Daerah

Jurnalis Wamena Bergerak: Wujud Kepedulian Nyata untuk Korban Konflik Papua Pegunungan

Wamena, 21 Mei 2026 – Aksi sosial bertajuk “Jurnalis Peduli” yang digagas insan pers di Kota Wamena resmi ditutup setelah berlangsung selama tujuh hari. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak konflik sosial di Kota Wamena dan sekitarnya.

Penutupan kegiatan dilaksanakan di RRI Wamena, Rabu (21/5/2026). Ketua Panitia Jurnalis Peduli, Ilham, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya aksi kemanusiaan tersebut.

Ia mengatakan, kegiatan penggalangan donasi dilakukan untuk membantu warga yang saat ini masih berada di lokasi pengungsian maupun tinggal sementara di rumah keluarga akibat konflik yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Puji Tuhan, hari ini kegiatan Jurnalis Peduli telah selesai. Selama kurang lebih tujuh hari kami membuka donasi untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak konflik di Wamena,” ujar Ilham.

Dalam pelaksanaannya, para jurnalis dari berbagai media di Wamena berhasil mengumpulkan bantuan berupa bahan makanan dan kebutuhan pokok lainnya yang kemudian disalurkan ke sejumlah titik pengungsian, termasuk di Distrik Maima dan beberapa wilayah pinggiran Kota Wamena.

Menurut Ilham, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari para donatur, relawan, insan pers, hingga lembaga penyiaran publik yang ikut membantu menyediakan fasilitas selama kegiatan berlangsung.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu, baik tenaga, pikiran maupun materi untuk meringankan beban masyarakat yang saat ini sedang mengungsi,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh rekan media di Kota Wamena yang sejak awal terlibat aktif dalam proses penggalangan donasi hingga penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

“Kegiatan ini bisa berjalan karena dukungan dan kerja sama semua teman-teman media di Wamena. Saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan yang telah dibangun selama aksi kemanusiaan ini berlangsung,” ucapnya.

Selain itu, Ilham turut menyampaikan penghargaan kepada pihak RRI Wamena dan lembaga penyiaran lainnya yang telah memberikan dukungan tempat dan fasilitas sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik.

Dalam keterangannya, Ilham menegaskan bahwa jurnalis tidak hanya memiliki tugas menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga hadir dalam aksi sosial dan kemanusiaan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa jurnalis bukan hanya sekadar penulis berita, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan di daerah ini,” tegasnya.

Ia menambahkan, insan pers juga memiliki tanggung jawab dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat serta menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks.

Di akhir penyampaiannya, Ilham mengajak pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun sinergi bersama insan pers dalam mendukung pembangunan dan kegiatan kemanusiaan di Papua Pegunungan.

“Kami berharap jurnalis dapat terus menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah dan membantu masyarakat, terutama dalam situasi kemanusiaan,” tutupnya.

Redaksi Potret Papua

Recent Posts

Kapolda Papua Tengah Apresiasi Kinerja Bupati Puncak Saat Peresmian Guest House Elvis Tabuni

Kabupaten Puncak – Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini menghadiri peresmian Gedung Guest House Kabupaten Puncak…

3 jam ago

Serahkan Rp 1.2 M, 44 Ekor Babi dan 18 Ton Beras dan Bama. Bupati Aletinus Yigibalom Tegaskan: Bantuan Perdamaian Bukan Denda Kepala

WAMENA – Komitmen mendalam diperlihatkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya dalam mengakhiri konflik sosial…

9 jam ago

Penamatan SD Inpres Mulia: Awal Perjalanan Menuju Masa Depan Lebih Baik

‎Mulia, (Sabtu, 23/05)_SD Inpres Mulia menggelar acara penamatan dan pelepasan siswa-siswi Kelas VI Angkatan XLV…

9 jam ago

Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi Perdamaian Adat Konflik Wouma–Kurima dan Lanny di Wamena

WAMENA – 23 Mei 2026. Sebagai bagian dari proses mediasi dan rekonsiliasi konflik sosial atau…

2 hari ago

Gubernur John Tabo Tegaskan Perdamaian Adat Jadi Fondasi Papua Pegunungan

WAMENA – 23 Mei 2026. Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan memfasilitasi mediasi konflik sosial atau perang…

2 hari ago

Patah Panah, Sambung Persaudaraan, Kurima dan Lanny Sepakat Berdamai

WAMENA – Akhirnya proses perdamaian konflik sosial atau perang suku antara Kurima dan Lanny yang…

2 hari ago