Daerah

Dinas Kesehatan Jayawijaya Tingkatkan Kapasitas Medis untuk Penanggulangan HIV/AIDS

Wamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mengambil langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dengan menggelar pelatihan intensif penanggulangan HIV/AIDS. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem kesehatan yang lebih responsif dan berdaya guna dalam menangani tantangan kesehatan masyarakat.

Pelatihan ini melibatkan tenaga medis dari berbagai daerah, termasuk Jayawijaya, Yalimo, Mamberamo Tengah, Tolikara, dan Lanny Jaya, serta tenaga kesehatan dari rumah sakit setempat. Selain menghadirkan narasumber dari Provinsi Papua Induk, kegiatan ini juga didukung oleh lembaga yang fokus pada penanganan HIV/AIDS di Papua.

Meningkatkan Kapasitas dan Kesadaran
Kepala Dinas Kesehatan Jayawijaya, Lesmana Tabuni, SKM MM, menegaskan bahwa kesehatan masyarakat tidak bisa hanya bertumpu pada kebijakan, tetapi harus ditopang oleh tenaga medis yang terlatih dan memiliki semangat tinggi.

“Penanggulangan HIV/AIDS adalah tantangan serius. Bukan sekadar isu lama, tetapi ancaman nyata yang harus ditangani dengan strategi tepat dan tenaga medis yang kuat,” tegasnya.

Mobilisasi penduduk yang semakin tinggi di Papua Pegunungan meningkatkan potensi penyebaran HIV/AIDS, sehingga tenaga medis harus dipersiapkan dengan baik untuk melakukan deteksi dini, memberikan edukasi, dan menangani pasien secara profesional.

Selama dua hari berturut-turut, peserta mendapatkan materi dari pakar HIV/AIDS dan mengikuti diskusi interaktif tentang strategi penanggulangan penyakit. Mereka juga diwajibkan menerapkan ilmu yang diperoleh, agar dapat aktif melakukan kampanye edukasi saat kembali ke wilayah tugas masing-masing.

Pendekatan Terpadu untuk Pencegahan HIV/AIDS
Pelatihan ini juga memastikan tenaga medis memahami pentingnya deteksi dini, terutama bagi ibu hamil, usia produktif, dan orang dewasa.

“Kami tidak hanya ingin peserta sekadar menerima teori, tetapi mereka harus membawa perubahan nyata. Mereka harus menjadi agen perubahan, mengedukasi masyarakat, dan memastikan penanggulangan HIV/AIDS dilakukan dengan pendekatan yang lebih efektif,” tambah Lesmana Tabuni.

Sebagai pusat perputaran ekonomi dan pendidikan, Kabupaten Jayawijaya menjadi daerah yang lebih rentan terhadap peningkatan kasus HIV/AIDS. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat harus diperkuat, dan tenaga medis ditingkatkan kapasitasnya untuk menghadapi tantangan ini.

“Dengan pelatihan ini, tenaga kesehatan di Jayawijaya tidak hanya berperan sebagai garda terdepan dalam penanganan HIV/AIDS, tetapi juga menjadi katalisator perubahan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan,” tutupnya.

Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam penanggulangan HIV/AIDS di Papua Pegunungan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum

Wamena – Gugatan praperadilan yang diajukan kuasa hukum mantan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten…

10 jam ago

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

TIMIKA – Kesan pertama yang dirasakan Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak saat menginjakkan kaki…

11 jam ago

Distrik Yigi, Dal, Mbua, dan Mbulmu Yalma Terima Bantuan Beras dari Pemkab Nduga

Nduga – Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyalurkan bantuan pangan berupa 4…

11 jam ago

Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak Digelar di Distrik Dokome

Dokome, 17 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak,…

13 jam ago

Dana Otsus 2026 Dukung Penguatan Data Gender dan Anak di Wuyuneri

Wuyuneri, 15 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak…

14 jam ago

Papua Pegunungan Perkuat Sinergi Nasional di Munaslub APPSI 2026

Lombok Barat, 16 Juli 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi…

15 jam ago