Wamena, 6 Mei 2025 – Dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RKPD dan Otonomi Khusus Tahun 2026, Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (H.C) John Tabo, S.E., M.B.A., menegaskan bahwa adat, agama, dan pemerintah harus menjadi pilar utama dalam perencanaan pembangunan di Papua Pegunungan.
Gubernur mengajak para bupati dan jajaran Bappeda tingkat kabupaten untuk bersinergi dalam menyusun strategi pembangunan yang sesuai dengan karakter dan budaya masyarakat Papua Pegunungan . Ia menekankan bahwa meskipun anggaran pembangunan masih minim, semangat untuk membangun harus tetap kuat.
“Visi dan misi kami adalah menjadikan adat, agama, dan pemerintah sebagai landasan utama dalam pembangunan. Kita harus meletakkan fondasi pembangunan dari awal, dengan semangat memulai dari yang tidak ada menjadi ada,” ujar Gubernur John Tabo .
Dalam kesempatan ini, Gubernur juga mengingatkan para bupati untuk bersama-sama mendengarkan dan menyesuaikan program pemerintah pusat, namun tetap mempertahankan identitas budaya Papua Pegunungan .
“Wilayah Papua Pegunungan tidak bisa didatangkan dengan budaya orang luar. Kita harus membangun dengan budaya kita sendiri, sesuai dengan nilai-nilai yang telah diwariskan oleh leluhur kita,” tegasnya.
Dengan adanya Musrenbang ini, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berharap dapat mewujudkan pembangunan yang berlandaskan kearifan lokal, serta memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdampak positif bagi masyarakat .
Penulis : Kaleb
Editor : Buendi
Sumber Berita: Pemprov Papua Pegunungan














