaya dan Yahukimo di Lapangan Apel Polres Jayawijaya, Kamis (22/1/2026) pukul 11.25 WIT. Pertemuan ini dihadiri aparat kepolisian, tokoh adat, perwakilan pemerintah, serta keluarga korban dan pelaku dari kedua belah pihak.

Kasat Binmas Polres Jayawijaya, IPTU Benyamin Tandipayung, bertindak sebagai mediator. Ia menekankan pentingnya menjaga kepala dingin dalam proses mediasi.

“Hari ini kita akan mendengarkan keterangan dari kedua pihak, lalu tuntutan masing-masing keluarga,” ujarnya.

Ketua LMA Jayawijaya, Herman Doga, menegaskan sikap netral lembaga adat. Ia menekankan bahwa penyelesaian harus berlandaskan hukum adat Baliem, yakni pembayaran dengan babi tanpa menggunakan uang.

“Jika ada masalah baru di wilayah Jayawijaya, pelaku akan dipulangkan ke kabupaten asal,” tegasnya.

Kepala PTSP Provinsi Papua Pegunungan, Suryani Yigibalom, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran gubernur. Ia berharap kedua belah pihak dapat menyelesaikan masalah agar tidak menimbulkan konflik lanjutan.

Tuntutan dan Kesepakatan, yakni :
– Pihak Yahukimo awalnya menuntut Rp20 miliar, namun kemudian menerima Rp1 miliar dan 30 ekor babi dari pihak Lanny Jaya. Mereka juga menyepakati pembayaran tambahan Rp500 juta dan 30 ekor babi terkait kasus meninggalnya Melianus Wakerkwa.

– Pihak Lanny Jaya menyatakan kesediaan membayar 60 ekor babi, masing-masing 30 ekor untuk keluarga Yahukimo dan 30 ekor untuk keluarga internal. Uang Rp1 miliar dibagi dua, Rp500 juta untuk korban Yahukimo dan Rp500 juta untuk korban kedua.

– Pihak korban kedua menyatakan hanya fokus pada kasus meninggalnya Melianus Wakerkwa dan akan mengikuti keputusan mediasi.

Mediasi ditutup dengan penyerahan uang Rp500 juta dari pihak Lanny Jaya kepada keluarga korban Yahukimo serta penandatanganan surat pernyataan perdamaian. Kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Sebelumnya, kasus pembunuhan terhadap Alm. Piter Pahabol di depan RSUD Wamena juga diselesaikan secara kekeluargaan. Pihak Lanny Jaya membayar denda adat Rp500 juta kepada keluarga Yahukimo (suku Yali). Dalam surat pernyataan, kedua pihak sepakat bahwa masalah baru di kemudian hari tidak akan dikaitkan dengan kasus yang telah diselesaikan.

Polres Jayawijaya melakukan serangkaian tindakan, termasuk pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) terkait aksi saling serang, tradisi bakar darah, serta penggalangan terhadap keluarga korban dan pelaku. Pasca mediasi, kepolisian akan melanjutkan penyelidikan (lidik) untuk memastikan tidak ada konflik lanjutan.

Mediasi dihadiri jajaran kepolisian, tokoh adat, anggota Majelis Rakyat Papua Pegunungan, serta perwakilan keluarga korban dan pelaku dari kedua belah pihak.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Polri Hadir untuk Masyarakat, Kapolres Puncak Jaya dan Bhayangkari Serahkan Bantuan Sembako kepada Keluarga Korban Kebakaran di Distrik Muara

PUNCAK JAYA – Kapolres Puncak Jaya AKBP Yudha Wicaksono bersama Ketua Bhayangkari Cabang Puncak Jaya…

2 jam ago

Maximus Tipagau Bantah Terlibat sebagai Penyelenggara Seminar Potensi Mineral dan Migas Papua, Perusahaan Minta Klarifikasi Terbuka

NABIRE – Maximus Tipagau melalui pihak perusahaannya memberikan klarifikasi atas tudingan sejumlah pemuda yang menyebut…

15 jam ago

Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan Anak Papua, Kapolres Puncak Jaya dan Bhayangkari Turun Langsung Berikan Perlengkapan Sekolah kepada Siswa SD Negeri Mulia

PUNCAK JAYA – Kepedulian terhadap pendidikan anak-anak ditunjukkan Polres Puncak Jaya bersama Bhayangkari melalui pembagian…

16 jam ago

Dari Pantai MAF, Polda Papua Tengah Perkuat Gerakan Peduli Lingkungan, Bersihkan Pantai dan Tanam Pohon

NABIRE – Menjaga alam bukan sekadar imbauan, tetapi membutuhkan aksi nyata, semangat inilah ditunjukkan Polda…

20 jam ago

Perkuat Iman dan Integritas Pelayanan, Kantor Pertanahan Jayawijaya Gelar Ibadah Rutin Bulanan Persekutuan Doa Oikumene

WAMENA – Dalam upaya mempererat kebersamaan serta membina kerohanian para pegawai, Kantor Pertanahan Kabupaten Jayawijaya…

20 jam ago

Lewat Jumat Curhat, Kapolda Papua Tengah Dengarkan Keluhan Warga soal Narkoba dan Begal

NABIRE – Peredaran narkoba dan aksi pencurian dengan kekerasan atau begal menjadi keluhan masyarakat yang…

20 jam ago