Daerah

Air Mata Berganti Damai: Keluarga Korban Suku Yali–Lanny Sepakat Berdamai

Wamena, 23 Januari 2025 – Upaya penyelesaian konflik sosial antara Suku Yali dan Suku Lanny terus dilakukan. Pada Selasa (20/1/2026) pukul 15.00 WIT, Wakil Gubernur Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol bersama Bupati Jayawijaya Athenius Murib menghadiri pertemuan dengan masyarakat Lanny di Sinakma. Pertemuan ini bertujuan meredakan ketegangan pasca aksi saling serang yang menelan korban jiwa.

Kapolres Lanny Jaya AKBP F.D. Tamaela menjelaskan bahwa sebelumnya Wakil Bupati Lanny Jaya, Fredi Ginia Tabuni, telah menyampaikan arahan dalam bahasa daerah. Ia menegaskan agar tidak ada lagi aksi balas dendam maupun perang antar suku.

Sebagai bentuk kepedulian, Wakil Bupati menyerahkan bantuan duka berupa uang Rp100 juta dan beras 1 ton. Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Pegunungan bersama Bupati Jayawijaya menyalurkan tambahan beras sebanyak 2 ton.

Keluarga almarhum Melianus Wakerkwa menyatakan kesepakatan untuk berdamai. Prosesi adat telah dilakukan pada pagi hari, dan keluarga menegaskan tidak akan melanjutkan konflik.

“Kami rasa ini sudah cukup. Kami sepakat untuk damai,” ujar perwakilan keluarga.

Wakil Gubernur Ones Pahabol menyampaikan belasungkawa dan mengapresiasi masyarakat yang mampu menahan diri. Ia menekankan pentingnya membangun kembali persaudaraan di Papua Pegunungan.

Bupati Jayawijaya Athenius Murib menambahkan bahwa pihaknya akan segera mengumumkan kepada masyarakat bahwa situasi aman, sehingga aktivitas dapat berjalan normal.

Namun, Wakil Bupati Lanny Jaya Fredi Ginia Tabuni menegaskan perlunya komunikasi lanjutan dengan pihak Yahukimo, mengingat adanya tuntutan denda adat sebesar Rp5 miliar dan 50 ekor ternak dari masyarakat Yahukimo. Massa Lanny Jaya menolak tuntutan tersebut dengan alasan jumlah korban dianggap berimbang.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati akan dilakukan dialog lanjutan antara Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan tokoh dari kedua belah pihak. Pemerintah daerah juga berkomitmen menyusun standar penyelesaian konflik agar setiap permasalahan besar dapat ditangani secara resmi.
Langkah yang telah dilakukan antara lain:
– Penggalangan kedua belah pihak untuk mencegah aksi lanjutan.

– Koordinasi dengan Pemda Jayawijaya, Lanny Jaya, dan Pemprov Papua Pegunungan.

Langkah ke depan mencakup penyelidikan perkembangan situasi keamanan, serta rencana Coffee Morning bersama tokoh masyarakat dari delapan kabupaten untuk menyusun kesepakatan damai. Polres Jayawijaya juga akan merumuskan SOP penanganan konflik antar masyarakat.

Pertemuan dihadiri oleh Wakil Gubernur Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol, Bupati Jayawijaya Athenius Murib, Wakil Bupati Lanny Jaya Fredi Ginia Tabuni, serta sejumlah tokoh masyarakat dan keluarga korban.

Pengamanan dilakukan oleh Kapolres Lanny Jaya AKBP F.D. Tamaela bersama jajaran Polres Jayawijaya dan Polres Lanny Jaya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Meriah! Balap Perahu 15 PK HUT Bhayangkara Pecah di Nabire

NABIRE – Polda Papua Tengah sukses menyelenggarakan Lomba Balap Perahu Mesin Tempel 15 PK dalam…

22 menit ago

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum

Wamena – Gugatan praperadilan yang diajukan kuasa hukum mantan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten…

17 jam ago

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

TIMIKA – Kesan pertama yang dirasakan Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak saat menginjakkan kaki…

17 jam ago

Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga

Nduga – Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyalurkan bantuan pangan berupa 4…

18 jam ago

Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome

Dokome, 17 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak,…

20 jam ago

Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri

Wuyuneri, 15 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak…

20 jam ago