Polres Raja Ampat Lepaskan 3 Ekor Penyu Hijau Dari Hasil Razia ke Laut

- Penulis

Rabu, 14 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Raja Ampat, AKBP Edwin Parsaroan bersama instansi terkait melepaskan 3 ekor penyu hijau di Laut Raja Ampat, Rabu (14/6/2023). foto istimewa

Kapolres Raja Ampat, AKBP Edwin Parsaroan bersama instansi terkait melepaskan 3 ekor penyu hijau di Laut Raja Ampat, Rabu (14/6/2023). foto istimewa

RAJA AMPAT, POTRETPapua.com – Polres Raja Ampat bersama instansi terkait melepaskan satwa dilindungi jenis  penyu hijau (chelonia mydas) sebanyak 3 ekor, yang berhasil diselamatkan ketika dibawa oknum masyarakat melalui Kapal KM Sabuk Nusantara 96 di Logbon Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Selasa (13/6/2023).

Kapolres Raja Ampat, AKBP Edwin Parsaroan mengungkapkan 3 ekor penyu hijau yang dilepas kehabitatnya dilaksanakan di kawasan Pantai Salio Distrik Waigeo Barat, Rabu (14/6). Pelepasan beota laut ini dilakukan guna terjaganya ekosistem laut serta lestarinya keberadaan hewan dilindungi laut Raja Ampat.

“Kami himbau kepada masyarakat untuk mendukung pelestarian hewan dilindungi. Apabila masyarakat menangkap dengan tidak sengaja hewan dilindungi, agar baiknya dilepasliarkan kembali. Jangan sampai kemudian kita menyesal, karena sudah tidak bisa lagi melihat penyu hijau ini di pulau Raja Ampat,” ungkapnya kepada potretpapua.com, Rabu (14/6).

Edwin menerangkan penyu hijau ini merupakan satwa dilindungi berdasarkan Undang-undang No 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya hayati dan ekosistemnya serta turunannya. Sehingga diharapkan semua masyarakat untuk penting taat dan serta sadar bahwa menangkap, memiliki dan menjual belikan penyu hijau merupakan pelanggaran hukum.

“Kami dari kepolisian mengharapkan agar kita lestarikan alam biota laut yang dilindungi keberadaannya. Dan kami ucapkan terima kasih atas laporan yang diberikan masyarakat, tentang adanya keberadaan penyu hijau hendak keluar dari Raja Ampat secara ilegal,” tegasnya.

Edwin menambahkan 3 penyu hijau ini sebelumnya berhasil diselematkan dari tangan oknum masyarakat oleh tim gabungan Dinas Pengawasan Sumber Daya Kelautam dan Perikanan (PSDKP) Satker Raja Ampat bersama Balai Kawasan Konservasi Perairan (BKKPN) Kupang Satker Raja Ampat serta Polairud Polres Raja Ampat.

“Penyitaan itu berawal dari laporan masyarakat ke Balai Konservasi Suaka Daerah dan Alam Satker Raja Ampat, mengenai adanya 3 ekor penyu berada di KM Sabuk Nusantara 96. Kemudian oleh tim langsung ditindaklanjuti,” ujarnya.
Ketika penyu hijau dewasa itu berhasil diamankan, diketahui masih dalam kondisi hidup. Oleh tim kemudian langsung membawanya ke Polres Raja Ampat.

“Dengan hasil kesepakatan bersama, kami putuskan untuk segera melepaskanliarkan ke laut, agar penyu tersebut bisa selamat dan lestari dihabitatnya,” tutupnya.

Penulis : John Roy Purba

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Bantuan Beras, Mi Instan, dan Pakaian Layak Pakai dari Pemkab Puncak Jaya Ringankan Beban Keluarga Korban Bencana Alam di Kwiyawagi
Minggu Kasih di Nabire, Kapolda Ajak Gereja Selamatkan Masa Depan Generasi Muda Papua
Guru SD Negeri Mulia Ikuti Pelatihan AI Dasar, Belajar ChatGPT hingga Gemini untuk Mendukung Pembelajaran Kreatif
Kapolda Papua Tengah Ajak Generasi Muda Jadikan Musik Reggae sebagai Sarana Persatuan, Kreativitas, dan Prestasi Daerah
Empat Pokja TP-PKK Lanny Jaya Jalankan Program Nyata dari Pembinaan Karakter hingga Pencegahan Stunting
Kapolres Piter Kendek Tekankan Keamanan Bukan Hanya Tugas Polisi, Semua Elemen Masyarakat Harus Bersinergi Jaga Dogiyai Kondusif
Kebakaran Enam Hektare di Wesaput Berhasil Dipadamkan, Polisi Imbau Warga Waspada
Peringati HUT ke-22, DPD RI Papua Pegunungan Gelar Donor Darah di Wamena dengan Target 50 Kantong

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:36 WIT

Bantuan Beras, Mi Instan, dan Pakaian Layak Pakai dari Pemkab Puncak Jaya Ringankan Beban Keluarga Korban Bencana Alam di Kwiyawagi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:27 WIT

Minggu Kasih di Nabire, Kapolda Ajak Gereja Selamatkan Masa Depan Generasi Muda Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:46 WIT

Guru SD Negeri Mulia Ikuti Pelatihan AI Dasar, Belajar ChatGPT hingga Gemini untuk Mendukung Pembelajaran Kreatif

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:16 WIT

Kapolda Papua Tengah Ajak Generasi Muda Jadikan Musik Reggae sebagai Sarana Persatuan, Kreativitas, dan Prestasi Daerah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:45 WIT

Empat Pokja TP-PKK Lanny Jaya Jalankan Program Nyata dari Pembinaan Karakter hingga Pencegahan Stunting

Berita Terbaru