Daerah

TNI-Polri Diminta Terapkan Pengamanan Humanis Sambut Wapres

BIAK, 12 Januari 2025 – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tiba di Kabupaten Biak Numfor, Senin (12/1/2026), untuk memastikan kesiapan jelang kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka yang dijadwalkan akan tiba di kabupaten berjukuk Kota Karang, Selasa (13/1).

Kedatangan Gubernur Fakhiri didampingi Panglima Kodam XVIII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim dan Wakapolda Papua Brigjen Pol Faisal Ramadhani. Rombongan disambut langsung Bupati Biak Numfor Markus Oktovianus Mansnembra beserta jajaran pemerintah daerah setempat.

Setibanya di Biak, Gubernur Papua langsung memimpin rapat koordinasi terbatas di Gedung Negara Biak. Rapat tersebut membahas detail teknis dan pengamanan kunjungan orang nomor dua di Indonesia itu, mulai dari kedatangan hingga kepulangan menuju Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

“Semua unsur yang terlibat harus menyiapkan secara detail. Tidak hanya acara, tetapi juga alur kedatangan dan keberangkatan agar berjalan tertib dan lancar,” tegas Fakhiri.

Menurut Fakhiri, pengamanan harus dilakukan secara menyeluruh, baik terbuka maupun tertutup, dengan koordinasi yang solid antara TNI, Polri, dan unsur terkait lainnya.

“Pengamanan harus disiapkan secara teliti dan ekstra. Saya minta semua kegiatan Bapak Wakil Presiden selama di Biak Numfor benar-benar terjaga keamanannya,” katanya.

Selain pengamanan, Fakhiri juga mengingatkan pentingnya komunikasi dan koordinasi antarpihak agar tidak terjadi miskomunikasi selama rangkaian kunjungan kerja berlangsung. Ia berharap seluruh aparatur pemerintah daerah dan instansi terkait bekerja dalam satu komando.

Sementara itu, Pangdam XVIII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim memastikan bahwa seluruh skema pengamanan telah disiapkan secara matang. Ia menegaskan, personel yang bertugas juga diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.

“Saya sudah perintahkan agar pengamanan dilakukan sesuai SOP dan tetap humanis. Jangan sampai ada tindakan yang menimbulkan kesan kurang baik di tengah masyarakat,” kata Amrin.

Sekadar untuk diketahui, kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran di Biak Numfor diagendakan akan meninjau Sekolah Rakyat (SR) yang berada di Distrik Biak Timur.

Sekolah tersebut dibangun di atas lahan seluas sekitar 10 hektare dan dilengkapi fasilitas penunjang seperti asrama, makan, seragam, buku, hingga perangkat laptop.

Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah pusat untuk menyediakan pendidikan gratis berasrama bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.

Program yang mulai berjalan pada 2025 ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam pemerataan kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah Papua. (*)

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Kuasa Hukum Ludya Eruleke Logo Daftarkan Praperadilan Atas Penetapan Tersangka di Polda Papua

Jayapura, 17 Juni 2026 — Tim Kuasa Hukum Ludya Eruleke Logo, S.STP., M.Si. dari Kantor…

6 detik ago

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Papua Tengah Gelar Aksi Sosial Besar-Besaran untuk Masyarakat

NABIRE – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Papua…

34 menit ago

Kasus Korupsi Dana Desa Lanny Jaya Masuki Tahap Akhir, Jaksa Tuntut Hingga 13 Tahun Penjara

WAMENA , 17 Juni 2026. Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayawijaya menuntut para terdakwa kasus dugaan tindak…

14 jam ago

Audit BPKP Rampung, Kejari Jayawijaya Siapkan Penetapan Tersangka Kasus Jalan Lingkar Kantor Bupati

WAMENA – 17 Juni 2026. Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayawijaya tengah mempersiapkan penetapan tersangka dalam kasus…

14 jam ago

Nobar Piala Dunia di Mimika, Kapolda Papua Tengah Puji Penampilan Argentina dan Prediksi La Albiceleste Melaju hingga Final

MIMIKA – Suasana penuh antusias dan semangat sepak bola mewarnai Warung Eang, Mimika Baru, Kabupaten…

17 jam ago

Jamkrida Papua Dukung Pendidikan Anak Usia Dini Melalui Program CSR

PAPUA- Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Papua menyalurkan bantuan satu unit komputer kepada Yayasan Papua Anigou…

22 jam ago