Daerah

TP-PKK Nduga Pimpin Penertiban Penjualan Miras di Distrik Kenyam

KENYAM, Nduga – Pada Selasa, 26 November 2024, pukul 10.44 WIT, Tim Sidak yang dikoordinatori oleh Rode Nirigi, Ketua PKK Kabupaten Nduga, melakukan kegiatan penertiban terhadap tempat-tempat yang diindikasikan menjual minuman keras di wilayah Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Kegiatan ini diikuti sekitar 50 perempuan Nduga dan dimulai dari Bundaran Tugu Salib.

 

Tim Sidak melakukan penyidakan di beberapa lokasi, antara lain di Kamp Nonggolait Bawah, di mana ditemukan dan disita 1 kardus Fermipan, 1 galon minuman lokal jenis Sopi/CT, 1 tong minuman lokal jenis Sopi/CT, dan 5 gen berisi Sopi/CT.

Selain itu juga pada Kios ‘Akbar’, di mana ditemukan 8 botol Vodka dan Kios Kompleks Ruko depan Puskesmas Kenyam, dan beberapa lokasi lain yang tidak ditemukan miras.

Barang bukti yang ditemukan kemudian diserahkan ke Mapolres Nduga. Pj Bupati Nduga, Kapolres Nduga, dan Dandim 1706/Nduga melakukan mediasi penyelesaian masalah ini dengan melibatkan para penjual miras yang tertangkap.

Rode Nirigi menekankan pentingnya sidak ini untuk menjaga keamanan dan kondusifitas Pilkada di Nduga. Ia berharap penjual miras dapat dipulangkan dari Nduga agar Pilkada berjalan dengan aman.

“Hari ini kami menggeledah toko toko penjual minuman, kami meminta oknum-oknum penjual dan pengedar minuman keras di usir dari tanah Nduga”Tegasnya

 

Ia mengatakan Masyarakat Nduga ini dilahirkan dengan injil, jadi mari lindungi generasi muda Nduga dari miras

 

“Saya meminta kepada pemerintah daerah untuk bertindak tegas dan melarang peredaran miras ini dengan menerbitkan perda, Apa yang kami lakukan, mohon dukungan pemkab dan aparat keamanan”Tegasnya

 

Sementara itu Pj Bupati Nduga, Elai Giban, mengapresiasi kerja keras Tim Sidak dan berkomitmen untuk mengeluarkan Perda tentang Larangan Peredaran Miras. Ia juga menegaskan bahwa siapapun yang menjual miras akan dipulangkan ke daerah asalnya.

 

“Saya sangat mengapresiasi kepedulian ibu-ibu Nduga. Hal ini adalah langkah kongkrit dalam menyelamatkan generasi muda Nduga, Kalau perda prosesnya mungkin cukup lama, karena itu dalam satu dua hari ini saya akan membuat perbup untuk melarang peredaran miras”Pungkansya

 

Setelah mediasi, dilakukan pemusnahan barang bukti minuman keras oleh Pj Bupati Nduga, Kapolres Nduga, Dandim 1706/Nduga, dan perwakilan perempuan Nduga. Kegiatan diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Sepina Beon, tokoh gereja dan perempuan Nduga.

 

Tiga penjual miras yang diamankan adalah Antonius Raharyan, Akbar, dan Andre. Mereka akan ditahan selama 7 hari dan kemudian dipulangkan ke daerah asal mereka dengan biaya dari Pemda Kabupaten Nduga.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Kabupaten Nduga Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Diakui Sebagai Pemerintahan Kabupaten Terbaik dalam Upaya Penurunan Kemiskinan Nasional

NDUGA – Pemerintah Kabupaten Nduga menerima penghargaan dalam ajang Mandaya Awards pada kategori Pemerintahan Kabupaten Terbaik…

12 jam ago

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda Resmi Buka Latsar CPNS Formasi 2024, 665 Peserta Didorong Menjadi ASN Profesional, Berintegritas dan Siap Melayani Masyarakat

MULIA, 27 Oktober 2026 – Bupati Puncak Jaya, Dr. Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., M.M., secara…

15 jam ago

Polemik Penetapan Anggota DPRK Jalur Otsus Mengemuka, Warga Lima Wilayah Adat Jayawijaya Tuntut Penjelasan Gubernur Papua Pegunungan

WAMENA – Puluhan warga yang tergabung dalam masyarakat lima wilayah adat di Kabupaten Jayawijaya, yakni…

16 jam ago

Polres Jayawijaya Tingkatkan Patroli Pencegahan Kejahatan 3C, Personel Sisir Kawasan Bandara hingga Pasar Tradisional di Wamena

WAMENA – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Jayawijaya melaksanakan patroli pencegahan dan penyelidikan tindak…

17 jam ago

Sat Binmas Polres Jayawijaya Imbau Pelajar SMKS YAPESLI Wamena Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedia Sosial

WAMENA – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Jayawijaya mengimbau siswa-siswi SMKS YAPESLI Wamena untuk…

19 jam ago

Polda Papua Tengah Kerahkan Operasi Patuh Noken 2026 Selama 14 Hari, Pengendara Melawan Arus hingga Pelaku Balap Liar Jadi Sasaran Utama

NABIRE – Polda Papua Tengah menggelar Operasi Patuh Noken 2026 selama 14 hari, mulai 26…

22 jam ago