WAMENA, 30 Desember 2025 — Dalam suasana khidmat dan penuh harapan, Gubernur Papua Pegunungan John Tabo secara resmi melantik Yoas Beon, S.IP sebagai Bupati Nduga sisa masa jabatan 2025–2030, Selasa (30/12), di Aula Kantor Gubernur Papua Pegunungan, Wamena.
Pelantikan ini menjadi tonggak penting bagi keberlanjutan roda pemerintahan di Kabupaten Nduga, menyusul wafatnya Bupati sebelumnya, Dinard Kelnea. Hadir dalam acara tersebut unsur Forkopimda, pimpinan TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta para pejabat dan undangan lainnya.
Acara diawali dengan pembacaan Keputusan Menteri Dalam Negeri yang mengesahkan pengangkatan Yoas Beon sebagai Bupati Nduga, sekaligus pemberhentian dirinya secara hormat dari jabatan Wakil Bupati. Dalam keputusan itu juga ditegaskan hak keuangan dan tunjangan jabatan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Gubernur: “Nduga Jangan Lagi Menangis, Tapi Harus Ceria”
Dalam sambutannya, Gubernur John Tabo menekankan pentingnya pelantikan ini sebagai bentuk kesinambungan pemerintahan dan pelayanan publik.
“Pemerintahan tidak boleh berjalan tanpa kepemimpinan definitif. Dengan SK Mendagri, saya resmi melantik Saudara Yoas Beon sebagai Bupati Nduga,” ujar Gubernur.
Ia menegaskan bahwa tugas utama Bupati adalah melayani rakyat dan membangun daerah. Gubernur juga meminta agar Bupati segera membangun komunikasi erat dengan Forkopimda, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat.
“Saya percaya, sebagai putra asli Nduga, Saudara Yoas Beon memahami betul perasaan dan kebutuhan rakyatnya. Bangunlah daerah ini dengan kasih, kebersamaan, dan nilai-nilai keimanan,” pesannya.
Gubernur juga mendorong percepatan pengusulan calon Wakil Bupati agar pemerintahan berjalan optimal, serta mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan efisiensi anggaran.
Yoas Beon: “Saya Siap Melayani dan Membangun Nduga”
Dalam pidato perdananya sebagai Bupati, Yoas Beon menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Saya menerima amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Saya akan melanjutkan cita-cita almarhum Bapak Dinard Kelnea dan memastikan pembangunan di Nduga tidak terhenti,” ujarnya.
Ia berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan semua pihak, termasuk tokoh adat, gereja, pemuda, dan perempuan, demi menciptakan Nduga yang aman, sejahtera, dan bermartabat.
“Mari kita tinggalkan perbedaan dan bersatu membangun Nduga. Ini bukan kemenangan pribadi, tapi kemenangan seluruh rakyat,” tegasnya.
Pelantikan ini menandai awal babak baru bagi Kabupaten Nduga. Dengan kepemimpinan baru, harapan masyarakat pun kembali menyala—menuju Nduga yang bangkit, damai, dan penuh harapan.
Wamena – Gugatan praperadilan yang diajukan kuasa hukum mantan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten…
TIMIKA – Kesan pertama yang dirasakan Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak saat menginjakkan kaki…
Nduga – Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyalurkan bantuan pangan berupa 4…
Dokome, 17 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak,…
Wuyuneri, 15 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak…
Lombok Barat, 16 Juli 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi…