WAMENA – Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat merespons aksi saling serang antarkelompok masyarakat di Kampung Sapalek, Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (28/10/2026), sekitar pukul 05.20 WIT.
Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Senin (26/10/2026) di Kampung Ilekma, Distrik Napua.
Kehadiran personel kepolisian di lokasi bertujuan meredam ketegangan, mencegah meluasnya konflik, serta memulihkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Jayawijaya, AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.I.K., menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Masyarakat Adat (LMA), tokoh adat, tokoh agama, tokoh intelektual, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh pihak yang selama ini membantu kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jayawijaya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran bersama dalam memberantas peredaran narkotika jenis sabu-sabu, ganja, dan minuman keras yang kerap menjadi faktor pemicu kecelakaan lalu lintas maupun tindakan kekerasan yang berujung pada konflik sosial.
Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persaudaraan, menjaga kedamaian, serta mengedepankan penyelesaian masalah secara bijaksana agar konflik serupa tidak kembali terjadi.
“Mari kita jaga persaudaraan dan kedamaian di tanah Papua yang kita cintai, polisi bersama masyarakat,” demikian ajakan Kapolres Jayawijaya.
Sinergi antara kepolisian, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan terus terjaga guna menciptakan situasi keamanan yang kondusif di Kabupaten Jayawijaya.















