Jelang Nataru, DPRK Mamberamo Tengah Minta Operasi Pasar Digencarkan

- Penulis

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOBAKMA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mamberamo Tengah, Piter Togodly, S.IP meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengendalikan harga bahan pokok makanan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Permintaan tersebut disampaikan menyusul adanya keluhan dari masyarakat terkait kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar. Kenaikan harga dinilai cukup memberatkan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah, di tengah persiapan menyambut hari besar keagamaan.

“Pemerintah daerah melalui dinas terkait perlu melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi dan stok bahan pokok. Selain itu, operasi pasar dan koordinasi dengan distributor dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga. Apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru, kebutuhan masyarakat biasanya meningkat. Karena itu, pemerintah daerah harus hadir memastikan harga bahan pokok tetap terjangkau dan ketersediaannya aman,” ungkap Pieter kepada wartawan, Kamis (18/12/2025).

Politisi Partai Nasdem dengan tegas meminta kepada pemerintah daerah yang menemukan para pelaku usaha yang nakal untuk ditindak tegas dengan mencabut izin usahanya. Hal itu harus dilakukan untuk memberikan efek jera sehingga para pedagang.

“Saya kira mengenai hal ini, kita berharap pemerintah daerah harus tegas, supaya ini jadi pelajaran baru, untuk menjaga semua harga bahan pokok makanan stabil di tahun-tahun yang akan datang di Kabupaten Mamberamo Tengah,” lugasnya.

Pieter mengimbau para pedagang untuk tidak menaikkan harga secara sepihak dan tetap mengedepankan rasa tanggung jawab sosial demi menjaga situasi ekonomi dan keamanan daerah tetap kondusif. Menurutnya para pedagang tidak boleh menjadikan momentum Natal menjadi ajang meraup keuntungan sebesar-besarnya.

“Kami meminta para pedagang agar tetap mengedepankan etika usaha dan tidak mengambil keuntungan berlebihan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat yang hendak merayakan Natal. Apabila kedapatan hati-hati, pasti akan kami minta untuk ditindak tegas,” pungkasnya.

 

Pieter menambahkan bahwa fungsi pengawasan terhadap rantai pasok harus diperketat, termasuk meningkatkan koordinasi lintas dinas terkait dan aparat keamanan. Dinas Prindakop juga diharapkan segera melakukan operasi pasar dan memastikan pasokan tersedia di seluruh daerah agar gejolak harga dapat dicegah sedini mungkin.

Tak itu saja, Pieter juga meminta masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan indikasi penimbunan atau permainan harga di tingkat distributor maupun pedagang kios.

“Momentum Natal dan Tahun Baru seharusnya menjadi waktu bagi masyarakat untuk merayakan dengan tenang, bukan justru dibebani kekhawatiran oleh lonjakan harga bahan pokok ” tutupnya.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Dipicu Kecelakaan Lalu Lintas, Konflik Antarkelompok di Distrik Napua Berhasil Dikendalikan Berkat Respons Cepat Polres Jayawijaya
SOSIALISASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PERCEPATAN AKTIVASI IKD KABUPATEN PUNCAK JAYA
Realisasi APBD Papua Pegunungan Capai 55,53 Persen, Pendapatan Daerah Tembus 78 Persen hingga Akhir Oktober 2026
Bupati Lanny Jaya Tekankan Tanggung Jawab dan Ketepatan Pelaksanaan Anggaran Perubahan TA 2026
Dukung Hilirisasi Perikanan Air Tawar, Pemprov Papua Pegunungan Serahkan Peralatan Pascapanen Lengkap kepada Kelompok Usaha Wam Konakma di Woma
20 Personel Polda Papua Tengah Lulus Seleksi PAG dan SBP 2026, Siap Tingkatkan Profesionalisme serta Pengabdian kepada Masyarakat
11 Rumah Kios di Puncak Jaya Hangus Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya
DWP Papua Pegunungan Tekankan Pentingnya Pembinaan Generasi Muda, KNPI Disebut Sebagai Laboratorium Pencetak Pemimpin Masa Depan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:20 WIT

Dipicu Kecelakaan Lalu Lintas, Konflik Antarkelompok di Distrik Napua Berhasil Dikendalikan Berkat Respons Cepat Polres Jayawijaya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:56 WIT

SOSIALISASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PERCEPATAN AKTIVASI IKD KABUPATEN PUNCAK JAYA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:56 WIT

Realisasi APBD Papua Pegunungan Capai 55,53 Persen, Pendapatan Daerah Tembus 78 Persen hingga Akhir Oktober 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:39 WIT

Bupati Lanny Jaya Tekankan Tanggung Jawab dan Ketepatan Pelaksanaan Anggaran Perubahan TA 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:02 WIT

Dukung Hilirisasi Perikanan Air Tawar, Pemprov Papua Pegunungan Serahkan Peralatan Pascapanen Lengkap kepada Kelompok Usaha Wam Konakma di Woma

Berita Terbaru