Daerah

Komite Eksekutif Papua dan Komnas HAM Bahas Krisis Pengungsi

Jakarta, 19 Agustus 2026. Pengungsian yang terjadi di beberapa kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan, Provinsi Papua Tengah maupun Papua Barat Daya, menjadi agenda yang dikelola bersama lintas Kementerian/Lembaga dan dikoordinasikan oleh Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua.

Ketua Komite Eksekutif Papua Velix Wanggai dan pimpinan Komite Eksekutif Papua telah menerima pimpinan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Atnike Nova Sigiro, Amiruddin Al Rahab, dan Abdul Haris Semendawai untuk membahas persoalan pengungsi ini. “Kami Komite Eksekutif Papua bersama Komnas HAM telah sepakat bahwa permasalah pengungsi ini adalah masalah penting sehingga perlu agenda menyeluruh dalam menyelesaikan pengungsi di Kabupaten Nduga, Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Puncak maupun Kabupaten Maybrat” ujar Velix Wanggai.

Terkait hal ini, Komite Eksekutif Papua mencermati berbagai aspirasi kelompok strategis di Papua yang menyuarakan soal pengungsi Papua sebagai jalan kemanusiaan. “Sebagai langkah tindaklanjut untuk merespon aspirasi-aspirasi tersebut, dan dalam rangka menemukan solusi yang menyeluruh, dialog Papua perihal pengungsi sedang disiapkan oleh Komite Eksekutif Papua.” jelas Velix Wanggai.

Ketua Komite Eksekutif Papua lebih lanjut menyampaikan bahwa dalam rangka menyerap informasi berkaitan perkembangan pengungsi di Kabupaten Nduga dan mempersiapkan dialog tersebut, selain bertemu dengan Komnas HAM, Komite Eksekutif Papua juga sudah menerima Bupati Nduga dan menggelar pertemuan awal dengan Kemenko Politik dan Keamanan, perwakilan Bappenas, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Pertanian, Kementerian Sosial, Kementerian Perumahan dan Penataan Kawasan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Sosial, Kementerian Perhubungan untuk membahas penduduk Kabupaten Nduga yang mengungsi ke Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Mimika, Kabupaten Lanni Jaya dan daerah sekitarnya.

“Dalam membahas hal ini, Komite Eksekutif Papua dan Pemerintah Kabupaten Nduga sedang mempersiapkan pendataan yang lengkap dari penyebaran penduduk yang mengungsi yang tersebar ke berbagai daerah, dan merumuskan desain besar program, kegiatan dan pembiayaan dari berbagai Kementerian/lembaga dan para pihak lainnya yang konsen soal pengungsi” ungkap Ketua Komite Eksekutif Papua ini.

Velix Wanggai menegaskan langkah-langkah menyeluruh ini tentunya bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten yang menjadi lokasi pengungsi, dan tokoh-tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat Nduga dan Papua Pegunungan.

“Jadi penanganan pengungsi ini menjadi pintu masuk dalam menyiapkan grand desain percepatan pembangunan wilayah Nduga secara terpadu. Langkah ini mencakup konektivitas, transportasi antarmoda, sistem logistik, rumah layak huni dan prasarana sarana umum, pendidikan, kesehatan, air minum, ekonomi lokal, bantuan pangan dan jaminan kesehatan dan skema perlindungan sosial lainnya” papar Velix Wanggai

Berbagai kegiatan ini dikemas dalam peta jalan (road map) percepatan penanganan terpadu untuk pengungsi, baik Nduga dan daerah-daerah lainnya di wilayah Papua, sejak 2026 hingga 2029.

Untuk itu, lanjut Velix Wanggai, Komite Eksekutif Papua sangat mengapresiasi peran Pemda dan Gereja yang sejak awal telah aktif dalam menangani pengungsi di Nduga ini, termasuk perhatian ke distrik-distrik yang menjadi sentra pelayanan seperti di distrik Yigi, Mapenduma, dan Kenyaam.

“Sebagai tindaklanjut, kami di Komite Eksekutif Papua membuka ruang dialog dengan berbagai simpul sosial strategis, termasuk Komite Nasional Papua Barat (KNPB) untuk membahas peta jalan penanganan pengungsi, penghentian kekerasan guna mensepakati perdamaian Papua yang berkelanjutan “ tegas Velix Wanggai.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Bupati Yoas Beon Tekankan Sinergi OPD dan Puskesmas dalam Aksi Konvergensi Pencegahan dan Pencepatan Penurunan Stunting

KENYAM, 19 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Nduga kembali menunjukkan keseriusan dalam menangani persoalan stunting…

19 menit ago

KKB Diduga Sandera 9 Perempuan di Jila, Satu Ibu Tewas Ditembak

MIMIKA – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali diduga melakukan aksi kekerasan terhadap masyarakat di Kampung…

34 menit ago

446 Kantah Terapkan Pengukuran Terjadwal, Layanan Tanah Kini Pasti

Jakarta - Sebanyak 446 Kantor Pertanahan (Kantah) di penjuru Indonesia telah menerapkan layanan Pengukuran Terjadwal,…

1 jam ago

Bupati Nduga Pimpin Pengambilan Sumpah Janji Enam Anggota DPRK Jalur Pengangkatan

KENEYAM, 19 Agustus 2026 – Bupati Nduga, Yoas Beon, S.Ip, menghadiri acara Pengambilan Sumpah dan…

2 jam ago

Pertanian Rusak di Tiga Distrik Akibat Hujan Es, Pemda Lanny Jaya Bergerak Cepat Bentuk dan Turunkan Tim Tanggap Darurat

TIOM, 19 Agustus 2026 – Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, S.Pd, didampingi Sekda, Asisten II,…

2 jam ago

Pemkab dan DPRK Puncak Jaya Gelar Paripurna, Raperda Perubahan APBD 2026 Resmi Diserahkan

Mulia, 19 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK)…

3 jam ago
mrking   mrking   betcio   casibom   betlike   jojobet   betcio   betcio   betcio   onwin   onwin   betgaranti   betgaranti   betgaranti   spinco   betebet   betebet   betebet   onwin   betebet   betebet   betgaranti   betganrati   betgaranti   spinco   betgaranti   betgaranti   betgaranti   betgaranti   betgaranti   betebet   betebet   onwin   betebet   betebet   betebet   casibom   onwin   betpipo   marsbahis   grandpashabet   casibom