Hukum & Kriminal

2 Pendulang Emas Selamat dari Serangan KKB Usai 8 Hari Sembunyi di Hutan

DEKAI – Dua pendulang emas dilaporkan selamat dari penyerangan dan pembunuhan pendulang emas oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Mereka adalah Suwito dan Johanis Adu. Keduanya berhasil selamat setelah 8 hari sembunyi di dalam hutan. “Saya lari ke dalam hutan, makan apa adanya,” ucap Suwito kepada Satgas Damai Cartenz, Selasa (15/4/2025).

Pria asal Medan, Sumatera Utara ini mengaku selamat berkat informasi dari kepala dusun atau pemilik tanah.  Ia pun memberanikan diri lari keluar hutan untuk mencari pertolongan usai 8 hari bersembunyi.

“Alhamdulillah kita mendapat pertolongan dari aparat kepolisian. Saya berterima kasih kepada bapak polisi yang selamatkan kami. Kita bisa sampai diangkut hingga sampai di Bandara Nop Goliat Dekai,” ungkapnya.

Suwito mengaku sudah 2 tahun berada di Yahukimo. Ia mendengar kejadian dari kepala dusun langsung kabur meninggalkan kamp.

Senada diungkapkan Johanis Adu, pria asal Rote. Ia bersembunyi di hutan selama ini dengan mengandalkan sagu.

“Saya berjalan 6 jam hingga ketemu anggota.  Saya kabur meninggalkan kamp setelah mendengar kabar dari ondo atau kepala dusun,” akunya sembari bersyukur sudah tiba selamat di Dekai.

Sementara itu, Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, menyampaikan duka cita kepada para keluarga korban yang meninggal dunia. “Kami bersyukur, karena dua orang selamat lolos dari malapetaka,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih banyak atas kesiapan dan kesigapan dari TNI Polri. “Dokter dan Tim Satgas Damai Cartenz yang sudah bekerja secara maksimal. Terima kasih,” ucapnya.

Berdasarkan data Satgas Damai Cartenz sudah 15 jenazah korban ditemukan. Mereka ditemukan di beberapa titik berbeda. 14 jenazah ditemukan di wilayah Kabupaten Yahukimo, sedangkan 1 jenazah di Kabupaten Pegunungan Bintang. (*)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya

WAMENA, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Nduga terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat Nduga yang…

1 hari ago

Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink

Mulia, 3 September 2026 — Dukungan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua Tahun Anggaran 2026 kembali…

1 hari ago

HUT Polwan ke-78: Polwan Polres Jayawijaya Gelar Bakti Sosial di Pasar Potikelek

WAMENA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Wanita (Polwan) ke-78, jajaran Polwan…

1 hari ago

Kadis Kominfo Akbar: Internet Harus Jadi Sumber Belajar, Bukan Sekadar Hiburan

Mulia, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terus…

1 hari ago

Bupati Yuni Wonda: Pendidikan Prioritas, Generasi Muda Harus Melek Teknologi

Mulia, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terus…

1 hari ago

Apresiasi FOCIM Kota Jayapura, BTM: Keluarga Diberkati, Kota Diberkati

JAYAPURA-Wali Kota Jayapura dua periode (2011–2016 dan 2017–2022), Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengapresiasi kehadiran…

1 hari ago