Daerah

BPBD Gelar KIE di Puncak Jaya, Yahya: Terus Lakukan Edukasi Untuk Puncak Jaya Tetap Aman

MULIA- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Puncak Jaya melakukan sosialisasi komunikasi informasi dan edukasi (KIE) di beberapa lokasi rawan bencana. Kegiatan ini bertempat di Gedung Serba Guna, Pruleme.

Ditemui pers, Kepala BPBD Matius Kiwo, SE, MM mengatakan bahwa ini pertama kalinya kami memberikan atau mengadakan sosialisasi kepada tokoh gereja. Selanjutnya yang akan memberikan materi adalah dari BPBD Pusat dan BPBD Provinsi Papua.

“Kami memberikan materi kepada tokoh gereja untuk selanjutnya disampaikan kepada masyarakat atau jemaatnya di gereja. Beberapa poin penting yaitu untuk tidak membangun dipinggir sungai (kali)” bebernya.

Dirinya mengajak semua masyarakat untuk sama-sama menjaga alam. “Mari kita sama-sama menjaga alam, hal ini demi kebaikan kita semua di Puncak Jaya,” ajaknya.

Ditempat yang sama, mewakili PJ. Bupati Yahya Wonorenggo, S.IP.,M.Sos mengatakan “Terkait dengan bencana alam yang telah di Puncak Jaya, hal ini merupakan peristiwa yang sangat serius. Kami selaku Pemerintah Daerah sudah mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi sehingga kejadian seperti tanah longsor, banjir yang sering terjadi agar tidak terjadi lagi. Mengingat Puncak Jaya berada di daerah Pegunungan dan rawan longsor. Sehingga saya minta pihak terkait agar selalu memberikan edukasi untuk menyampaikan kepada masyarakat untuk mengambil langkah-langkah untuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai dan dilarang membangun rumah di dataran sungai,” imbuhnya.

Dirinya juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah. “Beberapa waktu yang lalu kita telah melihat peristiwa banjir yang terjadi di Distrik Kiyage dan kami bersyukur ada perhatian serius dari pemerintah pusat melalui Provinsi Papua Tengah dan Kabupaten Puncak Jaya untuk meninjau langsung tempat kejadian tersebut,” terangnya.

Ia berharap kedepannya Pemerintah Puncak Jaya terus melakukan edukasi melalui dinas terkait sehingga Puncak Jaya aman dan terkendali.

Yahya menambahkan “Musibah pasti akan terjadi dan tidak bisa ditebak. Upaya Kita adalah dengan upaya mitigasi yang telah diambil oleh dinas terkait untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para tokoh agama, kepala kampung, sehingga 27 distrik dan 302 kampung sangat kami dukung. Semoga dengan edukasi awal segala sesuatu terkendali dan tingkat kerugian material bahkan korban jiwa dapat dikurangi” pungkasnya. (naya)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya

WAMENA, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Nduga terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat Nduga yang…

3 jam ago

Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink

Mulia, 3 September 2026 — Dukungan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua Tahun Anggaran 2026 kembali…

5 jam ago

HUT Polwan ke-78: Polwan Polres Jayawijaya Gelar Bakti Sosial di Pasar Potikelek

WAMENA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Wanita (Polwan) ke-78, jajaran Polwan…

6 jam ago

Kadis Kominfo Akbar: Internet Harus Jadi Sumber Belajar, Bukan Sekadar Hiburan

Mulia, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terus…

6 jam ago

Bupati Yuni Wonda: Pendidikan Prioritas, Generasi Muda Harus Melek Teknologi

Mulia, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terus…

7 jam ago

Apresiasi FOCIM Kota Jayapura, BTM: Keluarga Diberkati, Kota Diberkati

JAYAPURA-Wali Kota Jayapura dua periode (2011–2016 dan 2017–2022), Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengapresiasi kehadiran…

8 jam ago