Daerah

Lima Dokter Muda Nduga Resmi Magang di RS Unhas Makassar Guna Lanjutkan Pendidikan Spesialis

MAKASSAR – Lima dokter muda asal Kabupaten Nduga resmi diserahkan kepada manajemen Rumah Sakit Universitas Hasanuddin (RS Unhas) untuk mengikuti program orientasi dan magang sebagai bagian dari persiapan mereka melanjutkan pendidikan dokter spesialis.

Penyerahan tersebut dilaksanakan pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 15.00 WITA di RS Universitas Hasanuddin, Makassar. Kelima dokter tersebut sebelumnya telah dilepas oleh Pemerintah Kabupaten Nduga di Bandara Mozes Kilangin, Timika, untuk mengikuti rangkaian program pengembangan pendidikan kedokteran.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nduga, Ahmad Lokbere, SKM, yang mewakili Bupati Nduga, secara resmi menyerahkan kelima peserta magang kepada manajemen RS Unhas. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad menyampaikan terima kasih dan apresiasi Pemerintah Kabupaten Nduga kepada pihak RS Unhas yang telah bersedia menerima dan memfasilitasi para dokter muda tersebut untuk menjalani program orientasi dan magang.

“Bapak Bupati Nduga menyampaikan terima kasih kepada manajemen RS Universitas Hasanuddin yang telah menerima anak-anak kami untuk mengikuti magang. Kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kompetensi dan pengalaman mereka sebelum melanjutkan pendidikan spesialis,” ujar Ahmad.

Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nduga dalam mempersiapkan sumber daya manusia kesehatan yang berkualitas. Setelah menyelesaikan pendidikan, para dokter diharapkan kembali dan mengabdikan kompetensinya untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Nduga.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur RSUD Elvrida Sara Kabupaten Nduga, DR. dr. Nataniel Imanuel Hadi, M.Kes., FISQua, berpesan kepada kelima dokter agar mengikuti seluruh rangkaian magang dengan disiplin, sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.

“Manfaatkan satu bulan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya. Ikuti seluruh proses magang dengan baik, disiplin, dan terbuka terhadap pengalaman baru. Jangan hanya melihat ini sebagai kewajiban, tetapi sebagai kesempatan untuk mempersiapkan diri menjadi dokter spesialis yang nantinya kembali melayani masyarakat Nduga,” pesan dr. Nataniel.

Ia menambahkan, pengalaman yang diperoleh selama berada di RS Unhas diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi para dokter sebelum mengikuti proses seleksi dan pendidikan spesialis.

“Ini adalah bagian dari jembatan yang sedang kita bangun untuk masa depan kesehatan Nduga. Apa yang mereka pelajari hari ini akan menjadi modal untuk memperkuat pelayanan kesehatan di Nduga dalam 10 hingga 20 tahun ke depan,” katanya.

Usai prosesi penyerahan, manajemen RS Unhas kemudian mengajak Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nduga, Direktur RSUD Elvrida Sara, serta kelima peserta magang untuk mengunjungi fasilitas Auditorium Pelatihan dan Pendidikan Universitas Hasanuddin, yang akan menjadi salah satu lokasi kegiatan selama program magang berlangsung.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pengenalan lingkungan dan fasilitas pendidikan kepada para peserta sekaligus memberikan gambaran mengenai rangkaian kegiatan yang akan mereka jalani selama berada di Makassar.

Kelima dokter muda tersebut akan menjalani orientasi dan magang selama kurang lebih satu bulan di RS Unhas sebelum melanjutkan tahapan persiapan untuk mengikuti seleksi pendidikan dokter spesialis di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM).

Program ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Nduga dan UGM dalam pengembangan sumber daya manusia kesehatan.

Pemkab Nduga berharap program tersebut menjadi investasi jangka panjang dalam membangun ketersediaan dokter spesialis dan tenaga kesehatan berkualitas di daerah, sekaligus memperkuat visi pembangunan Nduga Sehat, Nduga Cerdas, dan Nduga Unggul.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Momen Unik: Wamenpar Turun Langsung Abadikan Atraksi Budaya Papua Pegunungan

WAMENA — Ada pemandangan menarik yang mencuri perhatian penonton dalam pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem…

59 menit ago

Wamenpar Ni Luh Puspa Resmi Buka Festival Budaya Lembah Baliem ke-34

WAMENA — Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia (Wamenpar RI), Ni Luh Puspa, membuka Festival Budaya…

1 jam ago

Festival Budaya Lembah Baliem ke-34: Papua Pegunungan Tunjukkan Wajah ke Dunia

WAMENA, 7 Agustus 2026 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mendukung pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem…

1 jam ago

Festival Kopi Papua 2026: Merawat Warisan, Membangun Masa Depan Ekonomi Papua

Jayapura, 7 Agustus 2026 — Aroma kopi khas Papua menyeruak di Halaman Kantor Gubernur Papua.…

8 jam ago

Membangun Kembali Harapan Ekonomi Kampung: Revitalisasi BUMKam Misyani Sebagai Penggerak Potensi Lokal di Kampung Tobati

Oleh: Eithel Caroline Infandi S,E, Elisabet Kareth, Agnes Monika Heatubun, Avensia Halitopo, Catur Yusuf Septio,…

9 jam ago

Pemkab Nduga Kirim Dokter ke Makassar, Siapkan Generasi Spesialis Asli Papua

TIMIKA, 7 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Nduga terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan…

18 jam ago