PUNCAK – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), Muchsin Muchtar, menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal (OTK) di Kampung Alumoni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 16.00 WIT.
Korban mengalami luka tusuk serius di bagian leher setelah diserang pelaku saat berada di Bengkel Mandiri Utama. Akibat kejadian tersebut, korban harus dilarikan ke RSUD Ilaga untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolres Puncak AKBP Domingos De Fatima Ximenes membenarkan kejadian tersebut. Bahkan, setelah menerima laporan, Kapolres langsung mendatangi rumah sakit untuk menjenguk korban dan memastikan kondisinya.
“Benar, telah terjadi penikaman terhadap seorang ASN di Ilaga. Kami sudah menjenguk korban di rumah sakit dan saat ini korban sedang mendapatkan penanganan medis. Kami juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan,” kata Domingos ketika dikonfirmasi mengenai peristiwa ini.
Berdasarkan keterangan saksi, ungkap Kapolres,!kejadian bermula ketika korban sedang duduk santai di atas sepeda motor Honda Beat berwarna hitam di Bengkel Mandiri Utama.
Namun, situasi mendadak berubah ketika seorang pria yang belum diketahui identitasnya menghampiri korban dan langsung menikam bagian belakang lehernya menggunakan senjata tajam.
“Jadi setelah melakukan penikaman, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Saksi yang melihat peristiwa itu segera memberikan pertolongan dengan membawa korban menggunakan sepeda motor ke RSUD Ilaga,” jelas Kapolres.
Kapolres menjelaskan, akibat penikaman tersebut, korban mengalami luka serius di bagian leher. Bahkan, senjata tajam yang digunakan pelaku dilaporkan masih tertancap saat korban mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
“Korban rencananya akan dievakuasi ke Kabupaten Mimika pada Senin (2/11/2026) untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Kami berharap proses penanganan berjalan lancar dan korban segera pulih. Kami juga memohon doa agar korban diberikan kekuatan dan kesembuhan,” ujar Kapolres.
Kapolres menegaskan ia bersama personelnya telah melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan langkah-langkah penyelidikan guna mengungkap pelaku.
“Untuk motif penikaman ini, kami belum bisa memastikan. Saat ini anggota masih melakukan penyelidikan dan berupaya mengungkap identitas serta keberadaan pelaku. Kami akan berupaya agar pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum,” tegasnya.
Penulis : Gin
Editor : A. Buendi
Sumber Berita: Polda Papua Tengah















