Kepulauan Ambai, Papua —Rabu, 21 Januari 2026, Balai Kampung Imboriawa menjadi ruang pertemuan penting bagi perjalanan generasi muda Kepulauan Ambai. Pemuda dari 13 kampung di Distrik Kepulauan Ambai, Kabupaten Kepulauan Yapen, berkumpul untuk melaksanakan Pemilihan dan Pembentukan Organisasi Pemuda Kepulauan Ambai Periode 2026–2031.
Kegiatan ini bukan proses yang lahir dalam satu malam. Ia bertumbuh dari rangkaian pertemuan dan percakapan panjang antarpemuda Ambai, baik yang tinggal di kampung-kampung wilayah Kepulauan Ambai maupun anak-anak muda Ambai yang menjalani kehidupan di Kota Serui, Wambai, dan daerah lain. Dari ruang-ruang diskusi itu tumbuh kesadaran bersama bahwa generasi muda Ambai memerlukan satu wadah yang mampu menyatukan pandangan, menjaga nilai, dan menegaskan peran pemuda dalam perubahan zaman.
Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tersebut, panitia pelaksana melakukan konsolidasi lintas kampung dan lintas domisili. Undangan disebarkan secara terbuka kepada pemuda di 13 kampung, anak-anak Ambai, serta peranakan Ambai yang berada di luar wilayah Distrik Kepulauan Ambai. Pemuda Ambai yang berada di luar Kabupaten Kepulauan Yapen juga dihubungi agar dapat mengikuti jalannya kegiatan, baik secara langsung maupun melalui partisipasi virtual.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa proses pembentukan organisasi benar-benar mencerminkan kebersamaan pemuda Ambai secara menyeluruh, tanpa terikat oleh batas geografis.
Pada hari pelaksanaan, ratusan pemuda Ambai memadati Balai Kampung Imboriawa. Selain kehadiran fisik, partisipasi juga datang dari pemuda Ambai yang berada di Kota Serui dan daerah lain melalui sarana komunikasi jarak jauh. Antusiasme tersebut mencerminkan besarnya harapan generasi muda terhadap hadirnya organisasi yang mampu menjawab kebutuhan zaman sekaligus menjaga jati diri.
Kegiatan berlangsung tertib dan kondusif dengan pendampingan dari Babinsa, kehadiran Anggota DPRK Kepulauan Yapen, unsur pemerintah kampung, serta KNPI Distrik Kepulauan Ambai. Panitia pelaksana memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai mekanisme yang disepakati bersama.
Sebelum proses pemilihan dimulai, tokoh adat dan tokoh masyarakat menyampaikan arahan kepada seluruh peserta. Salah satunya disampaikan oleh Oktovianus Oropa, tokoh adat sekaligus bagian dari pemerintah kampung.
Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa pemuda Kepulauan Ambai memegang peran strategis dalam menjaga keberlanjutan nilai, nama baik, dan kontribusi Ambai di masa depan. Ia mengingatkan bahwa Kepulauan Ambai telah melahirkan banyak figur yang berperan penting di berbagai bidang, dan generasi muda hari ini memikul tanggung jawab untuk menjaga serta mengembangkan warisan tersebut sesuai tuntutan zaman.
Para tokoh adat dan orang tua kampung juga menyatakan komitmen untuk terus mendampingi generasi muda, memberikan arahan, dan menjaga agar gerak pemuda tetap berpijak pada nilai persatuan dan kebersamaan.
Proses pemilihan kepengurusan berlangsung dalam suasana serius namun terbuka. Diskusi dilakukan secara mendalam, mekanisme penilaian dilaksanakan beberapa kali, hingga seluruh peserta mencapai kesepakatan bersama. Proses ini mencerminkan kedewasaan berdemokrasi pemuda Ambai dalam mengambil keputusan kolektif.
Hasil pemilihan menetapkan Struktur Organisasi Pemuda Kepulauan Ambai Periode 2026–2031 sebagai berikut:
Ketua: Wellem Karubaba
Wakil Ketua: Irvin Waromi
Sekretaris: Barnabas Waromi
Bendahara: Piter Lambert Muaboai
Struktur kepengurusan ini akan diperkuat melalui penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai landasan kerja organisasi.
Dalam sambutan perdananya, Ketua terpilih Wellem Karubaba menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh pemuda Ambai. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan dalam organisasi pemuda merupakan amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab, keterbukaan, dan kerja bersama.
Pengurus berencana memulai program kerja dengan kegiatan ibadah dan ucapan syukur kepada Tuhan yang dilaksanakan secara bergilir di kampung-kampung. Selain itu, direncanakan pula pelaksanaan Ibadah dan Perayaan Natal Pemuda Kepulauan Ambai sebagai momentum kebersamaan dan penguatan iman generasi muda.
