Daerah

Perempuan Papua Pegunungan Bergerak: DWP Bantu Pengungsi Korban Konflik Sosial

WAMENA, 19 Mei 2026 — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua Pegunungan menyalurkan bantuan bahan makanan (Bama) dan pakaian layak pakai kepada warga terdampak konflik sosial yang berada di sejumlah titik pengungsian di wilayah pinggiran Kota Wamena yang belum tersentuh bantuan pemerintah.

Kegiatan kemanusiaan ini merupakan bentuk kolaborasi antara DWP Provinsi Papua Pegunungan bersama unsur-unsur DWP di lingkungan Provinsi Papua Pegunungan serta DWP Bandar Udara Wamena sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak konflik sosial akibat perang suku yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Adapun kunjungan dan penyaluran bantuan difokuskan pada empat titik pengungsian, yakni Gereja GIDI Efesus, Sekretariat Kepala Suku Pejuang Pepera di Jalan Irian, Gereja Katolik Kristus Gembala Kita Pugima, dan Gereja Katolik Bunda Maria Pike.

Ketua DWP Provinsi Papua Pegunungan, Ny. Sisilia, dalam arahannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur DWP yang telah terlibat dalam kegiatan sosial tersebut.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak konflik sosial dan menjadi bentuk nyata kepedulian perempuan Papua Pegunungan terhadap sesama.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur DWP yang telah bersama-sama terlibat dalam kegiatan kemanusiaan ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu dan meringankan beban masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat konflik sosial,” ujar Sisilia.

Selain itu, ia juga memberikan penguatan dan motivasi kepada para pengungsi agar tetap tabah dan tidak kehilangan harapan di tengah situasi yang sedang dihadapi.

“Kami berharap bapak, mama, dan seluruh keluarga tetap kuat, terus berdoa, dan menjaga kebersamaan. Jangan melihat dari besar kecilnya bantuan yang diberikan, tetapi lihatlah ketulusan dan kepedulian yang hadir bersama bapak dan mama sekalian. DWP hadir sebagai keluarga yang turut merasakan penderitaan masyarakat,” tambahnya.

Ny. Sisilia juga mengajak seluruh masyarakat Papua Pegunungan untuk terus menjaga persatuan, saling mendukung, dan bersama-sama menciptakan suasana damai di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan dengan kasih, persaudaraan, dan kebersamaan. Mari kita bergandengan tangan menjaga kedamaian di tanah Papua Pegunungan agar anak-anak kita dapat hidup dengan aman dan masa depan yang lebih baik,” pesannya.

Suasana haru dan penuh kekeluargaan terlihat dalam setiap titik kunjungan, di mana para pengungsi menyambut kehadiran rombongan DWP dengan hangat dan penuh syukur. DWP Papua Pegunungan berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk tetap kuat menghadapi situasi pasca konflik sosial di Wamena.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Pemkab Nduga Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Warganya Yang Mengungsi di Distrik Walaik Kabupaten Jayawijaya

WAMENA, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Nduga terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat Nduga yang…

2 jam ago

Tak Hanya Terima Bantuan, Guru Dibekali Keterampilan Operasikan Starlink

Mulia, 3 September 2026 — Dukungan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua Tahun Anggaran 2026 kembali…

3 jam ago

HUT Polwan ke-78: Polwan Polres Jayawijaya Gelar Bakti Sosial di Pasar Potikelek

WAMENA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Wanita (Polwan) ke-78, jajaran Polwan…

4 jam ago

Kadis Kominfo Akbar: Internet Harus Jadi Sumber Belajar, Bukan Sekadar Hiburan

Mulia, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terus…

5 jam ago

Bupati Yuni Wonda: Pendidikan Prioritas, Generasi Muda Harus Melek Teknologi

Mulia, 3 September 2026 — Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terus…

6 jam ago

Apresiasi FOCIM Kota Jayapura, BTM: Keluarga Diberkati, Kota Diberkati

JAYAPURA-Wali Kota Jayapura dua periode (2011–2016 dan 2017–2022), Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengapresiasi kehadiran…

6 jam ago