Wabup Ronny Elopere: Tak Ada Ampun bagi Pengedar Minuman Keras di Jayawijaya

- Penulis

Sabtu, 12 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAWIJAYA– Pemerintah Kabupaten Jayawijaya kembali menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran minuman keras ilegal yang merugikan masyarakat. Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah, termasuk sosialisasi keliling, untuk mengingatkan masyarakat agar tidak mengedarkan, menjual, maupun mengkonsumsi minuman keras. Namun, peredaran minuman keras jenis CT tetap ditemukan, yang diduga dipasok oleh distributor utama dari kelompok tertentu.

Penangkapan dan Langkah Hukum
Baru-baru ini, pihaknya berhasil melakukan penahanan anak dan istri dari terduga distributor utama, namun suami istri tersebut telah diamankan di Polres Jayawijaya. sementara pelaku utama masih dalam pelarian. Berdasarkan informasi, keluarga tersebut tidak memiliki dokumen kependudukan, seperti KTP dan kartu keluarga, serta tidak memiliki pekerjaan tetap. Oleh karena itu, pemerintah berencana memulangkan mereka ke daerah asal.

“Kami tidak akan memberi ampun terhadap pelaku yang mengedarkan minuman keras. Jika pelakunya berasal dari luar daerah, kami akan memulangkan mereka. Bagi masyarakat lokal yang terlibat, proses hukum akan dijalankan dengan tegas,” ujar Wakil Bupati.

Konsekuensi bagi Oknum Aparat
Wakil Bupati juga mengungkapkan bahwa salah satu pelaku yang terlibat dalam peredaran minuman keras merupakan oknum anggota polisi. Meskipun demikian, pemerintah menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap pelanggaran hukum, bahkan jika dilakukan oleh aparat. Kasus ini akan dilaporkan ke Kapolda Papua untuk tindakan disiplin, termasuk kemungkinan pemecatan.

“Meski ia seorang anggota polisi, kami tetap melaporkan kasus ini ke tingkat yang lebih tinggi. Tidak ada pengecualian, karena tindakan ini merugikan banyak orang,” tegas Wakil Bupati.

Dampak Minuman Keras terhadap Kejahatan
Wakil Bupati menyoroti dampak negatif minuman keras terhadap masyarakat Jayawijaya, terutama sebagai pemicu berbagai tindak kriminal, seperti anarkisme, pencurian, pemalakan, hingga pembunuhan. Beliau juga mengecam pihak yang mendistribusikan minuman keras tanpa memikirkan dampaknya terhadap kehidupan sosial masyarakat.

“Minuman keras ini menjadi akar dari banyak kejahatan di Wamena. Kami meminta semua pihak untuk berhenti mendistribusikan dan menjual minuman keras demi kebaikan bersama,” tambahnya.

Pendekatan kepada Tokoh Masyarakat
Sebagai bagian dari upaya pencegahan, pemerintah berencana memanggil tokoh-tokoh masyarakat dan kepala suku untuk memberikan pemahaman terkait bahaya peredaran minuman keras. Pemerintah juga berencana memulangkan siapa pun yang terbukti terlibat dalam distribusi minuman keras ilegal ke daerah asal mereka.

“Para kepala suku akan kami panggil untuk berdialog dan memberikan edukasi kepada komunitas mereka. Tindakan tegas akan diambil bagi siapa pun yang terbukti melanggar, termasuk pemulangan ke tempat asal,” ujar Wakil Bupati.

Komitmen Pemerintah Kabupaten
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, melalui visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati, berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari pengaruh buruk minuman keras. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan mengurangi angka kejahatan di wilayah tersebut.

Penulis : Gin

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

OTK Berondong Tembakan ke Truk Tangki, Polisi Lakukan Perlawanan
Resmi Dilantik, AKBP Yudha Wicaksono Pimpin Polres Puncak Jaya
Gerbong Mutasi Bergerak, Wajah Baru Polda Papua Tengah Resmi Dilantik
Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya
Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink
HUT Polwan ke-78: Polwan Polres Jayawijaya Gelar Bakti Sosial di Pasar Potikelek
Kadis Kominfo Akbar: Internet Harus Jadi Sumber Belajar, Bukan Sekadar Hiburan
Bupati Yuni Wonda: Pendidikan Prioritas, Generasi Muda Harus Melek Teknologi

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:42 WIT

OTK Berondong Tembakan ke Truk Tangki, Polisi Lakukan Perlawanan

Jumat, 4 September 2026 - 22:35 WIT

Resmi Dilantik, AKBP Yudha Wicaksono Pimpin Polres Puncak Jaya

Jumat, 4 September 2026 - 22:25 WIT

Gerbong Mutasi Bergerak, Wajah Baru Polda Papua Tengah Resmi Dilantik

Kamis, 3 September 2026 - 18:24 WIT

Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya

Kamis, 3 September 2026 - 17:03 WIT

Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink

Berita Terbaru