BPS Puncak Jaya Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026, Warga Diajak Berkontribusi untuk Pembangunan

- Penulis

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎‎Mulia, Senin, 13 April 2026 – Disela kegiatan Musrenbang RKPD, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Puncak Jaya menggelar sosialisasi Sensus Ekonomi Tahun 2026 di Aula Sasana Kawonak, Kantor Bupati Puncak Jaya.

‎Kepala BPS Kabupaten Puncak Jaya, Sumarni Salam, menyampaikan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 akan berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026. Kegiatan nasional ini merupakan agenda penting dalam rangka menyediakan data dasar seluruh kegiatan ekonomi di Indonesia. Data tersebut akan menjadi pijakan dalam penyusunan kebijakan serta perencanaan pembangunan nasional yang lebih terarah dan berkelanjutan.

‎Beliau menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali oleh BPS. Melalui sensus ini, pemerintah dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian, mulai dari usaha mikro kecil hingga perusahaan besar.

‎Sumarni, menekankan bahwa keberhasilan sensus sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.

‎ “Kami mengajak seluruh warga Puncak Jaya untuk menerima petugas sensus dengan baik, memberikan data secara jujur dan apa adanya. Tidak perlu khawatir, karena kerahasiaan data dijamin oleh Undang-Undang Statistik. Data yang dikumpulkan hanya akan digunakan untuk kepentingan pembangunan, bukan untuk kepentingan pribadi maupun komersial,” ujarnya.

‎Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam sensus bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga bentuk kontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Dengan data yang akurat, pemerintah daerah dapat merancang program-program sesuai kebutuhan masyarakat, seperti peningkatan fasilitas pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta pemberdayaan ekonomi lokal.

‎Ia juga imbau masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi yang diminta oleh petugas. Kejujuran dalam memberikan data akan sangat membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran, sehingga hasil sensus benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi di lapangan.

‎Dengan semangat kebersamaan, sumarni berharap seluruh lapisan masyarakat dapat mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

‎”Kami sangat berharap partisipasi aktif warga akan menjadi kunci keberhasilan sensus sekaligus membuka jalan bagi pembangunan ekonomi yang lebih baik di masa depan” harapnya.

‎Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPS juga menegaskan bahwa tujuan sosialisasi adalah agar masyarakat dapat ikut serta mensukseskan penyelenggaraan sensus ekonomi di Kabupaten Puncak Jaya, dengan cara menerima petugas sensus dan memberikan data yang sebenarnya.

‎Sensus Ekonomi 2026 akan mencakup seluruh kegiatan usaha dan perekonomian di Kabupaten Puncak Jaya. Untuk itu, BPS tidak dapat bekerja sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dari semua lapisan masyarakat, baik pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun masyarakat secara keseluruhan.

‎Sumarni juga menegaskan bahwa selain sosialisasi, BPS Kabupaten Puncak Jaya saat ini menerima pendaftaran calon petugas Sensus Ekonomi 2026. Petugas yang direkrut terdiri dari pegawai organik BPS maupun mitra yang memenuhi syarat.

‎Calon petugas akan melalui proses seleksi dan pelatihan sebelum melaksanakan pendataan di lapangan secara langsung dari rumah ke rumah. Kehadiran petugas sensus yang terlatih diharapkan dapat memastikan kualitas data yang dikumpulkan sehingga hasil sensus benar-benar akurat dan dapat digunakan untuk kepentingan pembangunan daerah maupun nasional.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Diskominfo Puncak Jaya

Berita Terkait

Sinergi Otsus: BP3OKP Papua Pegunungan Dorong Pembangunan SDM di Lanny Jaya
Sekelompok Warga Memalang Kantor Bupati dan BPKAD Nduga, Karena Kecewa Kinerja Pemerintah
Puncak Jaya Dorong Pengolahan Pangan Lokal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Dana Desa Lanny Jaya Disalahgunakan, Rp18 Miliar Disetor ke Kas Negara
Satreskrim Polres Jayawijaya Olah TKP Kebakaran Rumah di Jalan Gang Suci, Selidiki Penyebab Kebakaran
Arsip Keluarga, Identitas dan Perlindungan Hukum: Pesan Sosialisasi di Mulia
Bupati Nduga Resmi Buka RAPIM dan MUSDA KNPI, Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan
Polresta Jayapura Ungkap Tiga Kasus Pencurian, Satu Tersangka Diamankan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:39 WIT

Sinergi Otsus: BP3OKP Papua Pegunungan Dorong Pembangunan SDM di Lanny Jaya

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:07 WIT

Sekelompok Warga Memalang Kantor Bupati dan BPKAD Nduga, Karena Kecewa Kinerja Pemerintah

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:59 WIT

Puncak Jaya Dorong Pengolahan Pangan Lokal Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:36 WIT

Dana Desa Lanny Jaya Disalahgunakan, Rp18 Miliar Disetor ke Kas Negara

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:26 WIT

Satreskrim Polres Jayawijaya Olah TKP Kebakaran Rumah di Jalan Gang Suci, Selidiki Penyebab Kebakaran

Berita Terbaru