Wamena, 9 Mei 2026 — Menjelang pelantikan Pengurus Pokja Bunda PAUD Provinsi Papua Pegunungan yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 11 Mei 2026, Pengurus Pokja Bunda PAUD Provinsi Papua Pegunungan menggandeng BPMP Papua Pegunungan untuk menggelar kegiatan pembekalan bagi para pengurus yang akan dilantik. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Pengurus Pokja Bunda PAUD Provinsi Papua Pegunungan sebagai bagian dari penguatan program kerja organisasi ke depan.
Sekretaris Pokja Bunda PAUD Papua Pegunungan, Diana S. Panggabean, mengatakan bahwa kegiatan pembekalan ini merupakan bentuk kemitraan strategis antara Pokja Bunda PAUD dengan BPMP dalam menyusun dan menjalankan program-program kerja yang berdampak bagi pendidikan anak usia dini di Papua Pegunungan.
Menurutnya, pelantikan yang akan berlangsung pada 11 Mei mendatang juga akan dihadiri oleh Bunda PAUD dari delapan kabupaten di Papua Pegunungan bersama pengurus Pokja tingkat provinsi. Ia menegaskan bahwa keberadaan Pokja Bunda PAUD menjadi bagian penting dalam memperkuat program-program TP PKK yang selama ini menyentuh sektor pendidikan, kesehatan, hingga sosial budaya.
“Dengan adanya Bunda PAUD, maka program-program yang dijalankan akan semakin kuat dan terarah, termasuk sejalan dengan program posyandu dan pelayanan dasar lainnya bagi anak-anak usia dini,” ujarnya.
Diana juga menyampaikan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah bagaimana memperluas jangkauan program hingga ke distrik-distrik di seluruh wilayah Papua Pegunungan. Namun dirinya optimistis, dengan terbentuknya Bunda PAUD di delapan kabupaten, maka koordinasi hingga ke tingkat bawah akan lebih mudah dilakukan.
“Kami yakin ketika Bunda PAUD di kabupaten sudah terbentuk, mereka juga akan membentuk hingga ke tingkat distrik. Dengan begitu, saat program turun ke daerah, sudah ada wadah yang siap bergerak bersama,” katanya.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja PAUD/PO sekaligus Penelaah Teknis Kebijakan pada BPMP Provinsi Papua, Anelis Fairio, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan Bunda PAUD sangat penting dalam mendukung program prioritas Presiden maupun Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Ia menyampaikan bahwa keberadaan Bunda PAUD Provinsi Papua Pegunungan nantinya akan menjadi motor penggerak bersama pemerintah daerah dalam mengawal pendidikan anak usia dini di delapan kabupaten.
“Bunda PAUD memiliki peran penting dalam mengayomi guru, tenaga kependidikan, maupun anak didik di jenjang PAUD. Ini menjadi fondasi dasar untuk membentuk generasi Papua Pegunungan yang maju, baik secara fisik maupun intelektual,” ujarnya.
Anelis menambahkan, melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, Bunda PAUD, dan seluruh pemangku kepentingan, program wajib belajar satu tahun pra sekolah hingga peningkatan mutu pendidikan anak usia dini dapat berjalan lebih optimal.
Menurutnya, perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak usia dini di Papua Pegunungan harus diwujudkan melalui program-program nyata yang mampu menciptakan pendidikan bermutu untuk semua.
Wamena, 9 Mei 2026 — Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol menegaskan komitmennya untuk mempercepat…
Wamena, 9 Mei 2026 — Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Velix Vernando…
Intan Jaya – Polres Intan Jaya terus melakukan pengawasan ketat terhadap pendistribusian bahan pokok berupa…
Jayapura, 8 Mei 2026 – Polda Papua menunjukkan respons cepat dan terukur dalam menangani situasi…
Mulia – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Polres Puncak Jaya…
Wamena, 9 Mei 2026 — Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol menghadiri sekaligus menyaksikan langsung…