Anggota DPRK Kepulauan Yapen, Fredolin Warkawani–Waroy, sebagai anak peranakan Ambai yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan dukungan terhadap terbentuknya Organisasi Pemuda Kepulauan Ambai. Ia mendorong agar organisasi dikelola secara terencana, memiliki arah kerja yang jelas, serta dijaga dari pengaruh kepentingan politik praktis.
Ia juga menekankan pentingnya deklarasi resmi dan pengurusan legalitas organisasi agar memiliki dasar hukum yang kuat serta mampu berkolaborasi dengan organisasi kepemudaan lainnya.
Dalam wawancara di sela rapat pengurus, Sabtu (24/1/2026), bertempat di Sekretariat Organisasi Pemuda Distrik Kepulauan Ambai, Wellem Karubaba menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Distrik Kepulauan Ambai, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen, DPRK Kepulauan Yapen, TNI–Polri, serta pemuda Ambai yang berada di Serui, Wambai, dan luar daerah.
Ia juga mengapresiasi kerja tim koordinator dan panitia pelaksana yang mampu menyelenggarakan proses pemilihan dan pembentukan organisasi dalam waktu yang terbatas namun tetap bertanggung jawab.
Saat ini, pengurus tengah menuntaskan seluruh tahapan administrasi organisasi, meliputi penyusunan struktur kepengurusan, AD/ART, surat keputusan, serta tata kerja organisasi. Setelah seluruh proses tersebut rampung, Organisasi Pemuda Kepulauan Ambai dijadwalkan melaksanakan deklarasi resmi sebagai penanda dimulainya kerja organisasi.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua Irvin Waromi yang mewakili pengurus, dengan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen, Pemerintah Distrik, pemerintah kampung di 13 kampung, para donatur, serta pemuda Ambai yang berada di luar daerah atas dukungan yang diberikan.
Di balik seluruh rangkaian proses ini, pembentukan Organisasi Pemuda Kepulauan Ambai menegaskan satu kesadaran penting, bahwa kampung tidak pernah terpisah dari anak-anaknya, meski mereka kini mengabdi dan berkarya di berbagai wilayah dan bidang kehidupan. Bagi pemuda Ambai yang berada di mana pun—di ruang pemerintahan, dunia pendidikan, sektor sosial, ekonomi, politik maupun pengabdian kemasyarakatan—Kepulauan Ambai tetap hadir sebagai fondasi nilai dalam cara berpikir, bersikap, dan mengambil keputusan.
Identitas sebagai anak Ambai tidak berhenti pada asal-usul geografis, melainkan menjelma dalam tanggung jawab moral. Nama kampung hidup dalam etika kerja, integritas pribadi, serta sikap menghormati sesama. Di setiap ruang pengabdian, anak Ambai membawa citra kampungnya—menjadi representasi nilai adat, kedewasaan sosial, dan komitmen kebangsaan yang diwariskan oleh orang-orang tua.
Organisasi Pemuda Kepulauan Ambai dibangun sebagai ruang konsolidasi nilai dan pengabdian tersebut. Ia menyatukan pemuda kampung dan pemuda perantauan dalam satu kesadaran kebangsaan, bahwa setiap peran yang dijalani—baik sebagai aparatur negara, tenaga profesional, pelaku usaha, maupun aktivis sosial—memiliki keterkaitan langsung dengan martabat kampung halaman dan kontribusi bagi daerah serta pemerintah dan negara
Kepulauan Ambai tidak menyampaikan pesan melalui tuntutan, tetapi melalui nilai adat, keteladanan, dan harapan agar generasi mudanya tumbuh sebagai pribadi yang berakar kuat dan berpandangan jauh. Dalam keseimbangan antara kampung dan perantauan, antara identitas lokal dan tanggung jawab nasional, marwah Ambai dirawat sebagai bagian dari kekayaan sosial dan budaya Papua.
Dengan terbentuknya Organisasi Pemuda Kepulauan Ambai Periode 2026–2031, generasi muda Ambai menegaskan komitmen untuk berjalan searah, mendukung penuh sektor Pemerintahan memperkuat persatuan lintas kampung dan lintas domisili, serta menghadirkan peran yang bermakna dalam pembangunan daerah dan kehidupan berbangsa. Komitmen ini menjadi penanda bahwa Kepulauan Ambai terus hidup melalui sikap, karya, dan pengabdian anak-anak mudanya—hari ini dan pada masa yang akan datang.
Wamena, 9 Mei 2026 — Menjelang pelantikan Pengurus Pokja Bunda PAUD Provinsi Papua Pegunungan yang…
Wamena, 9 Mei 2026 — Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol menegaskan komitmennya untuk mempercepat…
Wamena, 9 Mei 2026 — Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Velix Vernando…
Intan Jaya – Polres Intan Jaya terus melakukan pengawasan ketat terhadap pendistribusian bahan pokok berupa…
Jayapura, 8 Mei 2026 – Polda Papua menunjukkan respons cepat dan terukur dalam menangani situasi…
Mulia – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Polres Puncak Jaya…