Daerah

GMKI Jayapura Dorong Polda Papua Usut Kasus Dugaan Pemalsuan Tandatangan dan Penyalahgunaan Administrasi di KPU Kota Jayapura

JAYAPURA- Koordinator Devisi (Kodiv)Hukum dan Pengawasan KPU Kota Jayapura resmi melaporkan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jayapura (AM) ke Kepolisian Daerah (Polda) Papua Pada (18/01/2025), terkait dugaan pemalsuan tandatangan dan penyalahgunaan administrasi di KPU Kota Jayapura.

Menanggapi hal ini, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI)  Cabang Jayapura mendorong Polda Papua segera mengusut tuntas kasus ini dan menetapkan tersangka.

“Kami mendukung penuh upaya proses hukum yang akan ataupun sedang berjalan yang dilakukan oleh salah satu Sekretaris KPU Kota Jayapura berinisial AM,” kata Ketua Cabang GMKI Jayapura, Lalius Kabak dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (28/1/2025).

“Polda harus serius agar segera ada kejelasan terkait kasus ini sehingga jika terdapat bukti maka harus ditetapkan tersangka”, lanjutnya.

GMKI cabang Jayapura menegaskan, oknum-oknum yang menfaatkan keuntungan dana hibah yang diperoleh oleh pajak rakyat kepada lembaga tertentu.

“GMKI Cabang Jayapura menegaskan dukungannya kepada Kordiv Hukum dan pengawas KPU Kota dan Polda Papua terkait kasus ini,” ujar Lalius.

Menurut Lalius, komitmen Presiden Prabowo untuk memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memberantas korupsi dan narkoba, seperti yang tertuang dalam poin ketujuh Asta Cita, harus diwujudkan secara nyata.

“Ini menjadi harapan besar bagi publik untuk melihat perubahan yang lebih baik,” tambah Lalius.

Dalam momentum ini, GMKI Cabang Jayapura juga mengingatkan pentingnya solidaritas bersama dalam menghadapi penyalahgunaan kewenangan merusak nama baik sebuah lembaga pemerintah. Lalius mengatakan semua pihak, termasuk Inspektorat Kota Jayapura, harus memeriksa dana hibah pemerintah kota Jayapura yang di hibahkan ke KPU kota Jayapura.

Kami GMKI Cabang Jayapura meminta Polda untuk bekerja secara profesional dan independen dalam memastikan bahwa seluruh proses hukum dilakukan sesuai dengan bukti yang ada,” ujarnya.

Penanganan kasus ini harus menjadi bukti nyata bahwa hukum di Indonesia tidak pandang bulu dan bekerja untuk melindungi hak setiap warga sebagai pelapor.

“Kami meminta inspektorat kota Jayapura agar segera memeriksa dana hibah KPU Kota Jayapura,” tegasnya.

“Kami juga mengajak Generasi muda harus berada di garis depan dalam memperjuangkan transparansi dan akuntabilitas lembaga publik,” tutupnya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Dipicu Kecelakaan Lalu Lintas, Konflik Antarkelompok di Distrik Napua Berhasil Dikendalikan Berkat Respons Cepat Polres Jayawijaya

WAMENA – Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat merespons aksi saling serang antarkelompok masyarakat di…

42 menit ago

SOSIALISASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PERCEPATAN AKTIVASI IKD KABUPATEN PUNCAK JAYA

MULIA, 29 Oktober 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil…

1 jam ago

Realisasi APBD Papua Pegunungan Capai 55,53 Persen, Pendapatan Daerah Tembus 78 Persen hingga Akhir Oktober 2026

WAMENA – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Badan Pengelola Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD)…

3 jam ago

Bupati Lanny Jaya Tekankan Tanggung Jawab dan Ketepatan Pelaksanaan Anggaran Perubahan TA 2026

TIOM, 29 Oktober 2026 — Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, S.Pd., menegaskan pentingnya tanggung jawab,…

3 jam ago

Dukung Hilirisasi Perikanan Air Tawar, Pemprov Papua Pegunungan Serahkan Peralatan Pascapanen Lengkap kepada Kelompok Usaha Wam Konakma di Woma

WAMENA, 29 Oktober 2026 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Peternakan dan Perikanan menyerahkan…

6 jam ago

20 Personel Polda Papua Tengah Lulus Seleksi PAG dan SBP 2026, Siap Tingkatkan Profesionalisme serta Pengabdian kepada Masyarakat

NABIRE – Sebanyak 20 personel Polda Papua Tengah dinyatakan lulus terpilih dalam Sidang Kelulusan Seleksi…

8 jam ago