Ini Sembilan Kesepatakan Dalam Penanganan Stunting di Kabupaten Nduga

- Penulis

Selasa, 22 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENYAM-Pemerintah Daerah Kabupaten Nduga kembali melaksanakan workshop koordinasi konsultasi dalam rangka penyusunan rencana aksi daerah dan rembuk stunting yang dilaksanakan pada Selasa (22/8/2023)

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Nduga Namia Gwijangge S.Pd. M.SI dan forkopimda serta diikuti oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah yang terlibat langsung dalam rencana penanggulangan stunting seperti Dinas kesehatan, Dinas Sosial, Bapelitbangda, Dispendukcapil, Perindag, Pertanian dan Perikanan dan Pekerjaan Umum.

Pembicara dari Bangda Kemendagri, Samtoro Larobu dalam pembahasan rembuk stunting disepakati adanya 9 komitmen untuk melakukan percepatan pencegahan dan penurunan stunting yang akan dilakukan oleh para peserta rembuk stunting diantarannya adalah:

  1. Berdasarkan data sunting kabupaten Nduga menurut SSGI tahun 2022 sebesar 50,2% maka ditargetkan penurunan angka stunting Kabupaten Nduga pada tahun 2023 sebesar 5 %
  2. Menyepakati secara bersama-sama melaksanakan 8 aksi konvergensi pencegahan dan penurunan stunting.
  3. Menyepakati sasaran prioritas 10 kampung tahun berjalan dan 10 kampung untuk tahun rencana serta rencana program dan kegiatan yang disertai indikator dan target kinerja dan kebutuhan pendaan dalam rencana kegiatan konvergensi pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Nduga.
  4. Menyepakati bahwa OPD terkait dan Pemerintah Kampung akan memprioritaskan alokasi kebutuhan pendanaan program dan kegiatan terkait dengan pencegahan dan penurunan stunting dalam APBD dan APB Kampung.
  5. Meningkatkan peran distrik dalam mendukung kampung dalam percepatan pencegahan penurunan stunting.
  6. Meningkatkan peran kampung dalam melakukan konvergensi program/kegiatan dalam percepatan pencegahan penurunan stunting terintegrasi di kampung.
  7. Mengintensifkan gerakan masyarakat hidup bersih dan sehat (PHBS) diseluruh perangkat daerah, distrik dan kampung
  8. Mengoptimalkan pendampingan keluarga pada 5 kelompok sasaran yaitu: remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui dan balita umur 0-59 bulan
  9. Bersedia melakukan komitmen ini dengan ikhlas sera penuh tanggung jawab.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Nduga, Namia Gwijangge mengusulkan 2 saran kongkrit terkait penanggulangan stunting yakni mengajak masing-masing kepala OPD untuk menjadi orang tua asuh dan kedua membangun dapur umum untuk memberikan makanan tambahan.

“Kita harus segera membuat langkah kongkrit, tidak perlu terlalu banyak rapat dan lain-lain, mari kita menjadi orang tua asuh dari anak anak stunting ini dan membuat dapur umum untuk mereka. Saya menyakini apabila kita serius, permasalahan ini segera selesai”Tegasnya.(Humas/gin)

Berita Terkait

Kisah Herman Hisage di Penamatan Sekolah GKI Efesus Tomisa: Modal Rp2.000, Hikmat Tuhan, dan Konsistensi Pelayanan
Bawa Semangat dari Pesisir, Tim Mini Soccer SD YPPK Kokonao Siap Guncang Kapolda Cup 2026
Bupati Wilem Wandik: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Tolikara
Ketua PKK Tolikara Ny.Elisabet Wandik Terima Indonesia People’s Choice Awards 2026
11 Pejabat Baru, Papua Pegunungan Mantapkan Reformasi Birokrasi
Bupati Tolikara Dorong Swasembada Pangan Lewat Cetak Sawah 300 Hektar
Rp2,7 Miliar Dana Otsus Disalurkan untuk Pembangunan Gereja di Nduga
Bupati Yoas Beon Salurkan Dana Otsus untuk Lapangan Terbang Mbua dan Yigi

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:00 WIT

Kisah Herman Hisage di Penamatan Sekolah GKI Efesus Tomisa: Modal Rp2.000, Hikmat Tuhan, dan Konsistensi Pelayanan

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:18 WIT

Bawa Semangat dari Pesisir, Tim Mini Soccer SD YPPK Kokonao Siap Guncang Kapolda Cup 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:32 WIT

Bupati Wilem Wandik: Penghargaan Ini Milik Seluruh Masyarakat Tolikara

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:42 WIT

11 Pejabat Baru, Papua Pegunungan Mantapkan Reformasi Birokrasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:49 WIT

Bupati Tolikara Dorong Swasembada Pangan Lewat Cetak Sawah 300 Hektar

Berita Terbaru