Daerah

Melianus Yatipai Ajak Masyarakat Paniai Jaga Persatuan di Tengah Perdebatan Pemekaran Kabupaten

Paniai, 19 Mei 2026 — Anggota DPRK Paniai, Melianus Yatipai, S.H, menegaskan bahwa isu pemekaran kabupaten di Tanah Papua masih menjadi topik hangat yang memunculkan beragam pandangan di tengah masyarakat. Menurutnya, perbedaan sikap antara yang mendukung dan menolak pemekaran merupakan hal wajar dalam kehidupan demokrasi, namun tidak boleh menjadi alasan untuk memecah belah persaudaraan dan kebersamaan masyarakat Papua.

Dalam keterangannya, Yatipai menjelaskan bahwa sebagian masyarakat menilai pemekaran daerah dapat membawa manfaat besar, seperti mendekatkan pelayanan pemerintah, mempercepat pembangunan, membuka akses infrastruktur, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat di wilayah terpencil. Namun, ia juga mengingatkan bahwa pemekaran yang tidak dipersiapkan secara matang berpotensi menimbulkan persoalan baru, baik dari sisi administrasi, sumber daya manusia, maupun kemampuan pembiayaan daerah.

“Perbedaan pandangan adalah bagian dari demokrasi. Tetapi jangan sampai perbedaan itu merusak persaudaraan yang sudah diwariskan sejak dahulu. Kita harus tetap menjaga kebersamaan sebagai anak bangsa Papua,” tegas Yatipai.

Ia menekankan bahwa pemekaran daerah merupakan kewenangan pemerintah pusat yang diputuskan melalui mekanisme hukum dan pertimbangan menyeluruh. Pemerintah pusat, kata Yatipai, tidak hanya melihat aspek administratif, tetapi juga kondisi sosial masyarakat, kemampuan finansial negara, serta dampak pembangunan jangka panjang bagi generasi Papua.

Karena itu, ia mengimbau seluruh masyarakat Papua Tengah, khususnya Kabupaten Paniai, untuk menyikapi isu pemekaran dengan tenang, bijaksana, dan penuh tanggung jawab. “Mari kita kedepankan dialog, musyawarah, dan diskusi dengan kepala dingin. Jangan sampai perbedaan pandangan politik atau kepentingan kelompok tertentu menimbulkan konflik antar suku, marga, maupun keluarga,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yatipai menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kedamaian di tengah dinamika politik Papua. Ia berharap setiap perbedaan pendapat dapat menjadi bagian dari proses demokrasi yang sehat, tanpa mengorbankan nilai persaudaraan, kemanusiaan, dan kebersamaan.

“Harapan saya, masyarakat Paniai, Papua Tengah bisa melihat pemekaran bukan hanya dari sisi politik, tetapi juga dari dampak jangka panjang bagi pembangunan dan masa depan generasi muda. Papua harus tetap damai, maju, dan bermartabat,” tutupnya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Debi Yoweni: Bimtek SIPD-RI Tingkatkan Kompetensi ASN Pengelola Keuangan di Papua Pegunungan

JAYAPURA, 20 Mei 2026 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan terus mendorong peningkatan kualitas aparatur sipil…

15 menit ago

Gubernur Papua Pegunungan Dorong ASN Tingkatkan Disiplin Pengelolaan Keuangan Daerah Melalui SIPD-RI

JAYAPURA, 20 Mei 2026 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola…

40 menit ago

Ketahanan Pangan vs Hak Ulayat: Dilema Proyek Merauke dalam Sorotan Film

Oleh: Drs. Victor Pekpekai, M.Si-Ketua Aliansi Papua Maju. (Jayapura, 20 Mei 2026). Belakangan publik ramai…

4 jam ago

Keterbatasan Tak Jadi Halangan, Kapolda Papua Tengah Berjuang Penuhi Kebutuhan Brimob

Mimika – Suasana haru menyelimuti kunjungan Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini ke Batalyon…

5 jam ago

Suasana Hangat, Ketua Bhayangkari Papua Tengah Disambut Antusias Anak TK Mimika

Mimika – Ketua Bhayangkari Daerah Papua Tengah Ny. Dhamayanti Rontini bersama Kapolda Papua Tengah Brigjen…

18 jam ago

Perempuan Papua Pegunungan Bergerak: DWP Bantu Pengungsi Korban Konflik Sosial

WAMENA, 19 Mei 2026 — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua Pegunungan menyalurkan bantuan bahan…

18 jam ago