MULIA, 4 Agustus 2026 – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Puncak Jaya memberikan pembekalan kepada aparatur kampung melalui Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengelolaan data statistik di tingkat kampung.
Dalam sesi pemaparan materi, Narasumber BPS Kabupaten Puncak Jaya, Anskarius Chandra Goa, S.Tr.Stat., menjelaskan bahwa Program Desa Cantik merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan mendukung pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa Badan Pusat Statistik memiliki peran sebagai pembina statistik sektoral sehingga bertanggung jawab meningkatkan kualitas tata kelola data, baik pada organisasi perangkat daerah maupun pemerintah kampung.
Menurutnya, pembangunan yang berkualitas harus dimulai dari tersedianya data yang valid, akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, penguatan kapasitas aparatur kampung menjadi langkah penting agar setiap kampung mampu mengelola data secara mandiri.
“Data dari kampung merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan. Apabila data di tingkat kampung berkualitas, maka data di tingkat distrik, kabupaten hingga nasional juga akan semakin baik,” jelas Anskarius.
Ia menyampaikan bahwa Program Desa Cantik bertujuan meningkatkan literasi statistik aparatur kampung dan masyarakat, meningkatkan kualitas pengelolaan data statistik sesuai standar nasional, mendorong pemanfaatan data sebagai dasar perencanaan pembangunan, serta membentuk agen statistik di setiap kampung.
Pada Tahun 2026, pembinaan difokuskan pada tiga kampung, yaitu Kampung Kulokbenggame, Kampung Pruleme, dan Kampung Lunggineri. Setiap kampung akan mendapatkan pendampingan dalam proses pengumpulan data, pengolahan, penyajian dalam bentuk tabel maupun infografis, hingga pemanfaatannya sebagai dasar pengambilan kebijakan di tingkat kampung.
Melalui pembinaan tersebut, diharapkan aparatur kampung mampu menghasilkan data yang berkualitas, berkelanjutan, dan mudah dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dalam menyusun program pembangunan yang tepat sasaran.
BPS Kabupaten Puncak Jaya berharap Program Desa Cantik dapat menjadi awal terbentuknya budaya sadar statistik di tingkat kampung sehingga mendukung terwujudnya Satu Data Indonesia serta pembangunan daerah yang semakin efektif, terukur, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
NDUGA — Potensi dan bakat anak-anak muda asal Kabupaten Nduga di dunia olahraga kembali terbukti.…
JAYAPURA, 4 Agustus 2026 – Sengketa lahan yang berujung pada pemalangan SD Inpres Kampung Harapan…
TIMIKA, 4 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga bersama Bank Pembangunan Daerah Papua berhasil mencatatkan…
MULIA, 4 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya secara resmi membuka rangkaian perlombaan dalam…
MULIA, 4 Agustus 2026 – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Puncak Jaya memberikan pembekalan kepada…
Wamena - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Jayawijaya kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu…