Daerah

Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri

Wuyuneri, 15 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) melaksanakan kegiatan Pengumpulan, Pengolahan, Analisis, dan Penyajian Data Gender dan Anak dalam Kelembagaan Data Tingkat Kabupaten/Kota, sekaligus Penyediaan, Penyajian, dan Pemanfaatan Data Gender dan Anak Kabupaten/Kota di Distrik Wuyuneri, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan yang didanai melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026 ini bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan data gender dan anak sebagai dasar penyusunan kebijakan, perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi program pembangunan yang responsif gender dan berpihak pada pemenuhan hak anak di Kabupaten Puncak Jaya.

Laporan kegiatan disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Puncak Jaya, Agustinus Naisaban, S.IP., M.Sos., yang mewakili Kepala Dinas DP3AKB. Dalam laporannya disampaikan bahwa tersedianya data gender dan anak yang akurat, terpadu, dan berkelanjutan menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah yang tepat sasaran.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah distrik, kampung, serta para pemangku kepentingan dalam melakukan pengumpulan, pengolahan, analisis, penyajian, dan pemanfaatan data gender dan anak secara terintegrasi.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Khusus Anak, Lince Paliling, S.Sos., menyampaikan bahwa data yang akurat merupakan fondasi utama dalam merumuskan kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan perempuan dan anak di daerah.

“Ketersediaan data yang valid dan berkualitas akan membantu pemerintah dalam menyusun program pembangunan yang lebih tepat sasaran, sekaligus memperkuat perlindungan serta pemenuhan hak perempuan dan anak di Kabupaten Puncak Jaya,” ujarnya.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Agustinus Naisaban, S.IP., M.Sos., sebagai narasumber utama, didampingi penerjemah Periben Enumbi, S.T., sehingga materi dapat dipahami dengan baik oleh seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya berharap terbangun sistem data gender dan anak yang semakin kuat, akurat, dan berkelanjutan sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang inklusif, responsif gender, serta berorientasi pada kepentingan terbaik bagi perempuan dan anak.

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah distrik, pemerintah kampung, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan di Kabupaten Puncak Jaya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Razia Miras di Wamena, Polisi Temukan Drum Penuh Balo dan Cap Tikus

Wamena – Satuan Reserse Narkoba Polres Jayawijaya menemukan lebih dari 1.500 liter minuman keras lokal…

1 jam ago

“NS dan YY Ditangkap, Polisi Amankan Sejumlah Motor Hasil Curian

JAYAPURA- Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Numbay Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Jayapura…

2 jam ago

Audiensi Strategis: Bupati Nduga Paparkan Program Prioritas ke Kepala Staf Kepresidenan

JAKARTA, 2 September 2026 — Bupati Nduga, Yoas Beon, S.IP, bersama rombongan melakukan audiensi dengan…

3 jam ago

Perindo Papua Pegunungan Perkuat Struktur di Delapan Kabupaten Jelang Pemilu 2029

Wamena – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Papua Pegunungan memperkuat struktur dan…

3 jam ago

PT Putra Baliem Mandiri Tempuh Jalur Hukum Sengketa Tanah 1.699 Meter di Wamena

Wamena – Kuasa Hukum PT Putra Baliem Mandiri, Chairul Fahru Siregar, S.H., mengatakan pihaknya kembali…

4 jam ago

Wakapolda Papua Tengah Pimpin Anev Penanggulangan Karhutla

NABIRE – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak hanya mengancam kawasan yang terbakar, tetapi juga…

20 jam ago