Daerah

Wagub Papua Selatan: Halal Bi Halal, Simbol Persaudaraan dan Kedamaian

Merauke – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Selatan, Paskalis Imadawa berharap Ikatan Keluarga Besar Nusa Ina, Ambon dan Lease (Nusalea) Merauke menjaga persaudaraan dan kedamaian

Harapan itu disampaikannya disela-disela sambutannya dalam Halal Bi Halal Ikatan Keluarga Besar Nusa Ina, Ambon dan Lease (Nusalea) setempat di Aula Serbaguna RRI Merauke, Sabtu (5/4/2025).

Mengawali sambutan, Wagub Paskalis mengatakan Gubernur Apolo Safanpo berharap kegiatan seperti ini berlanjut ditahun-tahun mendatang.

Lanjut Paskalis, Gubernur Apolo memohon maaf karena tidak bisa hadir lantaran sementara sedang memimpin rapat bersama organisasi perangkat daerah (OPD) dan Forkopimda membahas terkait penanganan banjir di Merauke.

“Hari ini sejumlah titik di kota Merauke terindentifikasi banjir berat akibat hujan dari malam sampai pagi,”kata Paskalis.

Masih dalam sambutan, Paskalis menegaskan halal bi halal merupakan aset dan juga brand yang perlu dijaga dan dilindungi.

“Ini aset kita, ini juga merupakan brand untuk kita, untuk itu perlu dijaga dan dilindungi,”ujarnya.

Tak hanya setelah idul fitri, kata Wagub Paskalis, tetapi halal bi halal ini terus terjaga dan harus ada dalam kehidupan sehari-hari.

“Mungkin ada salah kata dengan istri, suami, atau tetangga harus segera meminta maaf,”kata dia.

Menurut Paskalis, orang yang meminta maaf itu adalah orang yang sempurna, mengapa demikian lantaran yang bersangkutan hendak memperharui hidupnya, memperbaiki hal-hal yang kurang baik dan keliru.

Wagub Paskalis mengajak Ikatan Keluarga Besar Nusalea agar segan terhadap orang meminta maaf atas kesalahannya, karena tidak semua orang mau meminta maaf.

Selain itu, halal bi halal ini juga diharapkan ditumbuh kembangkan dalam rumah tangga, lingkungan, dan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Melalui momentum itu, Paskalis berharap kedepan Papua Selatan menjadi provinsi yang amat damai, pintu masuk kedamaian,dan menjadi gerbang kedamaian se-tanah Papua.

“Damai dihati, dan damai juga dalam kehidupan kita bermasyarakat sehari-hari,”ujar mantan Wakil Ketua Majelis Rakyat Papua Selatan itu.

Simbol nusalea adalah pela gandong. Untuk itu, rasa persaudaraan tetap dijaga dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara dan juga sebagai umat beragama.

“Mari kita jaga dan pupuk persaudaraan ini. Halal bihalal tidak hanya menjadi kegiatan seremonial belaka tetapi menjadi satu frame dalam kehidupan bermasyarakat khususnya di Papua Selatan,” tambah Wagub Paskalis Imadawa.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Rapat Koordinasi Kamtibmas di Wamena, Kapolda Papua Tegaskan Perlunya Evaluasi Bersama TNI, Polri dan Pemerintah Daerah Hadapi Ancaman Keamanan

WAMENA — Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Patrige Renwarin, SH, M.Si mempertanyakan sejauh mana upaya…

3 jam ago

Tim Olmek Nawa Serukan Netralitas Pemerintah dan SC-OC dalam Rapimpurda Hingga Musda KNPI Yahukimo

DEKAI — Menjelang pelaksanaan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimpurda) dan Musyawarah Daerah (Musda) II KNPI Kabupaten…

4 jam ago

Satgas Damai Cartenz Amankan NB, Diduga Pasukan KKB Batalyon Yamue di Dekai Yahukimo

DEKAI, YAHUKIMO – Tim gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo mengamankan seorang…

4 jam ago

Ketua TP-PKK Nduga Ny. Replina K. Beon Pimpin Pertemuan Rutin Bulanan, Tegaskan Konsistensi Jalankan 10 Program Pokok PKK untuk Kesejahteraan Keluarga

KENYAM, 23 September 2026 — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nduga, Ny. Replina K. Beon,…

5 jam ago

Kapolres Jayawijaya Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Miras, Wanita Muda Ditangkap di Hom-Hom

WAMENA — Satuan Reserse Narkoba Polres Jayawijaya mengamankan seorang wanita berinisial VOMR (24) yang diduga…

5 jam ago

Launching Sekolah Sepanjang Hari, Kapolres Puncak Jaya Bicara Masa Depan Anak Papua

Puncak Jaya – Kapolres Puncak Jaya AKBP Yudha Wicaksono, menyatakan dukungannya terhadap peluncuran Program Sekolah…

6 jam ago