74 Pelajar Terbaik Ikuti Diklat Paskibraka Provinsi Papua Pegunungan 2026

- Penulis

Senin, 20 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, 20 Juli 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) resmi memulai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2026. Pembekalan dan pelatihan dipusatkan di Stadion Pendidikan Wamena mulai 20 Juli hingga 17 Agustus 2026 sebagai bagian dari persiapan para calon Paskibraka yang akan bertugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Diklat yang berlangsung selama kurang lebih empat minggu ini diikuti oleh pelajar SMA terbaik dari delapan kabupaten di Papua Pegunungan yang telah dinyatakan lulus seleksi pada 4–8 Juni 2026. Dari total 74 peserta yang lolos seleksi, sebanyak 72 orang ditetapkan sebagai anggota inti Paskibraka, sementara dua peserta lainnya menjadi anggota cadangan. Selama mengikuti pembekalan di Stadion Pendidikan Wamena, para peserta akan menjalani latihan fisik, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), pembinaan mental, serta penguatan karakter kebangsaan sebagai bekal dalam mengemban tugas kenegaraan.

Plt. Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, Sosial Budaya, Ekonomi, dan Agama Badan Kesbangpol Provinsi Papua Pegunungan, Naftali Tombi Layuk, S.Sos., mengatakan bahwa pendidikan dan pelatihan ini tidak hanya bertujuan membentuk kemampuan fisik dan keterampilan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), tetapi juga memperkuat karakter, jiwa kepemimpinan, serta rasa cinta tanah air para peserta.

Menurutnya, selama mengikuti diklat para peserta akan menerima pembekalan mengenai wawasan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, wawasan Nusantara, pendidikan karakter, hingga penguatan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kami ingin membentuk Paskibraka yang tidak hanya mampu menjalankan tugas mengibarkan Bendera Merah Putih dengan baik, tetapi juga memiliki integritas, disiplin, serta menjadi teladan bagi generasi muda di Papua Pegunungan. Mereka adalah putra-putri terbaik yang telah melewati proses seleksi secara ketat, sehingga kami berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Naftali.

Naftali menambahkan, keberhasilan seorang anggota Paskibraka tidak hanya diukur dari kemampuan saat bertugas pada upacara kenegaraan, tetapi juga dari sikap, kedisiplinan, dan jiwa nasionalisme yang tetap melekat dalam kehidupan sehari-hari setelah masa tugas berakhir.

“Kami berharap setelah menyelesaikan pendidikan ini, para peserta dapat menjadi duta karakter dan duta persatuan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Nilai-nilai yang diperoleh selama diklat harus terus diterapkan sebagai bekal dalam membangun Papua Pegunungan dan Indonesia ke depan,” tambahnya.

Pelaksanaan Diklat Paskibraka dijadwalkan berlangsung setiap hari hingga menjelang pelaksanaan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Proses pelatihan dipandu oleh personel Kepolisian Resor Jayawijaya sesuai hasil koordinasi panitia penyelenggara. Sementara itu, pelayanan kesehatan peserta didukung oleh tim medis dari Rumah Sakit Umum Jayawijaya bersama Dinas Kesehatan Provinsi Papua Pegunungan.

Tim medis telah dilibatkan sejak tahapan seleksi, termasuk dalam pemeriksaan kesehatan calon Paskibraka tingkat nasional. Dari proses tersebut, dua putra-putri terbaik Papua Pegunungan berhasil lolos sebagai calon Paskibraka Nasional dan saat ini tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan di Jakarta.

Melalui pelaksanaan Diklat Paskibraka Tahun 2026 ini, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya sukses mengemban tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi kader bangsa yang berkarakter, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di Papua Pegunungan.

Penulis : Kaleb Lau

Editor : A. Buendi

Berita Terkait

Rakor Menkopolhukam: Wabup Lanny Jaya Dorong Penanganan Humanis dan Tuntas Paska Konfli di Jayawijaya
40 Personel Dikerahkan, Massa Mulai Bubarkan Diri di Ilaga
Dana Desa Memicu Kericuhan, Sejumlah Kantor di Puncak Hangus Terbakar
Mediasi Pertanahan: Kantah Jayawijaya Dorong Penyelesaian PTSL Secara Kekeluargaan
Kantah Jayawijaya Ikuti Evaluasi Strakom dan Kepegawaian BPN Papua
Kapolda Papua Tengah: Pengamanan Freeport Tidak Boleh Cuma Tunggu Gangguan!
Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Satpol-PP Puncak Jaya Raih Juara I Turnamen Voli Putra
Wabup Mus Kogoya: Sportivitas dan Kebersamaan Lebih Penting dari Kemenangan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:09 WIT

Rakor Menkopolhukam: Wabup Lanny Jaya Dorong Penanganan Humanis dan Tuntas Paska Konfli di Jayawijaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:42 WIT

40 Personel Dikerahkan, Massa Mulai Bubarkan Diri di Ilaga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:58 WIT

Dana Desa Memicu Kericuhan, Sejumlah Kantor di Puncak Hangus Terbakar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:03 WIT

Mediasi Pertanahan: Kantah Jayawijaya Dorong Penyelesaian PTSL Secara Kekeluargaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:48 WIT

Kantah Jayawijaya Ikuti Evaluasi Strakom dan Kepegawaian BPN Papua

Berita Terbaru

betcio   jojobet   jojobet   jojobet   jojobet