Daerah

Jelang Nataru, DPRK Mamberamo Tengah Minta Operasi Pasar Digencarkan

KOBAKMA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mamberamo Tengah, Piter Togodly, S.IP meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengendalikan harga bahan pokok makanan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Permintaan tersebut disampaikan menyusul adanya keluhan dari masyarakat terkait kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar. Kenaikan harga dinilai cukup memberatkan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah, di tengah persiapan menyambut hari besar keagamaan.

“Pemerintah daerah melalui dinas terkait perlu melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi dan stok bahan pokok. Selain itu, operasi pasar dan koordinasi dengan distributor dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga. Apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru, kebutuhan masyarakat biasanya meningkat. Karena itu, pemerintah daerah harus hadir memastikan harga bahan pokok tetap terjangkau dan ketersediaannya aman,” ungkap Pieter kepada wartawan, Kamis (18/12/2025).

Politisi Partai Nasdem dengan tegas meminta kepada pemerintah daerah yang menemukan para pelaku usaha yang nakal untuk ditindak tegas dengan mencabut izin usahanya. Hal itu harus dilakukan untuk memberikan efek jera sehingga para pedagang.

“Saya kira mengenai hal ini, kita berharap pemerintah daerah harus tegas, supaya ini jadi pelajaran baru, untuk menjaga semua harga bahan pokok makanan stabil di tahun-tahun yang akan datang di Kabupaten Mamberamo Tengah,” lugasnya.

Pieter mengimbau para pedagang untuk tidak menaikkan harga secara sepihak dan tetap mengedepankan rasa tanggung jawab sosial demi menjaga situasi ekonomi dan keamanan daerah tetap kondusif. Menurutnya para pedagang tidak boleh menjadikan momentum Natal menjadi ajang meraup keuntungan sebesar-besarnya.

“Kami meminta para pedagang agar tetap mengedepankan etika usaha dan tidak mengambil keuntungan berlebihan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat yang hendak merayakan Natal. Apabila kedapatan hati-hati, pasti akan kami minta untuk ditindak tegas,” pungkasnya.

 

Pieter menambahkan bahwa fungsi pengawasan terhadap rantai pasok harus diperketat, termasuk meningkatkan koordinasi lintas dinas terkait dan aparat keamanan. Dinas Prindakop juga diharapkan segera melakukan operasi pasar dan memastikan pasokan tersedia di seluruh daerah agar gejolak harga dapat dicegah sedini mungkin.

Tak itu saja, Pieter juga meminta masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan indikasi penimbunan atau permainan harga di tingkat distributor maupun pedagang kios.

“Momentum Natal dan Tahun Baru seharusnya menjadi waktu bagi masyarakat untuk merayakan dengan tenang, bukan justru dibebani kekhawatiran oleh lonjakan harga bahan pokok ” tutupnya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Pemkab Nduga Sambut Kapolres Nduga yang Baru, Dorong Kolaborasi dan Penguatan Keamanan

Kenyam, Kabupaten Nduga — Pemerintah Kabupaten Nduga menyambut kedatangan Kapolres Nduga yang baru, Kompol Erol…

15 jam ago

Festival Budaya Lembah Baliem Dihentikan, Dua Warga Terluka Akibat Penembakan

Wamena – Pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 di Distrik Welesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua…

19 jam ago

Momen Unik: Wamenpar Turun Langsung Abadikan Atraksi Budaya Papua Pegunungan

WAMENA — Ada pemandangan menarik yang mencuri perhatian penonton dalam pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem…

1 hari ago

Wamenpar Ni Luh Puspa Resmi Buka Festival Budaya Lembah Baliem ke-34

WAMENA — Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Wamenpar RI), Ni Luh Puspa, membuka Festival Budaya…

1 hari ago

Festival Budaya Lembah Baliem ke-34: Papua Pegunungan Tunjukkan Wajah ke Dunia

WAMENA, 7 Agustus 2026 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mendukung pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem…

1 hari ago

Lima Dokter Muda Nduga Resmi Magang di RS Unhas Makassar Guna Lanjutkan Pendidikan Spesialis

MAKASSAR – Lima dokter muda asal Kabupaten Nduga resmi diserahkan kepada manajemen Rumah Sakit Universitas…

1 hari ago