Puluhan Tenaga Medis TNI Dikerahkan, Kodam XVII/Cenderawasih Prioritaskan Keselamatan Korban MBG

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura ~ Kodam XVII/Cenderawasih bergerak cepat membantu penanganan dugaan keracunan makanan yang dialami sekitar 120 siswa penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Yayasan Kasih Iman Samuel Papua di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura. Sesuai arahan Pangdam XVII/Cenderawasih, jajaran kewilayahan bersama Kesdam XVII/Cenderawasih segera mengerahkan dukungan kesehatan untuk mempercepat penanganan korban, Selasa (4/8/2026).

Informasi awal menyebutkan para penerima manfaat mulai mengalami keluhan berupa mual, muntah, diare, dan sakit kepala setelah mengonsumsi makanan MBG yang didistribusikan pada Selasa pagi. Paket makanan yang dibagikan berjumlah 2.220 paket, terdiri atas 1.840 paket untuk siswa serta 380 paket bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Mendapat laporan tersebut, Pangdam XVII/Cenderawasih segera memerintahkan Danrem 172/Praja Wira Yakthi, Danbrigif TP 80/Kurare, Kodim 1701/Jayapura, serta Kakesdam XVII/Cenderawasih untuk bergerak cepat membantu penanganan para korban bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.

Korban mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Depapre sebelum dirujuk ke sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya RSUD Yowari, Puskesmas Waibu, Puskesmas Dosay, Puskesmas Sentani, Puskesmas Kampung Harapan, Puskesmas Komba, RSUP Kementerian Kesehatan, dan RS Dian Harapan.

Sebagai bentuk dukungan kemanusiaan, Kesdam XVII/Cenderawasih mengerahkan kekuatan kesehatan secara terpadu, meliputi Tim Mobile Kesdam, Tim Kesehatan Rindam XVII/Cenderawasih, Tim Kesehatan Yonif 751/Vira Jaya Sakti, Tim Kesehatan Yon TP 810/BEM, serta Tim Statis RS Marthen Indey Jayapura.

Dukungan tersebut mencakup puluhan dokter, tenaga kesehatan, ambulans, Mini ICU, ambulance VIP, ambulance lapangan, puluhan tempat tidur lapangan (velbed), serta berbagai perlengkapan medis guna mendukung percepatan pelayanan terhadap para korban.

Selain itu, Tim Kesehatan Yon TP 810/BEM diperbantukan di Puskesmas Waibu, sedangkan personel kesehatan Kesdam XVII/Cenderawasih bersama Tim Kesehatan Yonif 751/VJS diperbantukan di Puskesmas Depapre untuk memperkuat pelayanan medis di lapangan.

Hingga Rabu dini hari, seluruh korban yang telah dievakuasi telah mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan data sementara, sebanyak 63 pasien dirujuk ke RSUD Yowari, dengan sekitar 40 pasien masih menjalani perawatan intensif. Sementara itu, Kakesdam XVII/Cenderawasih telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura dan menawarkan rujukan lanjutan ke RS Marthen Indey guna mempercepat pelayanan medis sekaligus mengantisipasi kepadatan pasien.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto, S.I.P., mengatakan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama sehingga seluruh jajaran Kodam bergerak cepat memberikan dukungan kesehatan begitu menerima informasi adanya dugaan keracunan.

“Begitu menerima informasi adanya dugaan keracunan makanan di Distrik Depapre, Pangdam XVII/Cenderawasih segera memerintahkan seluruh jajaran terkait untuk bergerak cepat membantu penanganan korban. Kodam XVII/Cenderawasih melalui Kesdam XVII/Cenderawasih langsung mengerahkan personel kesehatan, ambulans, peralatan medis, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh fasilitas kesehatan agar para korban segera mendapatkan pelayanan medis yang optimal,” ujar Kolonel Inf Tri Purwanto.

Kapendam menegaskan bahwa saat ini fokus utama adalah memastikan seluruh korban memperoleh penanganan terbaik serta mendukung proses pemulihan hingga tuntas.

“Saat ini fokus utama kami adalah keselamatan dan pemulihan seluruh korban. Kodam XVII/Cenderawasih akan terus mendukung proses penanganan medis hingga kondisi para pasien membaik, sekaligus memperkuat koordinasi dengan seluruh instansi terkait. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu hasil penyelidikan resmi mengenai penyebab dugaan keracunan tersebut, sehingga tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” tegasnya.

Kodam XVII/Cenderawasih memastikan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta seluruh unsur terkait dalam mendukung penanganan kejadian ini. Kehadiran TNI AD melalui dukungan kesehatan tersebut merupakan wujud komitmen untuk selalu hadir membantu masyarakat dalam setiap situasi darurat kemanusiaan, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Kodam XVII/Cenderawasih

Berita Terkait

Kapolres Puncak AKBP Domingos Ximenes Kunjungi Warga Berduka, Wujud Kepedulian Polri
Turnamen Tiom–Yiginua Cup I 2026 Meriahkan HUT RI ke-81 di Lanny Jaya
Penuh Keceriaan, DWP Papua Pegunungan Gelar Peringatan Hari Anak Nasional 2026
Rakortek Pertanian Papua Pegunungan: Sinergi Provinsi dan Kabupaten Wujudkan Ketahanan Pangan
Miris! Berjuang Tanpa Bantuan Pemerintah, Atlet Tinju Nduga Peroleh Medali di Kejurda Piala Gubernur Papua Pegunungan
Pemalangan SD Inpres Kampung Harapan, Bupati Tegaskan Jangan Jadikan Fasilitas Publik Sasaran
Bimtek SIPD-RI Berbasis SP2D Online Nduga: Data ASN Terinput Cepat, Gaji Langsung Tersalur
Bupati Yuni Wonda Resmi Buka Perlombaan HUT RI ke-81 di Puncak Jaya

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:29 WIT

Puluhan Tenaga Medis TNI Dikerahkan, Kodam XVII/Cenderawasih Prioritaskan Keselamatan Korban MBG

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:17 WIT

Kapolres Puncak AKBP Domingos Ximenes Kunjungi Warga Berduka, Wujud Kepedulian Polri

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:05 WIT

Turnamen Tiom–Yiginua Cup I 2026 Meriahkan HUT RI ke-81 di Lanny Jaya

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:31 WIT

Penuh Keceriaan, DWP Papua Pegunungan Gelar Peringatan Hari Anak Nasional 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:19 WIT

Rakortek Pertanian Papua Pegunungan: Sinergi Provinsi dan Kabupaten Wujudkan Ketahanan Pangan

Berita Terbaru