Velix & Paulus Jawab Desakan Tokoh Papua: Kami Sudah Turun

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, 12 Januari 2026 – Kritik tajam dari sejumlah tokoh masyarakat dan agama di Papua terhadap kinerja Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (KEPP Otsus) Papua akhirnya mendapat tanggapan langsung dari Ketua KEPP, Velix Wanggai, dan Anggota Komite Bidang Investasi dan Ekonomi, Paulus Waterpauw.

Tokoh agama Pegunungan Tengah, Pendeta Dr. Yones Wenda, sebelumnya menyuarakan keprihatinan atas belum maksimalnya kehadiran KEPP Otsus di Tanah Papua. Ia menilai Komite terlalu lama beraktivitas di Jakarta sejak pelantikan oleh Presiden RI pada Oktober 2025.

“Kami minta sepuluh pimpinan Komite segera turun ke Papua. Masyarakat menunggu kehadiran mereka,” tegas Yones.

Velix Wanggai: Komunikasi Terus Dibangun

Menanggapi kritik tersebut, Velix Wanggai menegaskan bahwa meski KEPP Otsus masih banyak beraktivitas di Jakarta, komunikasi dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat Papua terus dilakukan secara intensif selama tiga bulan terakhir.

“Komite Eksekutif Papua tetap membangun komunikasi melalui beragam cara,” ujar Velix.

Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah pimpinan Komite telah turun secara individual ke berbagai wilayah Papua untuk menyerap aspirasi dan melakukan belanja masalah. Saat ini, KEPP Otsus tengah memperkuat kelembagaan dan menyusun perencanaan strategis yang mulai dijalankan sejak Januari 2026.

Paulus Waterpauw: Pergerakan Sudah Dimulai

Senada dengan Velix, Paulus Waterpauw meminta masyarakat untuk bersabar. Ia menjelaskan bahwa Komite sedang mempertegas konsepsi kelembagaan agar seluruh unsur dapat bergerak secara terkoordinasi.

“Kami tidak hanya bekerja di Jakarta, tetapi juga menyusun personal di ibu kota provinsi dan kabupaten,” jelas Paulus.

Ia menambahkan bahwa pembagian tugas di antara 10 anggota Komite telah dilakukan, dan masing-masing telah mulai bekerja sesuai bidangnya. Beberapa anggota bahkan telah turun langsung ke wilayah seperti Manokwari, Sorong, Jayapura, Wamena, Teluk Bintuni, Yalimo, Biak, Yapen, Lanny Jaya, hingga Pegunungan Tengah.

“Kami hadir untuk menjembatani kepentingan masyarakat Papua dan pemerintah. Dalam waktu dekat, kami akan hadir secara menyeluruh di Tanah Papua,” tegasnya.

Tentang KEPP Otsus Papua

KEPP Otsus Papua dibentuk untuk mengoordinasikan dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan Otonomi Khusus di enam provinsi Papua. Komite ini berada di bawah koordinasi Badan Pengarah yang diketuai oleh Wakil Presiden RI, dengan fokus utama memastikan dana dan kebijakan Otsus memberikan dampak nyata bagi Orang Asli Papua (OAP).

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala
Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik
Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena
Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan
Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai
Patah Panah Jadi Tanda Berakhirnya Konflik Sosial, Bupati Aletinus Yigibalom: Mari Saling Menjaga dan Menghormati
Dialog Jadi Kunci, Waterpauw Ingatkan Pentingnya Komunikasi Humanis dalam Pembangunan Papua
Pembukaan Pelatihan Keterampilan Kempetensi Bidang Mebeler Bagi Pencari Kerja

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 08:27 WIT

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIT

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:37 WIT

Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:16 WIT

Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:31 WIT

Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai

Berita Terbaru