2 Pendulang Emas Selamat dari Serangan KKB Usai 8 Hari Sembunyi di Hutan

- Penulis

Selasa, 15 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua pendulang emas yang selamat dari serangan KKB di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (Satgas Damai Cartenz)

Dua pendulang emas yang selamat dari serangan KKB di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (Satgas Damai Cartenz)

DEKAI – Dua pendulang emas dilaporkan selamat dari penyerangan dan pembunuhan pendulang emas oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Mereka adalah Suwito dan Johanis Adu. Keduanya berhasil selamat setelah 8 hari sembunyi di dalam hutan. “Saya lari ke dalam hutan, makan apa adanya,” ucap Suwito kepada Satgas Damai Cartenz, Selasa (15/4/2025).

Pria asal Medan, Sumatera Utara ini mengaku selamat berkat informasi dari kepala dusun atau pemilik tanah.  Ia pun memberanikan diri lari keluar hutan untuk mencari pertolongan usai 8 hari bersembunyi.

“Alhamdulillah kita mendapat pertolongan dari aparat kepolisian. Saya berterima kasih kepada bapak polisi yang selamatkan kami. Kita bisa sampai diangkut hingga sampai di Bandara Nop Goliat Dekai,” ungkapnya.

Suwito mengaku sudah 2 tahun berada di Yahukimo. Ia mendengar kejadian dari kepala dusun langsung kabur meninggalkan kamp.

Senada diungkapkan Johanis Adu, pria asal Rote. Ia bersembunyi di hutan selama ini dengan mengandalkan sagu.

“Saya berjalan 6 jam hingga ketemu anggota.  Saya kabur meninggalkan kamp setelah mendengar kabar dari ondo atau kepala dusun,” akunya sembari bersyukur sudah tiba selamat di Dekai.

Sementara itu, Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, menyampaikan duka cita kepada para keluarga korban yang meninggal dunia. “Kami bersyukur, karena dua orang selamat lolos dari malapetaka,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih banyak atas kesiapan dan kesigapan dari TNI Polri. “Dokter dan Tim Satgas Damai Cartenz yang sudah bekerja secara maksimal. Terima kasih,” ucapnya.

Berdasarkan data Satgas Damai Cartenz sudah 15 jenazah korban ditemukan. Mereka ditemukan di beberapa titik berbeda. 14 jenazah ditemukan di wilayah Kabupaten Yahukimo, sedangkan 1 jenazah di Kabupaten Pegunungan Bintang. (*)

Penulis : Syaiful

Editor : Achmad

Sumber Berita: Satgas Damai Cartenz

Berita Terkait

Kapolda Cup I 2026 Masuki Perempat Final, Empat Tim SMP Nabire Berebut Tiket ke Final
Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan Anak Papua, Kapolres Puncak Jaya dan Bhayangkari Turun Langsung Berikan Perlengkapan Sekolah kepada Siswa SD Negeri Mulia
Perkuat Iman dan Integritas Pelayanan, Kantor Pertanahan Jayawijaya Gelar Ibadah Rutin Bulanan Persekutuan Doa Oikumene
Lewat Jumat Curhat, Kapolda Papua Tengah Dengarkan Keluhan Warga soal Narkoba dan Begal
Pemprov Papua Pegunungan Distribusikan 25.000 Bibit Ikan dan 3,8 Ton Pakan, Dorong Ketahanan Pangan serta Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu
Resmi Bergabung, 11 Anggota DPR Papua Pegunungan Jalur Otsus Ucapkan Sumpah dan Janji untuk Sisa Masa Jabatan 2024–2029
Kapolda Papua Tengah Ajak Generasi Muda Jadikan Musik Reggae sebagai Sarana Persatuan, Kreativitas, dan Prestasi Daerah

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:43 WIT

Kapolda Cup I 2026 Masuki Perempat Final, Empat Tim SMP Nabire Berebut Tiket ke Final

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:55 WIT

Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan Anak Papua, Kapolres Puncak Jaya dan Bhayangkari Turun Langsung Berikan Perlengkapan Sekolah kepada Siswa SD Negeri Mulia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:11 WIT

Perkuat Iman dan Integritas Pelayanan, Kantor Pertanahan Jayawijaya Gelar Ibadah Rutin Bulanan Persekutuan Doa Oikumene

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:46 WIT

Lewat Jumat Curhat, Kapolda Papua Tengah Dengarkan Keluhan Warga soal Narkoba dan Begal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:29 WIT

Pemprov Papua Pegunungan Distribusikan 25.000 Bibit Ikan dan 3,8 Ton Pakan, Dorong Ketahanan Pangan serta Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Berita Terbaru