Operasi Pencarian Jenazah Pendulang Emas di Yahukimo Dihentikan

- Penulis

Kamis, 17 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA – Satgas Operasi Damai Cartenz menghentikan operasi pencarian jenazah pendulang emas korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Penghentian pencarian menyusul belum ada informasi terbaru soal titik jenazah dari para korban selamat.
“Dengan dievakuasinya 16 korban meninggal dan 9 korban selamat. Maka operasi damai Cartenz berkaitan dengan korban kekerasan KKB dinyatakan telah selesai,” kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, Kamis (17/4/2025).
Yusuf menjelaskan operasi berlangsung sejak tanggal 9 hingga 17 April 2025. Ia  memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah, RSUD Dekai dan TNI atas kontribusinya.
Ia juga mengapresiasi TIM DVI Rumah Sakit Bhayangkara, Bid Dokkes Polda Papua serta semua jajaran dalam penanganan pencarian, evakuasi, otopsi, penyerahan jenazah dan pemakaman.
Tim Damai Cartenz tetap bersiaga untuk menjaga kedamaian di Kabupaten Yahukimo. Pihaknya juga akan melakukan penegakan hukum terhadap para pelaku pembunuhan.
Sebelumnya, belasan warga sipil yang tengah melakukan aktivitas pendulangan emas di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, diserang kelompok bersenjata.
Peristiwa tersebut terjadi pada 6 hingga 7 April 2025 di area pendulangan Lokasi 22 dan Muara Kum, Kabupaten Yahukimo.
Polisi menduga pelaku bagian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menamakan dirinya sebagai Kodap XVI Yahukimo dan Kodap III Ndugama.
Selain di Kabupaten Yahukimo, penyerangan juga terjadi di kawasan pendulangan Kampung Kawe, Kabupaten Pegunungan Bintang. (*)

Penulis : Syaiful

Editor : Achmad

Berita Terkait

TP PKK Tolikara Hadirkan Sarapan Sehat dan Layanan Kesehatan di Pedalaman Douw
Meski Sulit Dijangkau, Anak PAUD Distrik Douw Terima Makanan Bergizi dari Bunda Elisabeth
Gema Takbir di Puncak Mulia: Idul Adha 2026 di Masjid Al Mujahidin Berjalan Lancar dan Penuh Kekeluargaan
Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian
Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala
Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai
Delapan Guru Agama di Nduga Lulus PPG, Bukti Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
Disambut Bak Juara Nasional, Tim SMAN 3 Kokonao Diarak Ratusan Warga Setibanya di Kampung

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:02 WIT

TP PKK Tolikara Hadirkan Sarapan Sehat dan Layanan Kesehatan di Pedalaman Douw

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:38 WIT

Meski Sulit Dijangkau, Anak PAUD Distrik Douw Terima Makanan Bergizi dari Bunda Elisabeth

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:46 WIT

Gema Takbir di Puncak Mulia: Idul Adha 2026 di Masjid Al Mujahidin Berjalan Lancar dan Penuh Kekeluargaan

Senin, 25 Mei 2026 - 20:24 WIT

Ritual Adat “Yigin Engale Goki” Pelepasan Tali Panah dan Patah Panah Masyarakat Lanny Tegaskan Kesepakatan Perdamaian

Senin, 25 Mei 2026 - 08:27 WIT

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

Berita Terbaru