Daerah

Industri Sagu Papua Masuk RPJMN 2025–2029, Pemerintah Siapkan Hilirisasi

Jakarta, 18 Desember 2025. Agenda pengembangan sagu di wilayah Papua menjadi perhatian serius Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Pengarahan Presiden kepada Komite Eksekutif Papua dan Kepala Daerah se-Pulau Papua di Istana Negara, pada 16 Desember 2025.

Dalam arahan pengantarnya, Ketua Komite Eksekutif Papua Velix Wanggai menjelaskan bahwa Papua menjadi bagian strategis dalam transformasi Indonesia. Dalam konteks itu, transformasi ekonomi yang menuju ketahanan pangan dan energi. Setiap daerah,, mulai dari kampung, kecamatan, kabupaten dan provinsi harus mengatur langkah terpadu menuju swasembada pangan dan energi.

Bagi Papua, Presiden Prabowo menekankan untuk mendorong komoditas singkong, jagung dan sagu. Dari 6,5 juta hektare lahan sagu di dunia, sekitar 5,5 juta hektare atau 85%-nya berada di Indonesia, dengan Papua sebagai wilayah terluas. Hal ini menjadi kekuatan Indonesia untuk penguatan ketahanan pangan dan energi ke depan.

Saat dialog dengan Presiden Prabowo ini, Bupati Sorong Selatan, Petronela Krenak menjelaskan Kabupaten Sorong Selatan memiliki hutan sagu yang luas sekitar 149.778,42 Ha.

Dalam perjalanan sejak tahun 2012, PT. Perhutani pernah menanamkan investasi pabrik sagu di Distrik Kais, Kampung Tapuri, Kp. Kais, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya.

Dalam pandangan Bupati Sorong Selatan, bahwa proses persiapan investasi industri sagu di Distrik Kais telah dimulai dengan pembangunan jalan dan jembatan oleh Kementerian PUPR. Namun saat ini, investasi sagu dari PT. Perhutani berhenti. Dukungan dari lintas Kementerian juga berhenti.

Karena itu, Bupati Petronela Krenak mengusulkan kepada Presiden Prabowo untuk mewujudkan kembali industri sagu di Kabupaten Sorong Selatan.

Ketua Komite Eksekutif Papua Velix Wanggai, menceritakan bahwa Presiden Prabowo menyimak serius usulan Bupati Sorong Selatan untuk re-aktivasi industri sagu ini. Merespon usulan Bupati Sorong Selatan, Presiden Prabowo menginstruksikan agar Danantara dan PT Agrinas, holding BUMN di sektor perkebunan dan pertanian untuk menjajaki investasi sagu di Papua, khususnya dalam menghidupkan kembali industri sagu yang pernah dibangun PT. Perhutani.

Kebijakan pengembangan sagu di Papua telah ditegaskan Presiden Prabowo dalam 3 dokumen arah pembangunan nasional, di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025 – 2029 dan Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua Tahun 2025 – 2029.

Dalam desain besar pembangunan nasional ini, Presiden Prabowo menekankan pengembangan sentra-sentra sagu di kawasan selatan Papua, seperti di Kabupaten Mappi, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Waropen, dan Kabupaten Sorong Selatan, jelas Velix Wanggai.

Dengan perwilayahan komoditas kawasan dalam 5 tahun ini, Komite Eksekutif Papua telah menetapkan agenda kerja pengembangan industri sagu, baik skala mikro, menengah dan makro secara terpadu, lintas Kementerian/Lembaga, BUMN serta pihak dunia usaha sebagai offtaker, pasar dari produksi sagu Papua, serta kebijakan hilirisasi sagu untuk pasar nasional dan global.

Sebagai komoditas masa depan, sagu juga merupakan bagian dari penting dari ikatan sosiologis, budaya dan ekologi masyarakat asli Papua. Sagu adalah peradaban Papua, sehingga kebijakan pengembangan sagu di Papua, dikelola secara terpadu dan berkelanjutan berbasis kearifan lokal, jelas Velix Wanggai.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

DWP dan DP3KB Kabupaten Nduga Bersinergi Turunkan Risiko Stunting di Nduga

KENYAM, 18 Juni 2026 – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Nduga bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan,…

33 menit ago

Ikuti Sidak Pasar Gabungan, PKK Nduga: Pedagang Wajib Jual Produk Bergizi, Bukan Ancaman Kesehatan Anak

KENYAM, 18 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga bersama TP PKK menunjukkan komitmen kuat menjaga…

1 jam ago

Apresiasi Gubernur John Tabo: WTP Bukti Transparansi dan Akuntabilitas Papua Pegunungan

Wamena, 18 Juni 2026 – Gubernur Papua Pegunungan John Tabo menyampaikan apresiasi kepada BPK RI…

2 jam ago

Papua Pegunungan Kembali Raih Opini WTP dari BPK atas LKPD 2025

Wamena, 18 Juni 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian…

3 jam ago

Disperindagkop Nduga Gelar Sidak Pasar, Pastikan Harga Stabil dan Barang Layak Konsumsi

KENYAM, 18 Juni 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM…

4 jam ago

Kuasa Hukum Ludya Eruleke Logo Daftarkan Praperadilan Atas Penetapan Tersangka di Polda Papua

Jayapura, 17 Juni 2026 — Tim Kuasa Hukum Ludya Eruleke Logo, S.STP., M.Si. dari Kantor…

8 jam ago