Gereja Bersatu: Hentikan Militerisasi, Utamakan Dialog di Papua

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA-Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI) yang terdiri dari PGI, KWI, PGPI, PGLII, PBI, BK, GMAHK, dan GOI mengeluarkan Pernyataan Sikap Bersama bertajuk “Mengakhiri Krisis Kemanusiaan di Tanah Papua, Mengedepankan Martabat Manusia, Dialog, dan Keadilan, Bukan Militerisasi” pada 16 Juli 2026 di Jakarta.

Lebih dari lima dekade setelah Papua berintegrasi dengan NKRI, luka kemanusiaan masih terus berulang. Konflik bersenjata menelan korban jiwa dari berbagai kalangan, termasuk perempuan, anak-anak, tokoh agama, tenaga kesehatan, guru, petani, dan masyarakat adat. Gereja menegaskan bahwa keamanan sejati tidak lahir dari senjata, melainkan dari keadilan, penghormatan martabat manusia, dan dialog tulus.

📌 Poin-Poin Pernyataan Sikap:

  1. Keprihatinan mendalam atas krisis kemanusiaan yang terus merenggut nyawa tanpa henti. Gereja menyerukan penghentian segala bentuk kekerasan demi keselamatan warga sipil.
  2. Evaluasi pendekatan keamanan: Gereja menilai dominasi militeristik tidak menghadirkan perdamaian, justru memperpanjang trauma dan pengungsian.
  3. Prioritas penanganan pengungsi internal (IDPs): Ribuan warga Papua masih hidup dalam keterbatasan pangan, kesehatan, pendidikan, dan perlindungan.
  4. Dialog kemanusiaan sebagai jalan bermartabat: Gereja menegaskan bahwa dialog bukan kelemahan negara, melainkan wujud kedewasaan demokrasi.
  5. Presiden RI diminta menempatkan penyelamatan kehidupan manusia sebagai prioritas tertinggi dalam setiap kebijakan di Papua.
  6. Penguatan pelayanan kemanusiaan gereja: Melalui kesehatan, trauma healing, rekonsiliasi, pendidikan perdamaian, dan pemberdayaan masyarakat.
  7. Menolak stigma terhadap pelayanan gereja: Gereja menegaskan pelayanan kemanusiaan tidak boleh dicurigai sebagai keberpihakan politik atau separatisme.

✝️ Penutup

FUKRI mengajak seluruh gereja di Indonesia untuk terus berdoa bagi Papua dan bangsa Indonesia, agar Tuhan membuka jalan perdamaian serta mengaruniakan hikmat bagi para pemimpin bangsa. Gereja berpihak pada kehidupan, bukan kekerasan, sebagaimana firman Tuhan dalam Mikha 6:8: “Berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu.”

Jakarta, 16 Juli 2026 Ditandatangani oleh para pimpinan gereja: PGI – Pdt. Jacklevyn Frits Manupetty PGPI – Pdt. Eliver Radjagoekgoek PBI – Pdt. Rendy Alexander Chuang GMAHK – Pdt. Frend Frans KWI – RM. Aloysius Budi Purnomo PGLII – Pdt. Ronny Mandang GBK – Kolonel Hosea Makagiantang GOI – Metrophanes Dedy Sutanto

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya
Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink
HUT Polwan ke-78: Polwan Polres Jayawijaya Gelar Bakti Sosial di Pasar Potikelek
Kadis Kominfo Akbar: Internet Harus Jadi Sumber Belajar, Bukan Sekadar Hiburan
Bupati Yuni Wonda: Pendidikan Prioritas, Generasi Muda Harus Melek Teknologi
Apresiasi FOCIM Kota Jayapura, BTM: Keluarga Diberkati, Kota Diberkati
Sosialisasi Stunting Digelar Serentak di Distrik Ilu dan Dokome
DP3AKB Puncak Jaya Gelar Edukasi Gizi, Libatkan Keluarga dan Tenaga Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 18:24 WIT

Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya

Kamis, 3 September 2026 - 17:03 WIT

Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink

Kamis, 3 September 2026 - 15:46 WIT

HUT Polwan ke-78: Polwan Polres Jayawijaya Gelar Bakti Sosial di Pasar Potikelek

Kamis, 3 September 2026 - 15:18 WIT

Kadis Kominfo Akbar: Internet Harus Jadi Sumber Belajar, Bukan Sekadar Hiburan

Kamis, 3 September 2026 - 14:16 WIT

Bupati Yuni Wonda: Pendidikan Prioritas, Generasi Muda Harus Melek Teknologi

Berita Terbaru