133 Anak Panah dan Senapan Angin: Bukti Jejak KKB di Yahukimo

- Penulis

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yahukimo – Menindaklanjuti insiden kontak tembak yang terjadi pada Rabu, 15 April 2026, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 langsung melakukan penyelidikan dan pendalaman. Berdasarkan hasil penyelidikan tersebut, dalam waktu singkat Satgas melaksanakan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga merupakan bagian dari kelompok KKB Kodap XVI Yahukimo. Sebagai bagian dari rangkaian upaya tersebut, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 melaksanakan kegiatan patroli taktis yang dilanjutkan dengan penyisiran di wilayah Yahukimo, Papua, pada Jumat (17/4) malam hingga Sabtu (18/4).

Kegiatan ini difokuskan pada sejumlah jalur yang selama ini diketahui kerap digunakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB), sebagai bagian dari langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Selain melakukan pemantauan, personel juga melaksanakan penyisiran di beberapa titik yang diduga menjadi lokasi persinggahan kelompok tersebut. Upaya ini bertujuan memastikan area dalam kondisi aman serta meminimalisasi potensi ancaman yang dapat berdampak pada stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Dalam pelaksanaan penyisiran di area Camp PT Indo Papua yang diduga menjadi tempat persinggahan KKB Kodap XVI Yahukimo, Satgas Operasi Damai Cartenz turut mengamankan sejumlah barang, antara lain 133 anak panah, 17 busur panah, 8 bilah parang, 3 buah kapak, 2 mata kapak, 1 kapak kayu, 6 pucuk senapan angin, 1 bilah pisau sangkur, serta 1 unit telepon genggam.

Kegiatan patroli taktis dan penyisiran ini merupakan bagian dari metode pengamanan yang dilakukan secara terukur, dengan mengedepankan deteksi dini guna mencegah potensi gangguan sebelum berkembang lebih jauh.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua, khususnya di daerah dengan tingkat kerawanan tertentu.

“Patroli taktis dan penyisiran dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif untuk memastikan wilayah tetap aman. Kami terus mengedepankan langkah terukur guna meminimalisasi potensi gangguan keamanan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan pendekatan yang sistematis.

“Kami terus memperkuat langkah pencegahan melalui patroli dan pemantauan di titik-titik yang memiliki potensi kerawanan. Hal ini penting agar situasi keamanan tetap terkendali,” jelasnya.

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, AKBP Andria, S.I.K., saat dikonfirmasi media (18/4) menambahkan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari insiden kontak tembak yang terjadi pada 15 April 2026 di Kampung Samboga, Distrik Seredala, Yahukimo, saat patroli rutin yang dilaksanakan bersama Polres Yahukimo.

“Pasca kejadian tersebut, kami langsung melakukan penyelidikan dan pendalaman, kemudian dalam waktu singkat dilanjutkan dengan pengejaran terhadap pelaku. Kegiatan patroli taktis dan penyisiran pada 17 hingga 18 April ini merupakan bagian dari langkah lanjutan untuk memastikan situasi tetap terkendali,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa hasil kegiatan menunjukkan situasi keamanan berada dalam kondisi terkendali, serta dilakukan penyisiran di jalur rawan dan titik yang diduga menjadi lokasi persinggahan kelompok tersebut.

“Dalam kegiatan tersebut, kami juga mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata. Ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan agar potensi gangguan tidak berkembang,” tambahnya.

Lebih lanjut, AKBP Andria menegaskan bahwa Satgas Operasi Damai Cartenz berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di Papua, khususnya di wilayah Yahukimo, melalui langkah preventif, preemtif, serta penegakan hukum yang dilakukan secara profesional, tegas, dan terukur.

“Seluruh kegiatan dilaksanakan secara transparan dengan mengedepankan perlindungan dan keselamatan masyarakat. Upaya ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan dan sistematis,” tegasnya.

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menegaskan bahwa kegiatan patroli dan pengamanan akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari komitmen menjaga stabilitas keamanan di Papua, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan nyaman.

Penulis : Gin

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Satgas Operasi Damai Cartenz

Berita Terkait

Rakor Menkopolhukam: Wabup Lanny Jaya Dorong Penanganan Humanis dan Tuntas Paska Konfli di Jayawijaya
40 Personel Dikerahkan, Massa Mulai Bubarkan Diri di Ilaga
Dana Desa Memicu Kericuhan, Sejumlah Kantor di Puncak Hangus Terbakar
Mediasi Pertanahan: Kantah Jayawijaya Dorong Penyelesaian PTSL Secara Kekeluargaan
Kantah Jayawijaya Ikuti Evaluasi Strakom dan Kepegawaian BPN Papua
Kapolda Papua Tengah: Pengamanan Freeport Tidak Boleh Cuma Tunggu Gangguan!
Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Satpol-PP Puncak Jaya Raih Juara I Turnamen Voli Putra
Wabup Mus Kogoya: Sportivitas dan Kebersamaan Lebih Penting dari Kemenangan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:09 WIT

Rakor Menkopolhukam: Wabup Lanny Jaya Dorong Penanganan Humanis dan Tuntas Paska Konfli di Jayawijaya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:42 WIT

40 Personel Dikerahkan, Massa Mulai Bubarkan Diri di Ilaga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:58 WIT

Dana Desa Memicu Kericuhan, Sejumlah Kantor di Puncak Hangus Terbakar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:03 WIT

Mediasi Pertanahan: Kantah Jayawijaya Dorong Penyelesaian PTSL Secara Kekeluargaan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:48 WIT

Kantah Jayawijaya Ikuti Evaluasi Strakom dan Kepegawaian BPN Papua

Berita Terbaru

betcio   jojobet   jojobet   jojobet   jojobet