Tiga Kampung Jadi Percontohan Pertama, BPS Kabupaten Puncak Jaya Perkuat Literasi Statistik Melalui Program Desa Cantik Tahun 2026

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MULIA, 4 Agustus 2026 – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Puncak Jaya memberikan pembekalan kepada aparatur kampung melalui Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengelolaan data statistik di tingkat kampung.

Dalam sesi pemaparan materi, Narasumber BPS Kabupaten Puncak Jaya, Anskarius Chandra Goa, S.Tr.Stat., menjelaskan bahwa Program Desa Cantik merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan mendukung pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa Badan Pusat Statistik memiliki peran sebagai pembina statistik sektoral sehingga bertanggung jawab meningkatkan kualitas tata kelola data, baik pada organisasi perangkat daerah maupun pemerintah kampung.

Menurutnya, pembangunan yang berkualitas harus dimulai dari tersedianya data yang valid, akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, penguatan kapasitas aparatur kampung menjadi langkah penting agar setiap kampung mampu mengelola data secara mandiri.

“Data dari kampung merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan. Apabila data di tingkat kampung berkualitas, maka data di tingkat distrik, kabupaten hingga nasional juga akan semakin baik,” jelas Anskarius.

Ia menyampaikan bahwa Program Desa Cantik bertujuan meningkatkan literasi statistik aparatur kampung dan masyarakat, meningkatkan kualitas pengelolaan data statistik sesuai standar nasional, mendorong pemanfaatan data sebagai dasar perencanaan pembangunan, serta membentuk agen statistik di setiap kampung.

Pada Tahun 2026, pembinaan difokuskan pada tiga kampung, yaitu Kampung Kulokbenggame, Kampung Pruleme, dan Kampung Lunggineri. Setiap kampung akan mendapatkan pendampingan dalam proses pengumpulan data, pengolahan, penyajian dalam bentuk tabel maupun infografis, hingga pemanfaatannya sebagai dasar pengambilan kebijakan di tingkat kampung.

Melalui pembinaan tersebut, diharapkan aparatur kampung mampu menghasilkan data yang berkualitas, berkelanjutan, dan mudah dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dalam menyusun program pembangunan yang tepat sasaran.

BPS Kabupaten Puncak Jaya berharap Program Desa Cantik dapat menjadi awal terbentuknya budaya sadar statistik di tingkat kampung sehingga mendukung terwujudnya Satu Data Indonesia serta pembangunan daerah yang semakin efektif, terukur, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

Wamendagri Ribka Ingatkan Pemda Papua: Dana Otsus Tahap II Jangan Molor, Harus Transparan!
Bimtek SIPD-RI Berbasis SP2D Online Resmi Ditutup Bupati Nduga, Aparatur Diminta Profesional dan Berintegritas
Kapolres Jayawijaya Pastikan Situasi Kondusif Usai Insiden di SMPN 3 Megapura
Dinas PUPR Papua Pegunungan Tutup Kegiatan Sertifikasi Kompetensi Tukang Batu, Kayu, dan Besi
Papua Pegunungan Gelar Sertifikasi Tukang Batu, Kayu, dan Besi untuk Orang Asli Papua
Paradigma Sosialis Kerakyatan Jadi Arah Utama Pembangunan Papua 2025–2029
Puluhan Tenaga Medis TNI Dikerahkan, Kodam XVII/Cenderawasih Prioritaskan Keselamatan Korban MBG
Kapolres Puncak AKBP Domingos Ximenes Kunjungi Warga Berduka, Wujud Kepedulian Polri

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:22 WIT

Wamendagri Ribka Ingatkan Pemda Papua: Dana Otsus Tahap II Jangan Molor, Harus Transparan!

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:59 WIT

Bimtek SIPD-RI Berbasis SP2D Online Resmi Ditutup Bupati Nduga, Aparatur Diminta Profesional dan Berintegritas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:42 WIT

Kapolres Jayawijaya Pastikan Situasi Kondusif Usai Insiden di SMPN 3 Megapura

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:26 WIT

Dinas PUPR Papua Pegunungan Tutup Kegiatan Sertifikasi Kompetensi Tukang Batu, Kayu, dan Besi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:06 WIT

Papua Pegunungan Gelar Sertifikasi Tukang Batu, Kayu, dan Besi untuk Orang Asli Papua

Berita Terbaru