JAKARTA, 18 April 2026 – Di tengah harapan akan pembangunan dan kesejahteraan di Tanah Papua, kabar duka kembali datang dari wilayah Puncak, Papua Tengah, yang menyisakan luka mendalam bagi masyarakat sipil. Situasi ini mendorong Anggota DPD RI dari daerah pemilihan Papua Pegunungan, Arianto Kogoya, untuk angkat suara.
Arianto Kogoya menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden yang menimpa warga sipil di wilayah tersebut. Ia menilai peristiwa tersebut sebagai tragedi kemanusiaan yang tidak dapat diabaikan.
“Kami turut berduka cita yang mendalam atas apa yang menimpa saudara-saudara kami di Tanah Papua, khususnya di Puncak. Peristiwa ini menjadi duka besar bagi kami,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi ini menunjukkan bahwa situasi di Papua saat ini masih memerlukan perhatian serius. Ia menyoroti adanya ketimpangan antara upaya pembangunan yang terus digaungkan dengan realitas keamanan yang dirasakan masyarakat di lapangan.
“Kita berbicara tentang pembangunan dan kesejahteraan, tetapi di sisi lain masyarakat sipil justru menjadi korban. Ini menjadi hal yang perlu kita evaluasi bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Arianto juga menyoroti dugaan kesalahan dalam penanganan keamanan yang berujung pada jatuhnya korban sipil. Ia meminta adanya evaluasi menyeluruh serta transparansi dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak terus berulang.
“Kami meminta adanya klarifikasi yang terbuka dan bertanggung jawab dari aparat terkait, sehingga masyarakat mendapatkan kejelasan atas peristiwa yang terjadi,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan yang lebih humanis dalam menangani konflik di Papua, termasuk memastikan perlindungan maksimal terhadap masyarakat sipil.
“Pendekatan keamanan perlu diimbangi dengan pendekatan kemanusiaan. Masyarakat sipil harus dilindungi dan dijauhkan dari dampak konflik,” ujarnya.
Selain itu, Arianto Kogoya mendorong adanya pemulihan menyeluruh bagi masyarakat terdampak, terutama dalam aspek kesehatan mental dan psikologis akibat konflik yang berkepanjangan.
“Pemulihan mental dan psikologis masyarakat sangat penting. Mereka harus bisa kembali ke rumah mereka dan menjalani kehidupan dengan aman dan damai,” tutupnya.
Penulis : Kaleb Lau
Editor : Tim Redaksi















