Lihat Persoalan di Daerah, Pj Gubernur Berkantor di 8 Kabupaten di Papua Tengah

- Penulis

Minggu, 30 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE- Guna melakukan percepatan pembangunan di Papua Tengah, Pemprov Papua Tengah mengambil langkah unik yakni akan berkantor di delapan Kabupaten yang ada di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikannya Pj Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk usai melepas seluruh tim Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dibawa oleh gubernur ke 8 kabupaten yakni Kabupaten Dogiyai, Deiyai, Nabire, Dogiyai, Intan Jaya, Paniai, Puncak Jaya dan Mimika, Minggu (30/7/2023).

“Seluruh SKPD saya libatkan pada saat saya berkantor di seluruh kabupaten di Provinsi Papua Tengah. Supaya SKPD daparlt melihat apa saja permasalahan yang dihadapi daerah dalam rangka percepatan pembangunan dan juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Mama Ribka Haluk kepada wartawan di Nabire.

Riba Haluk menjelaskan Mama Gubernur berkantor ke 8 kabupaten dalam rangka meningkatkan koordinasi dan kebersamaan antara pemerintah Provinsi Papua Tengah dan kabupaten. Sehingga terjalinnya koordinasi yang baik.

“Saya ingin memastikan bersama para kepala daerah, program pemerintah dapat berjalan dengan baik termasuk program pusat. Apalagi kami inikan perpanjangan pemerintah pusat,” tegasnya.

Mantan PJ Bupati Kabupaten Yalimo itu mengungkapkan, kepada 8 kabupaten nantinya akan mensosialisasikan serta memastikan berjalannya program stratgis pemerintah pusat antara lain, pelaksanaan penurunan stunting, pelaksanaan penanggulangan kemiskinan ekstrem, kesiapan pelaksanaan pileg, pilpres, pilkada 2024, pelaksanaan penanganan kamtibmas dan keamanan wilayah, pelaksanaan dana desa (DD) dan alokasi dana DD, pelaksanaan penyelenggaraan pendidikan dan pelaksaan pelayanan kesehatan serta memastikan berjalananya tahapan pemilu.

“Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, kami adalah wakil pemerintah pusat sehingga berkewajiban dalam melaksanakan pembinaan dan pengawasan pemerintah daerah di wilayah Provinsi Papua Tengah. Bahkan kedepannya kami ingin ada kantor perwakilan provinsi di masing-masing kabupaten,” pungkasnya.

Ribka menambahkan adapun dukungan anggaran APBD Provinsi Papua Tengah untuk jaminan kesehatan masyatakat telah dianggarkan ke alokasi untuk Kartu Otsus Sehat Papua Tengah (KO Sehat Papua Tengah).

“Manfaat KO sehat Papua Tengah mencover pelayanan kesehatan yang tidak di cover BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Kemudian bantuan sosial, Pemprov telah menyiapkan anggaran yang ditujukan untuk penghapusan kemiskinan esktream di Papua Tengah.

“Menurut data BPS di Provinsi Papua Tengah angka masyarakat miskin mencapai 299.628 orang dan menurut BKKBN masyarakat ekstream miskin mencapai 168.588 orang. Data ini juga masih kami validasi dengan tujuan kita ingin meningkatkan pendapatan masyarakat, sehingga masyarakat bisa keluar dari zona miskin,” tegaanya.

Ribka Haluk menuturkan pihaknya juga menggelontorkan untuk penanganan stunting dan untuk penghapusan kemiskinan ekatream. Lalu di Dinas Kesehatan juga dianggarkan untuk anggaran 1000 hari pertama kehidupan.

“Lalu untuk pengembangan ekonomi kreatif masyarakat telah dialokasikan melalui dinas koperasi untuk peningkatan pemahaman dan pengetahuan UMKM,” pungkasnya.

“Selain itu kami juga ingin tau bagaimana tahapan pemilu 2024 di masing-masing daerah, apakah ada hambatan atau tidak. Kalau ada masalah kita ingin segera mengatasinya,” tambahnya.

Ia melanjutkan kunjungan pertamanya akan dilakukan di Kabupaten Dogiyai dan dilanjutkan di Kabupaten Deiyai. Di dua kabupaten itu akan dilakukan apel luar biasa yang dipimpin oleh Mama Gubernur Papua Tengah dan melibatkan ASN, TNI-Polri dan seluruh tokoh masyatakat.

“Khusus di Dogiyai saya akan lakukan dialog bersama seluruh stekolder, mengingat daerah tersebut kerab terjadi konflik sosial. Konflik sosial ini harus kita cegah, kalau kita biarkan akan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat lebih luas. Dan saya ingin memastikan daerah itu kedepan menjadi daerah yang paling aman di Papua Tengah,” tutupnya.(gin)

Berita Terkait

Aksi Jambret Berakhir di Laut, Polisi Gunakan Kapal Cepat untuk Tangkap Pelaku
Operasi Damai Cartenz-2026 Gelar Razia Senjata Tajam di Nabire
Kapolda Papua Tengah Gelar Sharing Session, Perkuat Sinergi dengan Media
Tebar Kurban, Tebar Harapan: Kapolda Papua Tengah Ajak Warga Dukung Pembangunan
Gema Takbir di Puncak Mulia: Idul Adha 2026 di Masjid Al Mujahidin Berjalan Lancar dan Penuh Kekeluargaan
Idul Adha Penuh Hikmat, Kapolda Papua Tengah Serahkan Hewan Kurban dan Gaungkan Kebersamaan
KKR Wilayah Yamo: Memperkuat Kapasitas Hamba Tuhan
Kapolda Papua Tengah Tinjau Pembangunan Dapur MBG di Wilayah 3T Uwapa

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:44 WIT

Operasi Damai Cartenz-2026 Gelar Razia Senjata Tajam di Nabire

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:21 WIT

Kapolda Papua Tengah Gelar Sharing Session, Perkuat Sinergi dengan Media

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:34 WIT

Tebar Kurban, Tebar Harapan: Kapolda Papua Tengah Ajak Warga Dukung Pembangunan

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:46 WIT

Gema Takbir di Puncak Mulia: Idul Adha 2026 di Masjid Al Mujahidin Berjalan Lancar dan Penuh Kekeluargaan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:09 WIT

Idul Adha Penuh Hikmat, Kapolda Papua Tengah Serahkan Hewan Kurban dan Gaungkan Kebersamaan

Berita Terbaru