Daerah

BTM Kukuhkan PAC PDI Perjuangan Jayapura, Ingatkan SK Adalah Mandat untuk Bekerja dan Melayani Rakyat

JAYAPURA-Ketua DPD Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) Provinsi Papua, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengukuhkan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kota Jayapura, Rabu (23/9).

Dalam pengukuhan tersebut BTM mengingatkan kepada PAC PDI Perjuangan di Kota Jayapura untuk bertanggungjawab dalam menjalankan tugasnya sebagai pengurus.

“Saudara-saudari yang hari ini dikukuhkan, bukan hanya nama saudara yang dikukuhkan. Yang dikukuhkan adalah tanggung jawab saudara,” tegas BTM.

Terkait hal ini, BTM yang pernah mendapat kepercayaan rakyat memimpin Kota Jayapura selama dua periode meminta seluruh pengurus untuk memikirkan apa yang akan dikerjakan.

“Setelah acara ini selesai, jangan pulang hanya dengan perasaan bahwa sekarang saya sudah menjadi pengurus. Pulanglah dengan pertanyaan, setelah saya menjadi pengurus, apa yang akan saya kerjakan?,” pintanya.

“Jadi saya mau bilang sederhana bahwa SK itu bukan surat untuk duduk. SK itu surat untuk bekerja. Kalau setelah dikukuhkan hari ini lalu besok kita hilang, satu bulan tidak kelihatan, tiga bulan tidak aktif, kemudian muncul lagi kalau ada acara besar, itu berarti yang aktif bukan pengurusnya. Namun yang aktif hanya namanya di dalam SK,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, BTM juga meminta seluruh PAC harus tahu apa yang terjadi di distriknya. Selain itu, dirinya juga meminta agar PAC harus hadir di tengah masyarakat.

“Sebab rakyat tidak setiap hari bertemu dengan Ketua DPD. Rakyat juga tidak setiap hari bertemu dengan Ketua DPC. Yang paling dekat dengan mereka justru saudara-saudara yang berada di PAC dan ranting,” tambahnya.

BTM kembali mengingatkan bahwa terkadang masyarakat tidak meminta terlalu banyak. Mereka hanya ingin didengar.

“Pengurus PAC harus tahu apa yang terjadi di distriknya. Pengurus ranting harus tahu apa yang terjadi di kelurahan dan kampungnya. Tidak berarti semua persoalan harus kita selesaikan sendiri.

Tidak mungkin. Tetapi paling tidak masyarakat tahu bahwa ada orang yang mau mendengar kami,” ucapnya.

Dalam menyelesaikan persoalan di masyarakat, dirinya mengingatkan PAC agar tidak sembarang memberi janji.

“Kalau kita mampu membantu, bantu. Kalau belum mampu, jangan kasih janji sembarang. Kalau persoalan itu harus dibawa ke tingkat DPC, bawa ke DPC. Kalau harus diteruskan ke DPD, teruskan. Yang penting jangan masyarakat datang membawa masalah, kemudian pulang membawa janji baru,” tutupnya.(nat)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Tokoh Papua Pegunungan Dopen Wakerkwa Minta Kritik Ismail Asso Disertai Data dan Solusi, Bukan Sekadar Pernyataan dari Jakarta

WAMENA – Tokoh dan intelektual Papua Pegunungan, Dopen Wakerkwa, SH, menyayangkan sikap salah satu anggota…

41 menit ago

Polres Nduga Gelar Pembinaan Mental dan Rohani, Personel Didorong Perkuat Iman dan Integritas dalam Melayani Masyarakat

NDUGA – Jajaran Polres Nduga terus memperkuat kesiapan mental dan rohani personel sebagai bagian dari…

20 jam ago

Seleksi PAG dan SBP Polri 2026 Dimulai, Peserta di Papua Tengah Teken Pakta Integritas untuk Proses Bersih, Transparan, dan Akuntabel

Nabire - Seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) dari Bintara ke Perwira Polri T.A. dan Sekolah…

20 jam ago

Kapolda Papua Tengah Kirim 43 Jenis Obat dan Vitamin ke Beoga, Wujudkan Kepedulian terhadap Pelayanan Kesehatan Masyarakat Pedalaman

Puncak – Kebutuhan obat-obatan menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat di wilayah pedalaman Papua Tengah. Untuk…

20 jam ago

Pemerintah Papua Pegunungan Bersama TNI-Polri dan Forkopimda Gelar Rakor Kamtibmas, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah

WAMENA — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama jajaran TNI-Polri dan pemerintah kabupaten memperkuat koordinasi untuk…

1 hari ago

Gubernur John Tabo Terima Sertifikat KIPP Gunung Susu Dari BPN Jayawijaya

WAMENA, 23 September 2026 — Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (H.C.) John Tabo, S.E., M.B.A., menerima…

1 hari ago