Daerah

Velix & Paulus Jawab Desakan Tokoh Papua: Kami Sudah Turun

Jayapura, 12 Januari 2026 – Kritik tajam dari sejumlah tokoh masyarakat dan agama di Papua terhadap kinerja Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (KEPP Otsus) Papua akhirnya mendapat tanggapan langsung dari Ketua KEPP, Velix Wanggai, dan Anggota Komite Bidang Investasi dan Ekonomi, Paulus Waterpauw.

Tokoh agama Pegunungan Tengah, Pendeta Dr. Yones Wenda, sebelumnya menyuarakan keprihatinan atas belum maksimalnya kehadiran KEPP Otsus di Tanah Papua. Ia menilai Komite terlalu lama beraktivitas di Jakarta sejak pelantikan oleh Presiden RI pada Oktober 2025.

“Kami minta sepuluh pimpinan Komite segera turun ke Papua. Masyarakat menunggu kehadiran mereka,” tegas Yones.

Velix Wanggai: Komunikasi Terus Dibangun

Menanggapi kritik tersebut, Velix Wanggai menegaskan bahwa meski KEPP Otsus masih banyak beraktivitas di Jakarta, komunikasi dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat Papua terus dilakukan secara intensif selama tiga bulan terakhir.

“Komite Eksekutif Papua tetap membangun komunikasi melalui beragam cara,” ujar Velix.

Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah pimpinan Komite telah turun secara individual ke berbagai wilayah Papua untuk menyerap aspirasi dan melakukan belanja masalah. Saat ini, KEPP Otsus tengah memperkuat kelembagaan dan menyusun perencanaan strategis yang mulai dijalankan sejak Januari 2026.

Paulus Waterpauw: Pergerakan Sudah Dimulai

Senada dengan Velix, Paulus Waterpauw meminta masyarakat untuk bersabar. Ia menjelaskan bahwa Komite sedang mempertegas konsepsi kelembagaan agar seluruh unsur dapat bergerak secara terkoordinasi.

“Kami tidak hanya bekerja di Jakarta, tetapi juga menyusun personal di ibu kota provinsi dan kabupaten,” jelas Paulus.

Ia menambahkan bahwa pembagian tugas di antara 10 anggota Komite telah dilakukan, dan masing-masing telah mulai bekerja sesuai bidangnya. Beberapa anggota bahkan telah turun langsung ke wilayah seperti Manokwari, Sorong, Jayapura, Wamena, Teluk Bintuni, Yalimo, Biak, Yapen, Lanny Jaya, hingga Pegunungan Tengah.

“Kami hadir untuk menjembatani kepentingan masyarakat Papua dan pemerintah. Dalam waktu dekat, kami akan hadir secara menyeluruh di Tanah Papua,” tegasnya.

Tentang KEPP Otsus Papua

KEPP Otsus Papua dibentuk untuk mengoordinasikan dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan Otonomi Khusus di enam provinsi Papua. Komite ini berada di bawah koordinasi Badan Pengarah yang diketuai oleh Wakil Presiden RI, dengan fokus utama memastikan dana dan kebijakan Otsus memberikan dampak nyata bagi Orang Asli Papua (OAP).

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Satgas Cartenz 2026 Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum di Wilayah Puncak Jaya

Puncak Jaya, Papua – Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 sektor Puncak Jaya berhasil melumpuhkan satu…

7 jam ago

Wakil Bupati Lanny Jaya Resmi Buka Forum OPD RKPD 2027: Langkah Strategis Menuju Pembangunan Terarah

TIOM – Wakil Bupati Lanny Jaya, Fredi Ginia Tabuni, ST., membuka secara resmi kegiatan Forum…

9 jam ago

Ribka Haluk Bersyukur: Impian Bandara Douw Aturure Kini Jadi Kenyataan

NABIRE - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya pengembangan…

13 jam ago

Satu Iman, Satu Kasih: 17 Denominasi Gereja Bersatu di Perayaan Injil Lembah Baliem

WAMENA, 20 April 2026 – Lautan manusia memadati Stadion Pendidikan Itlay Ikinia Wamena, Senin (20/4),…

1 hari ago

Operasi Gabungan di Pegunungan Bintang Berhasil Amankan DPO Kasus Pembunuhan Tukang Ojek

Oksibil, Papua Pegunungan — Personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Pegunungan Bintang berhasil…

1 hari ago

ASN, Honorer, dan Ormas Bersatu: Momentum Kebersamaan Bangun Puncak Jaya Lebih Tangguh

Mulia, (Senin, 20/04)_Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda, S.Sos.,S.IP.,MM pimpin langsung apel gabungan.Dalam amanahnya, beliau…

1 hari ago