Daerah

Wabup Ronny Elopere: Tak Ada Ampun bagi Pengedar Minuman Keras di Jayawijaya

JAYAWIJAYA– Pemerintah Kabupaten Jayawijaya kembali menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran minuman keras ilegal yang merugikan masyarakat. Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah, termasuk sosialisasi keliling, untuk mengingatkan masyarakat agar tidak mengedarkan, menjual, maupun mengkonsumsi minuman keras. Namun, peredaran minuman keras jenis CT tetap ditemukan, yang diduga dipasok oleh distributor utama dari kelompok tertentu.

Penangkapan dan Langkah Hukum
Baru-baru ini, pihaknya berhasil melakukan penahanan anak dan istri dari terduga distributor utama, namun suami istri tersebut telah diamankan di Polres Jayawijaya. sementara pelaku utama masih dalam pelarian. Berdasarkan informasi, keluarga tersebut tidak memiliki dokumen kependudukan, seperti KTP dan kartu keluarga, serta tidak memiliki pekerjaan tetap. Oleh karena itu, pemerintah berencana memulangkan mereka ke daerah asal.

“Kami tidak akan memberi ampun terhadap pelaku yang mengedarkan minuman keras. Jika pelakunya berasal dari luar daerah, kami akan memulangkan mereka. Bagi masyarakat lokal yang terlibat, proses hukum akan dijalankan dengan tegas,” ujar Wakil Bupati.

Konsekuensi bagi Oknum Aparat
Wakil Bupati juga mengungkapkan bahwa salah satu pelaku yang terlibat dalam peredaran minuman keras merupakan oknum anggota polisi. Meskipun demikian, pemerintah menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap pelanggaran hukum, bahkan jika dilakukan oleh aparat. Kasus ini akan dilaporkan ke Kapolda Papua untuk tindakan disiplin, termasuk kemungkinan pemecatan.

“Meski ia seorang anggota polisi, kami tetap melaporkan kasus ini ke tingkat yang lebih tinggi. Tidak ada pengecualian, karena tindakan ini merugikan banyak orang,” tegas Wakil Bupati.

Dampak Minuman Keras terhadap Kejahatan
Wakil Bupati menyoroti dampak negatif minuman keras terhadap masyarakat Jayawijaya, terutama sebagai pemicu berbagai tindak kriminal, seperti anarkisme, pencurian, pemalakan, hingga pembunuhan. Beliau juga mengecam pihak yang mendistribusikan minuman keras tanpa memikirkan dampaknya terhadap kehidupan sosial masyarakat.

“Minuman keras ini menjadi akar dari banyak kejahatan di Wamena. Kami meminta semua pihak untuk berhenti mendistribusikan dan menjual minuman keras demi kebaikan bersama,” tambahnya.

Pendekatan kepada Tokoh Masyarakat
Sebagai bagian dari upaya pencegahan, pemerintah berencana memanggil tokoh-tokoh masyarakat dan kepala suku untuk memberikan pemahaman terkait bahaya peredaran minuman keras. Pemerintah juga berencana memulangkan siapa pun yang terbukti terlibat dalam distribusi minuman keras ilegal ke daerah asal mereka.

“Para kepala suku akan kami panggil untuk berdialog dan memberikan edukasi kepada komunitas mereka. Tindakan tegas akan diambil bagi siapa pun yang terbukti melanggar, termasuk pemulangan ke tempat asal,” ujar Wakil Bupati.

Komitmen Pemerintah Kabupaten
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, melalui visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati, berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari pengaruh buruk minuman keras. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan mengurangi angka kejahatan di wilayah tersebut.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Polres Puncak Gelar Nobar Final Piala Dunia, Wujudkan Kebersamaan Polri dan Masyarakat

PUNCAK – Polres Puncak menggelar nonton bareng (nobar) laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol…

54 menit ago

Kapolres Mimika Imbau Suporter Final Piala Dunia Jaga Ketertiban

TIMIKA – Menjelang laga final Piala Dunia yang akan digelar pada Senin (20/7/2026) pagi, Kapolres…

8 jam ago

Turnamen Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Lahirkan Juara Muda Bulutangkis di Mimika

TIMIKA – Turnamen Badminton Kapolda Papua Tengah Cup 2026 tingkat SD, SMP, dan SMA resmi…

10 jam ago

Kapolda Papua Tengah : Ajak Masyarakat Rayakan Final Piala Dunia dengan Sportivitas

NABIRE – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pendukung…

10 jam ago

Meriah! Balap Perahu 15 PK HUT Bhayangkara Pecah di Nabire

NABIRE – Polda Papua Tengah sukses menyelenggarakan Lomba Balap Perahu Mesin Tempel 15 PK dalam…

12 jam ago

PN Jayapura Nyatakan Penetapan Tersangka LL Sah Menurut Hukum

Wamena – Gugatan praperadilan yang diajukan kuasa hukum mantan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten…

1 hari ago