Bersama Mencari Solusi Atasi Persoalan Bencana di Puncak

- Penulis

Minggu, 13 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE – Pemerintah pusat dan pemerintah derah akan mencari solusi dalam mengatasi krisis pangan akibat cuaca ekstream yang secara periode terjadi di Papua Tengah. Dimana sebelumnya terjadi bencana krisis pangan di Distrik Agandugume dan Limbewi Kabupaten Puncak, yang mengakibatkan 6 orang meninggal dunia dan 7.500 orang kelaparan.

Langkah cepat itu dilakukan oleh Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI dengan mengajak lintas kementrian dibawahnyam melakukan rapat dengan Gubernur Papua Tengah DR. Ribka Haluk, S.Sos., MM, Bupati Puncak Willem Wandik dan Pangdam XVII/Cendrawasih serta Kapolda Papua di Jakarta pada tanggal 9 Agustus 2023 lalu.

Gubernur Papua Tengah melalui, Plh. Sekda Papua Tengah, Anwar H Damanik, SSTP., MM menjelaskan saat ini kondisi masyarakat di Distrik Agandugume dan Limbewi Kabupaten Puncak berangsung-angsur membaik, pasca masuknya bantuan pangan.

“Kita sudah ketahui bersama bahwa pemerintah daerah dibantu pemerintah pusat serta TNI-Polri secara bahu membahu mendorong bantuan ke Agandugume dan Limbewi, sehingga kini masyarakat disana telah ditangani dengan baik, pasca masyarakat gagal panen akibat cuaca ekstream,” jelasnya, Sabtu (12/8/2023).

Anwar menegaskan pemerintah daerah berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam mengatasi krisis pangan di Kabupaten Puncak. Akan tetapi, bantuan ini merupakan solusi jangka panjang.

“Melalui rapat bersama Mentri PMK bersama lintas Kementrian jajarannya, Pj Gubernur, Bupati, Kapolda dan Pangdam, dibahas tentang bagaimana percepatan penanganan bencana pangan atau terjadi cuaca ekstream yang secara periode dialami daerah di Pemprov Papua Tengah,” tuturnya.

Anwar menambahkan detal rapat bersama Mentri PMK dan jajarannya nantinya akan dibahwa oleh seluruh jajaran Pemprov Papua Tengah bersama Pemda Kabupaten Puncak. Namun, pada prinsipnya pihaknya berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh semua pihak, khususnya pemerintah pusat atas permasalahan yang dihadapi masyarakat di Papua Tengah.

“Kita tau bersama rencana pemerintah pusat akan membangun pusat lumbung pangan permanen di Papua Tengah, untuk mengatasi cuaca yang susah ditebak di beberapa daerah. Ini adalah langkah stretgis yang dibutuhkan masyarakat,” tutupnya.(Roy/gin)

Berita Terkait

Wamendagri Luruskan Persepsi: OAP Tidak Bisa Disebut Minoritas
Ketua Sinode GIDI Resmikan dan Buka Gedung Gereja Jemaat GIDI Agape Eo Wiyuneri
Gubernur Papua Pegunungan Pastikan Perdamaian Konflik Jayawijaya Digelar 23 Mei di Mapolres Jayawijaya
Velix Wanggai Dorong “MBG Rasa Papua”, Program Gizi Nasional Dinilai Jadi Motor Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja di Papua Pegunungan
Polres Intan Jaya Awasi Ketat Distribusi Beras Bulog dan Minyak Kita ke Sugapa
Kericuhan Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC, Polda Papua Bergerak Cepat Amankan Situasi
Plt Kapolres Puncak Jaya Bersama TNI Gelar Patroli Dialogis Jalan Kaki di Distrik Mulia
Wakil Gubernur Ones Pahabol Dorong Papua Pegunungan Jadi Pusat Pertumbuhan Digital Melalui Community Gateway Wamena

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:42 WIT

Wamendagri Luruskan Persepsi: OAP Tidak Bisa Disebut Minoritas

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:55 WIT

Ketua Sinode GIDI Resmikan dan Buka Gedung Gereja Jemaat GIDI Agape Eo Wiyuneri

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:08 WIT

Gubernur Papua Pegunungan Pastikan Perdamaian Konflik Jayawijaya Digelar 23 Mei di Mapolres Jayawijaya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:09 WIT

Velix Wanggai Dorong “MBG Rasa Papua”, Program Gizi Nasional Dinilai Jadi Motor Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja di Papua Pegunungan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:49 WIT

Polres Intan Jaya Awasi Ketat Distribusi Beras Bulog dan Minyak Kita ke Sugapa

Berita Terbaru