Putusnya Akses Jalan Trans Jayapura–Wamena, BBPJN Turunkan 50 Alat Berat

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA – Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Papua–Papua Pegunungan mengerahkan kurang lebih 50 unit alat berat untuk mengatasi jalan Trans Papua Wamena-Jayapura yang terputus akibat longsor, Sabtu (7/2/2026). Kini sejumlah titik jalan yang rusak telah dapat dilalui pasca dilakukannya penanganan.

“Saat ini kurang lebih ada 50 unit alat berat terdiri dari excavator dan dozer serta belasan unit kendaraan dump truk untuk membantu penanganan lonsor di ruas jalan Trans Papua, Jayapura-Wamena,” ungkap PPK KPBU Jalan Trans Papua Jayapura-Wamena, Febryan Nurdiansyah kepada wartawan, Rabu (11/2/2026).

Febryan menceritakan jalan yang rusak akibat longsor merupakan ruas Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yang dikerjakan PT Hutama Mambelim Trans Papua (PT HMTP). Dimana Kepala BBPJN saat jni turun langsung untuk menangani longsor di Jalur Jayapura–Wamena sebanyak 36 titik terdampak longsor.

“Ada 36 titik yang terdampak longsor, diantaranya 26 titik longsor lereng, 9 cross drain putus dan 1 jembatan hanyut. Namun tim kita telah bekerja ekstra, diantaranya 21 lokasi sudah dilakukan penanganan sementara dan sudah bisa dilalui, 8 lokasi sedang dalam penanganan serta ada 7 lokasi yang belum bisa kita kerjakan,” lugasnya.

Ia menegaskan Kepala BBPJN Papua-Papua Pegunungan Denny Firmansyah turun langsung ke lokasi longsor untuk memimpin penanganan longsor di Jalan Trans Papua, Jayapura-Wamena. Upaya agar jalan bisa dilalui terus di upayakan, agar roda perekonomian di wilayah Papua dan Papua Pegunungan dapat di akses dengan mudah.

“Jalan Trans Papua, Jayapura-Wamena ini merupakan jantung perputaran sektor perekonomian, akses pendidikan, serta kesehatan. Sehingga kami terus berupaya agar jalan ini dapat kembali beroperasi. Kami mohon doa dan dukungan semua pihak,” pungkasnya.

Febryan menambahkan, akibat kejadian ini terdapat 3 orang korban luka-luka, diantaranya 1 luka patah tangan dan 2 luka ringan serta sejumlah kendaraan ikut tertimbun.

“Untuk para korban luka-luka telah berhasil kita evakuasi. Hanya saja jumlah kendaraan yang tertimbun longsor belum dapat di inventarisir. Selain mengerjakan jalan yang rusak, kita akan terus memonitor para supir lajuran yang terjebak longsor,” ujarnya.

Penulis : Gin

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Kunjungan Kapolres ke Kejari Mimika, Momentum Tingkatkan Koordinasi Penegakan Hukum
Wamendagri Minta Pemda Segera Rampungkan Rencana Aksi Percepatan Dana Otsus
Korwil Mahasiswa Studi Diminta Jujur, Pemerintah Lanny Jaya Siap Tindak Tegas Jika Ada Manipulasi
Pj Sekda Yapen Pimpin Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Bantuan Gizi Disalurkan di Ambai
Kembali ke Tanah Kamoro, Menjadi Kapolres Mimika Adalah Cita-Cita AKBP Alredo Rumbiak
Kapolda Papua Tengah Jermias Rontini Silaturahmi ke Kejati Papua, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Polsek Kamuu Sosialisasi Sitkamtibmas, Pedagang Kios Diminta Taat Jam Operasional
Pemprov Papua Pegunungan Gelar Pelatihan UMKM, Dorong Kemandirian dan Daya Saing

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:29 WIT

Kunjungan Kapolres ke Kejari Mimika, Momentum Tingkatkan Koordinasi Penegakan Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:56 WIT

Wamendagri Minta Pemda Segera Rampungkan Rencana Aksi Percepatan Dana Otsus

Jumat, 17 Juli 2026 - 05:50 WIT

Korwil Mahasiswa Studi Diminta Jujur, Pemerintah Lanny Jaya Siap Tindak Tegas Jika Ada Manipulasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:35 WIT

Pj Sekda Yapen Pimpin Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Bantuan Gizi Disalurkan di Ambai

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:14 WIT

Kembali ke Tanah Kamoro, Menjadi Kapolres Mimika Adalah Cita-Cita AKBP Alredo Rumbiak

Berita Terbaru