Bupati Willem Wandik: Kasih Fondasi Membangun Gereja, Keluarga, dan Masyarakat

- Penulis

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARUBAGA, TOLIKARA – Suasana penuh sukacita, pujian, dan penyembahan menyelimuti Aula Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Wilayah Toli, Selasa (14/7/2026), saat ribuan jemaat menghadiri Ibadah Pembukaan Konferensi Klasis Konda ke-XX. Kehadiran Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (H.C.) John Tabo, S.E., M.B.A., menjadi penegasan bahwa pembangunan Papua tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui penguatan iman, persatuan, dan ketaatan kepada firman Allah.

Penyambutan Adat Penuh Kehangatan

Gubernur John Tabo tiba di Bandara Karubaga bersama keluarga menggunakan pesawat Mission Aviation Fellowship (MAF) dari Jayapura. Kehadirannya disambut meriah oleh Bupati Tolikara Willem Wandik, Wakil Bupati Yotam Wonda, unsur Forkopimda, pimpinan DPRK, tokoh masyarakat, dan jemaat. Tarian adat serta penyematan mahkota burung cenderawasih menjadi simbol penghormatan dan persaudaraan masyarakat Papua.

Tema Kasih Mula-Mula

Konferensi Klasis Konda ke-XX mengusung tema “Kembalilah kepada Kasih yang Mula-Mula” (Wahyu 2:4–5) dengan subtema “Melalui Konferensi Klasis Ini Marilah Kita Meningkatkan Persaudaraan.” Tema ini menjadi panggilan iman agar umat tidak hanya berbangga atas pertumbuhan gereja, tetapi kembali membangun hubungan yang benar dengan Tuhan.

Dalam sambutannya, Gubernur John Tabo menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar menjalankan tugas sebagai kepala daerah, melainkan memenuhi undangan gereja dan orang tua iman. Ia mengajak jemaat untuk tidak membiarkan kasih kepada Allah memudar, melainkan terus menghidupkan semangat Injil yang diwariskan para misionaris.

“Kasih kepada Tuhan harus diwujudkan melalui kehidupan yang taat kepada firman-Nya, tekun berdoa, menjaga persatuan, serta setia melayani sesama,” ujarnya.

Pesan untuk Generasi Muda Papua

Gubernur juga memberi pesan khusus kepada generasi muda agar tidak menyerah dalam mengejar pendidikan. Ia menekankan bahwa masa depan Papua ditentukan oleh generasi yang takut akan Tuhan, berilmu, berkarakter, dan siap mengabdi bagi bangsa. “Keberhasilan lahir dari doa, didikan orang tua, disiplin, kerja keras, dan kesetiaan melakukan kehendak Allah,” tegasnya.

Dukungan Pemerintah dan Gereja

Bupati Tolikara Willem Wandik dalam sambutannya mengajak jemaat GIDI menghidupkan kembali kasih mula-mula sebagai fondasi utama membangun gereja, keluarga, dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai budaya persaudaraan “Nore Kore, Nabua Kabua” sebagai warisan luhur yang harus diteruskan kepada generasi berikutnya.

Ketua DPRK Tolikara, Meinus W. Yanengga, turut menyampaikan penghormatan kepada para misionaris yang telah menanamkan benih Injil di tanah Toli. Menurutnya, lahirnya para pemimpin saat ini merupakan buah dari pelayanan Injil yang mengubah kehidupan masyarakat.

Ketua Klasis Konda sekaligus Ketua Panitia, Pdt. Agus Kogoya, S.Th., menyampaikan syukur atas penyertaan Tuhan sehingga konferensi dapat terlaksana dengan baik. Ia menjelaskan bahwa konferensi yang berlangsung tiga hari akan mengevaluasi pelayanan gereja, menyusun arah ke depan, serta memilih pemimpin baru untuk melayani 17 jemaat di Klasis Konda.

Bantuan Nyata untuk Pelayanan

Sebagai wujud dukungan, Sekretariat DPRK Tolikara menyerahkan bantuan Rp100 juta untuk mendukung pelaksanaan konferensi. Sementara itu, Gubernur Papua Pegunungan memberikan bantuan Rp1 miliar sebagai bukti sinergi pemerintah dan gereja dalam membangun masyarakat yang beriman, bersatu, dan sejahtera.

Panggilan Iman

Konferensi Klasis Konda ke-XX bukan sekadar agenda organisasi, melainkan panggilan rohani bagi umat Tuhan untuk kembali kepada kasih yang mula-mula, hidup dalam ketaatan kepada firman Allah, menjaga persaudaraan, dan menjadi terang serta garam bagi dunia.

Ketika umat tetap setia melakukan kehendak Tuhan, kasih akan mempersatukan, iman akan menguatkan, dan damai sejahtera Allah akan nyata di tengah masyarakat Papua.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Diskomdigi Tolikara

Berita Terkait

MRP Papua Pegunungan Pertanyakan Kuota IPDN yang Hilang, Tiga Kabupaten Hanya Loloskan Dua Praja dari Jatah Tiga Orang
TP PKK Lanny Jaya Salurkan Modal Usaha Rp85 Juta untuk Mama-Mama Pelaku Usaha Produktif, Perkuat Ekonomi Keluarga dari Kampung hingga Kota
Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu
Dapat Laporan dari Pilot Drone, Polisi dan Damkar Jayawijaya Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Kampung Wouma
Razia Miras di Wamena, Sat Resnarkoba Polres Jayawijaya Amankan Puluhan Botol Minuman Berlabel dari Lokasi yang Diduga Jadi Tempat Penjualan
BBM Subsidi Diduga Dijual Kembali dengan Harga Selangit, DPRK Jayawijaya Soroti Pertalite Eceran di Wamena Capai Rp35 Ribu per Liter
Tangani Keaksaraan, Dispenbud Kota Jayapura Perkuat Jenjang Pendidikan Dasar
DWP Papua Pegunungan Gelar Rangkaian Program Edukatif dan Sosial pada HUT ke-27, Dorong Lahirnya Perempuan Berkarakter dan Berdaya

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:23 WIT

MRP Papua Pegunungan Pertanyakan Kuota IPDN yang Hilang, Tiga Kabupaten Hanya Loloskan Dua Praja dari Jatah Tiga Orang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:31 WIT

TP PKK Lanny Jaya Salurkan Modal Usaha Rp85 Juta untuk Mama-Mama Pelaku Usaha Produktif, Perkuat Ekonomi Keluarga dari Kampung hingga Kota

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:25 WIT

Kasus Pencurian Semen di STKIP Kristen Wamena Mulai Terungkap, Dua Terduga Pelaku Diamankan dan Dua Lainnya Masih Diburu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:47 WIT

Dapat Laporan dari Pilot Drone, Polisi dan Damkar Jayawijaya Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Kampung Wouma

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:41 WIT

Razia Miras di Wamena, Sat Resnarkoba Polres Jayawijaya Amankan Puluhan Botol Minuman Berlabel dari Lokasi yang Diduga Jadi Tempat Penjualan

Berita Terbaru