Plt Bupati Nduga Yoas Beon Ikuti Arahan Presiden Prabowo, Siap Dukung RAPPP 2025–2029

JAKARTA, 16 Desember 2025 – Plt Bupati Nduga, Yoas Beon S.IP, menghadiri pengarahan langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto bersama para kepala daerah se-Papua dan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua di Istana Negara, Selasa (16/12). Selain itu, ia juga mengikuti pertemuan Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua (RAPPP) 2025–2029 yang berlangsung pada 16–17 Desember di Kantor Kementerian PPN/Bappenas.

Usai kegiatan, Bupati Yoas Beon menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh arahan Presiden dan Menteri Dalam Negeri. Ia menegaskan bahwa Kabupaten Nduga siap menjadikan RAPPP sebagai pedoman utama pembangunan daerah, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengelolaan Dana Otsus secara produktif, serta memperkuat pelayanan dasar.

“Kami di Nduga akan bekerja sejalan dengan arahan Presiden. Dana Otsus harus benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan untuk hal-hal yang tidak produktif. Kami juga akan mendorong swasembada pangan dan energi melalui komoditas lokal, serta memastikan pelayanan dasar masyarakat berjalan optimal,” ujar Yoas Beon dengan penuh keyakinan.

Arahan Presiden Prabowo Subianto

Dalam pengarahan tersebut, Presiden Prabowo menekankan beberapa hal penting:

  • Efisiensi Dana Otsus – Tidak boleh digunakan untuk kegiatan tidak produktif seperti perjalanan dinas luar negeri.
  • Swasembada Pangan & Energi – Dorongan pengembangan komoditas lokal (sawit, tebu, singkong) untuk energi terbarukan dan ketahanan pangan.
  • Penghapusan Kemiskinan & Ketertinggalan – Fokus pada pemerataan infrastruktur, pendidikan, dan penurunan angka kemiskinan.
  • Kehadiran di Daerah – Kepala daerah diminta lebih banyak berada di wilayah masing-masing, bukan berlama-lama di Jakarta.
  • Efektivitas Otsus – Sinkronisasi program pusat-daerah agar manfaat Otsus benar-benar dirasakan rakyat Papua.

Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian menambahkan bahwa RAPPP 2025–2029 harus menjadi rujukan utama dalam penyusunan RKPD. Ia menekankan:

  • Sinkronisasi Program Pusat-Daerah – Agar pembangunan tidak berjalan sektoral.
  • Pendekatan Bottom-Up – Kepala daerah diminta aktif berdialog untuk mengakomodasi aspirasi lokal.
  • Fokus SPM (Standar Pelayanan Minimal) – Percepatan pembangunan harus menyentuh layanan dasar masyarakat.
  • Pengawasan Ketat – Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua (KEPP-OKP) akan melakukan evaluasi berkala setiap 3–4 bulan.

Dengan arahan tersebut, Plt Bupati Nduga Yoas Beon menegaskan bahwa pemerintah daerah akan bekerja lebih dekat dengan masyarakat, menjaga transparansi penggunaan Dana Otsus, serta memastikan pembangunan di Nduga berjalan sesuai visi besar RAPPP 2025–2029.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Polda Papua Tengah Wujudkan Harapan, Motor Ibu Sari Kembali Setelah 1,5 Tahun

NABIRE — Raut haru tak bisa disembunyikan dari wajah Ibu Sari warga Kabupaten Nabire saat…

10 jam ago

Polda Papua Tengah Tangani 307 Kasus Kejahatan Jalanan Selama Januari–Mei 2026

Nabire –Lonjakan kejahatan jalanan di Papua Tengah menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Sepanjang Januari hingga…

12 jam ago

Kapolda Papua Tengah: Hari Lahir Pancasila Momentum Perkuat Persatuan dan Pengabdian untuk Bangsa

Nabire – Dalam momentum Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol.…

14 jam ago

Operasi Cinta Damai Noken, Polres Puncak Hadirkan Kepedulian dan Kedekatan dengan Warga Misimaga

Jayapura – Kehadiran Polri melalui Operasi Cinta Damai Noken 2026 kembali dirasakan langsung manfaatnya oleh…

19 jam ago

Ledakan Diduga Bom PD II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, dan 6 Rumah Hancur

Jayapura– Polda Papua melalui Polres Biak Numfor bergerak cepat menangani peristiwa ledakan yang diduga berasal…

1 hari ago

Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya Berinisial EK Diamankan di Kampung Bilogai

Sugapa – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan seorang pria berinisial EK (18) yang…

1 hari ago