Polisi Dalami Motif KKB Bantai Pendulang Emas di Yahukimo

- Penulis

Kamis, 17 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah pendulang emas korban pembantaian KKB dimakamkan berjajar di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (Satgas Damai Cartenz)

Jenazah pendulang emas korban pembantaian KKB dimakamkan berjajar di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (Satgas Damai Cartenz)

JAYAPURA – Satgas Operasi Damai Cartenz tengah mendalami motif pembantaian pendulang emas di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Tercatat 16 pendulang tewas dalam tragedi tersebut.

Polisi menduga pelaku bagian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menamakan dirinya sebagai Kodap XVI Yahukimo dan Kodap III Ndugama.

Selain di Kabupaten Yahukimo, penyerangan juga terjadi di kawasan pendulangan Kampung Kawe, Kabupaten Pegunungan Bintang.

“Motif sedang didalami, karena kebanyakan mereka tidak ada kata-kata, tetapi langsung bacok,” ungkap Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, Kamis (17/4/2025).

Faizal meyakini kelompok yang melakukan pembunuhan terhadap belasan pendulang emas ilegal merupakan kelompok kriminal bersenjata yang berasal dari Yahukimo.

“Data-data memang sedang kita kumpulkan meski memang kita punya database terkait hal itu,” katanya.

Pada prinsipnya, Faizal bilang Satgas Damai Cartenz akan lakukan konsolidasi untuk melakukan pengejaran usai evakuasi selesai.  Hanya saja, pihaknya belum mengantongi identitas para pelaku pembunuhan.

“Tidak ada, dia (pasutri) tidak mengenali,” kata Faizal disinggung soal keterangan pasutri yang sempat disandera KKB pelaku pembantaian pendulang emas di Yahukimo.

Faizal menyebut korban selamat dari penyerangan KKB telah mencapai 150 lebih. Mereka tersebar di Mabul, Kabupaten Asmat dan Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Penulis : Syaiful

Editor : Achmad

Berita Terkait

Satgas Gabungan Lumpuhkan KKB Kodap XVI Yahukimo, Senjata dan Amunisi Diamankan
Pj Sekda Yapen Pimpin Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Bantuan Gizi Disalurkan di Ambai
Bupati Willem Wandik: Kasih Fondasi Membangun Gereja, Keluarga, dan Masyarakat
Astamaops Kapolri Dukung Pendidikan dan Seni Budaya Papua di Wesaput
PTSL Jayawijaya: Tim Ajudikasi Turun ke Jalan Bhayangkara Wamena
Kapolda Papua Tengah Buka Turnamen Mini Soccer Umum 2026 di Timika
Sembilan Sekolah Ikut Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026, Arianto Kogoya: Torang Bisa!
Ny. Elisabet Flassy Wandik Tegaskan Dukungan Tolikara untuk Perajin Lokal di Momen Dekranas Ke-46

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:55 WIT

Satgas Gabungan Lumpuhkan KKB Kodap XVI Yahukimo, Senjata dan Amunisi Diamankan

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:35 WIT

Pj Sekda Yapen Pimpin Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, Bantuan Gizi Disalurkan di Ambai

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:18 WIT

Bupati Willem Wandik: Kasih Fondasi Membangun Gereja, Keluarga, dan Masyarakat

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:20 WIT

Astamaops Kapolri Dukung Pendidikan dan Seni Budaya Papua di Wesaput

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:52 WIT

PTSL Jayawijaya: Tim Ajudikasi Turun ke Jalan Bhayangkara Wamena

Berita Terbaru

Daerah

Kapolres Mimika Terkesan Wajah Bersih Kampung Kokona

Sabtu, 18 Jul 2026 - 17:31 WIT