KKB Bunuh 11 Pendulang Emas di Yahukimo: 6 Korban Teridentifikasi

- Penulis

Kamis, 10 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pembunuhan. (Istimewa)

Ilustrasi pembunuhan. (Istimewa)

YAHUKIMO – Sebanyak 11 pendulang emas menjadi korban pembunuhan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Korban mengalami luka bacok, tembakan, serta luka akibat panah.

Dari total 11 korban, 6 pendulang teridentifikasi. Mereka yakni Aidil, Sahruddin, Ipar Stenli, Wawan, Feri, dan Bungsu. Sementara lima lainnya masih dalam proses identifikasi.

Peristiwa tersebut terjadi pada 6 hingga 7 April 2025 di area pendulangan Lokasi 22 dan Muara Kum, Kabupaten Yahukimo. Diduga kuat pelaku pembunuhan merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menamakan dirinya sebagai Kodap XVI Yahukimo dan Kodap III Ndugama.

Informasi awal diperoleh pada 7 April 2025 malam, yang diperkuat dengan kesaksian salah satu korban selamat yang kini mengamankan diri di Kampung Mabul, Distrik Koroway, Kabupaten Asmat.

Sebanyak 35 orang penambang lainnya berhasil mengungsi dan kini berada dalam pengamanan aparat TNI-Polri di Kampung Mabul, Distrik Koroway, Kabupaten Asmat. Selain itu, delapan orang lainnya dilaporkan terpisah dari rombongan dan belum diketahui keberadaannya.

Sementara dua warga sipil lainnya, yakni Tuan Dusun yang bernama Dani dan istrinya bernama Gebi, diduga masih disandera oleh kelompok KKB. Pada Rabu pagi, 9 April 2025, sebanyak 12 orang pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri menggunakan speed boat tiba di Pelabuhan Logpon, Distrik Dekai.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim gabungan untuk melakukan tindak lanjut penanganan kejadian ini.

“Kami sangat mengecam tindakan keji ini. Ini bukan hanya serangan terhadap warga sipil tak bersalah, tetapi juga bentuk nyata pelanggaran hak asasi manusia. Satgas Operasi Damai Cartenz akan terus memburu para pelaku dan memastikan keamanan warga di Papua tetap terjaga,” katanya.

Penulis : Syaiful

Editor : Achmad

Sumber Berita: Satgas Damai Cartenz

Berita Terkait

Resmi Bergabung, 11 Anggota DPR Papua Pegunungan Jalur Otsus Ucapkan Sumpah dan Janji untuk Sisa Masa Jabatan 2024–2029
Kapolda Papua Tengah Ajak Generasi Muda Jadikan Musik Reggae sebagai Sarana Persatuan, Kreativitas, dan Prestasi Daerah
Peringati HUT ke-22, DPD RI Papua Pegunungan Gelar Donor Darah di Wamena dengan Target 50 Kantong
Papua Pegunungan Tajamkan Detail Engineering Design, Pembangunan Kantor Gubernur, DPR, dan MRP Dipastikan Matang dan Terintegrasi
Kapolda Cup I 2026 Hadirkan 36 Tim SMP, Ajang Pembinaan Sepak Bola Usia Dini Menuju Profesional dan Harapan Lahirnya Generasi Timnas Indonesia
Koordinasi BPN Jayawijaya dan Kanwil Papua, Upaya Konkret Percepat Penyelesaian Masalah Pertanahan di Distrik Pisugi
Perwira Tinggi Polri Asal Serui, Semmy Ronny Thabaa, Lanjutkan Pengabdian dengan Penugasan Baru sebagai Wakapolda Sulawesi Tengah
Pemkot Jayapura Salurkan Rp22 Miliar Dana Bosda Otsus untuk Dukung Pendidikan OAP dari PAUD hingga SMA/SMK

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:24 WIT

Resmi Bergabung, 11 Anggota DPR Papua Pegunungan Jalur Otsus Ucapkan Sumpah dan Janji untuk Sisa Masa Jabatan 2024–2029

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:16 WIT

Kapolda Papua Tengah Ajak Generasi Muda Jadikan Musik Reggae sebagai Sarana Persatuan, Kreativitas, dan Prestasi Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:21 WIT

Peringati HUT ke-22, DPD RI Papua Pegunungan Gelar Donor Darah di Wamena dengan Target 50 Kantong

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:57 WIT

Papua Pegunungan Tajamkan Detail Engineering Design, Pembangunan Kantor Gubernur, DPR, dan MRP Dipastikan Matang dan Terintegrasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:23 WIT

Kapolda Cup I 2026 Hadirkan 36 Tim SMP, Ajang Pembinaan Sepak Bola Usia Dini Menuju Profesional dan Harapan Lahirnya Generasi Timnas Indonesia

Berita Terbaru