Daerah

Youth Camp HKBP Papua Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat Ecoprint

Jayapura – Sebanyak 160 peserta mengikuti penyuluhan dan pelatihan ecoprint dalam kegiatan Youth Camp dan Gondang Naposo HKBP Resort Papua yang digelar di Gedung LPMP Kotaraja, Abepura, Kota Jayapura, selama dua hari, Jumat-Sabtu (29-30/5/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Balai Besar KSDA Papua, yakni Penyuluh Kehutanan Ahli Muda Chandra Irwanto Lumban Gaol, S.Hut., M.Si, serta Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Pratama Lily Handayani A Taslim dan Watimena Nababan.

Dalam penyuluhan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai ecoprint sebagai inovasi kreatif ramah lingkungan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi usaha UMKM berbasis bahan alami.

Chandra Irwanto Lumban Gaol mengatakan bahwa ecoprint tidak hanya menghasilkan produk bernilai seni, tetapi juga menjadi bentuk pemanfaatan sumber daya alam secara bijak dan berkelanjutan.

“Ecoprint bukan hanya menghasilkan produk yang memiliki nilai seni tinggi, tetapi juga menjadi bentuk pemanfaatan sumber daya alam secara bijak dan ramah lingkungan. Kami berharap melalui kegiatan ini para peserta dapat melihat peluang usaha kreatif dari bahan-bahan alami yang ada di sekitar,” ujarnya.

Materi yang diberikan meliputi pengenalan ecoprint, teknik pembuatan, alat dan bahan, hingga peluang ekonomi yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai jual tinggi.

Ecoprint sendiri merupakan teknik memindahkan warna dan motif alami dari daun maupun bunga langsung ke kain sehingga menghasilkan corak unik yang berbeda pada setiap produk. Peserta juga dikenalkan dengan dua teknik utama ecoprint, yakni teknik pounding dan teknik kukus.

Teknik pounding dilakukan dengan cara meletakkan daun atau bunga di atas kain lalu dipukul menggunakan palu agar warna dan motifnya berpindah ke kain. Sementara teknik kukus dilakukan dengan menyusun daun pada kain, menggulungnya, kemudian dikukus hingga menghasilkan pola alami yang menarik.

Selain praktik langsung, para peserta juga mendapatkan wawasan mengenai potensi ekonomi ecoprint yang kini semakin diminati pasar karena memiliki nilai eksklusif serta ramah lingkungan. Produk ecoprint dapat dikembangkan menjadi berbagai kerajinan seperti kain, tas, dompet hingga aksesori lainnya.

Lily Handayani A Taslim menambahkan bahwa ecoprint menjadi salah satu alternatif usaha kreatif yang dapat dikembangkan masyarakat dengan memanfaatkan bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

“Selain ramah lingkungan, ecoprint juga memiliki nilai ekonomi yang cukup baik karena setiap motif yang dihasilkan bersifat unik dan tidak bisa dibuat sama persis,” katanya.

Senada dengan itu, Watimena Nababan menyampaikan bahwa pelatihan seperti ini diharapkan mampu meningkatkan kreativitas generasi muda sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

“Kami berharap peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan melalui pemanfaatan bahan alami secara bijak,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Balai Besar KSDA Papua berharap generasi muda Papua semakin kreatif, mandiri, dan mampu mengembangkan UMKM berbasis potensi alam lokal guna meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

“Saran kami kedepan kegiatan Naposobulung HKBP atau Pemuda Batak di Papua dapat menjadi Generasi Hijau, yang mampu membuat Inovasi dengan produk Ecoprint, seperti hal kecil pembuatan spanduk Kegiatan dan kegiatan Bazar kepanitiaan,” pungkasnya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Dari Lima Distrik Menuju Fakultas Kedokteran: Harapan Baru Anak Mamberamo Tengah

Wamena, 26 Mei 2026 – Sebanyak 24 putra-putri asli daerah asal Kabupaten Mamberamo Tengah mengikuti…

4 jam ago

Langkah Berani Bupati Yonas: Membuka Jalur Mandiri Kedokteran untuk Putra-Putri Asli Mamberamo Tengah

Wamena, 26 Mei 2026 – Sebuah langkah bersejarah lahir dari Kabupaten Mamberamo Tengah. Untuk pertama…

5 jam ago

Pemkab Nduga Tegaskan Disiplin Guru: Data Tenaga Pendidik Dimutakhirkan

Kenyam, 29 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Pendidikan, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten…

8 jam ago

Aksi Jambret Berakhir di Laut, Polisi Gunakan Kapal Cepat untuk Tangkap Pelaku

JAYAPURA,– Respon cepat jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jayapura Kota kembali membuahkan hasil dalam penanganan…

20 jam ago

Operasi Damai Cartenz-2026 Gelar Razia Senjata Tajam di Nabire

Nabire, Papua Tengah – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif,…

20 jam ago

Pemerintah Kabupaten NDUGA melalui RSUD Elvrida Sara Kenyam Siapkan Dokter Spesialis Asli Nduga Melalui Kerja Sama Dengan UGM

Yogyakarta, 29 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya…

20 jam ago