40 Personel Dikerahkan, Massa Mulai Bubarkan Diri di Ilaga

- Penulis

Selasa, 11 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puncak – Aparat kepolisian bergerak cepat memperkuat pengamanan setelah sejumlah kantor pemerintahan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dibakar massa, Selasa (11/8/2026).

Polisi langsung menempatkan personel di sejumlah titik strategis untuk mencegah aksi meluas sekaligus memastikan situasi keamanan tetap terkendali. Hingga malam hari, massa mulai membubarkan diri dan kondisi di wilayah Ilaga berangsur kondusif.

Kapolres Puncak AKBP Domingos De F. Ximenes membenarkan adanya aksi pembakaran sejumlah fasilitas pemerintahan tersebut. Menurutnya, polisi masih melakukan pendalaman terkait pemicu aksi.

“Penyebab pasti massa melakukan pembakaran masih kami dalami. Hanya saja, sebelum kejadian tengah berlangsung penyaluran Dana Desa tahap I reguler,” kata Domingos.

Kapolres menjelaskan, sebelum aksi pembakaran terjadi, proses penyaluran Dana Desa tahap I reguler tahun 2026 sedang berlangsung. Sekitar pukul 17.40 WIT, sekelompok massa kemudian mendatangi Kantor Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK).

“Setelah pembagian berlangsung, sekelompok massa kemudian mendatangi Kantor PMK sekitar pukul 17.40 WIT,” jelasnya.

Tidak lama kemudian, Bupati Puncak Elvis Tabuni tiba di Kantor PMK untuk menemui massa dan berupaya melakukan komunikasi.

Namun, situasi kembali memanas. Sekitar pukul 18.45 WIT, massa kemudian melakukan pembakaran terhadap Kantor PMK.

“Sekitar pukul 18.45 WIT, massa aksi tidak puas sehingga melakukan aksi pembakaran Kantor PMK,” ungkap Domingos.

Api kemudian diketahui melalap sejumlah fasilitas pemerintahan lainnya. Berdasarkan informasi kepolisian, titik kebakaran berada di Kantor PMK, Kantor Bupati, Kantor DPRD, Kantor Dukcapil, Kantor Kesbangpol, Kantor Dinas Sosial dan Kantor Keuangan.

Satu unit kendaraan roda empat milik Dinas Ketahanan Pangan yang terparkir di halaman Kantor Bupati juga turut terbakar.

Polisi Perkuat Pengamanan

Merespons situasi tersebut, kepolisian langsung mengerahkan dan menyiagakan personel untuk mencegah gangguan keamanan berkembang lebih luas.

Personel Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 bersama jajaran Polsek disiagakan di perempatan alun-alun, tepatnya di depan Polsek Ilaga. Sementara personel Satgas Tindak ODC disiagakan di Kotis.

Kapolres menegaskan, langkah pengamanan dilakukan untuk memastikan situasi tetap terkendali dan masyarakat tidak terdampak oleh eskalasi kericuhan.

“Kami tetap melakukan pengamanan dan pemantauan situasi untuk memastikan kondisi tidak berkembang dan mengganggu keamanan masyarakat,” tegasnya.

Selain menempatkan personel di titik-titik strategis, sekitar 40 personel yang dipimpin Kasat Sabhara bersama sejumlah tokoh masyarakat juga melakukan pendekatan persuasif kepada massa.

Mereka memberikan imbauan agar massa membubarkan diri dan tidak melanjutkan tindakan yang dapat memperburuk situasi keamanan.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Massa mulai meninggalkan lokasi secara bertahap dan situasi di wilayah Ilaga berangsur kondusif.

“Saat ini massa secara bertahap mulai meninggalkan lokasi dan situasi keamanan berangsur kondusif,” pungkas Domingos.

Polres Puncak bersama jajaran masih melakukan pemantauan situasi serta mendalami rangkaian peristiwa dan pemicu aksi pembakaran tersebut.

Penulis : Gin

Editor : Buendi

Sumber Berita: Polda Papua Tengah

Berita Terkait

Tak Menyangka Jadi Kapolres Mimika Sehari, Tiga Anak Punya Cerita Istimewa
Wakil Bupati Mus Kogoya Tinjau Puskesmas Dondopaga, Serap Aspirasi Masyarakat dan Pengemudi Ojek di Kulirik
Implementasi Sistem Merit di ATR/BPN, Kantor Pertanahan Jayawijaya Siapkan SDM Unggul untuk Jabatan Pengawas Tahun 2026
Polres Paniai dan BPBD Bersinergi dengan Warga, Kobaran Api di Ruko Enarotali Berhasil Dikendalikan Meski Penyebab Masih Diselidiki
Polres Paniai Fasilitasi Mediasi Dugaan Pengeroyokan Siswa SMA Negeri 1, Keluarga Korban dan Pihak Sekolah Sepakat Damai Tanpa Proses Hukum
Pemkab Puncak Jaya Tingkatkan Kapasitas Tim Pendamping Keluarga Lewat Pelatihan Teknis Kader untuk Perkuat Pencegahan Stunting di Distrik dan Kampung
Pemkab Puncak Jaya Gelar Orientasi dan Pelatihan Teknis untuk Tenaga Penyuluh serta Kader Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga Didukung Dana Otsus 2026
Gubernur John Tabo Resmi Buka Seleksi Terbuka dan Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Papua Pegunungan di Wamena

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:12 WIT

Tak Menyangka Jadi Kapolres Mimika Sehari, Tiga Anak Punya Cerita Istimewa

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:13 WIT

Wakil Bupati Mus Kogoya Tinjau Puskesmas Dondopaga, Serap Aspirasi Masyarakat dan Pengemudi Ojek di Kulirik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:41 WIT

Implementasi Sistem Merit di ATR/BPN, Kantor Pertanahan Jayawijaya Siapkan SDM Unggul untuk Jabatan Pengawas Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:21 WIT

Polres Paniai dan BPBD Bersinergi dengan Warga, Kobaran Api di Ruko Enarotali Berhasil Dikendalikan Meski Penyebab Masih Diselidiki

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:06 WIT

Polres Paniai Fasilitasi Mediasi Dugaan Pengeroyokan Siswa SMA Negeri 1, Keluarga Korban dan Pihak Sekolah Sepakat Damai Tanpa Proses Hukum

Berita Terbaru